DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin

DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin
ajakan nenek


__ADS_3

Nenek dan kakek nya adalah cinta pertama bagi bella karena orang tua nya sudah lama bercerai , ayah nya pergi entah kemana sedangkan ibu nya sudah menikah lagi dengan seorang duda kaya yang menurut bella sok baik dan sok bijak , itu lah yang membuatnya malas tinggal bersama ibunya.


Saat ini dia sedang duduk bersama nenek dan kakeknya di ruang tamu


"besok antarkan nenek dan kakekmu ya ra" ucap nenek seraya menyeruput teh .


"kemana nenek minta di antarakan , tidak mungkin nenek dan kakek ingin jalan jalan ke mall, tapi bisa jadi untuk menghilangkan bosan mereka dirumah " batin bella.


"apakah kau mendengarku sayang " ucap nenek , dengan mata melotot ( tapi hanya seperti drama yang pura pura marah ) .


"mungkin dia sedang memikirkan pacar nya itu hingga dia tak mendengarkan apa kata kata mu " ucap kakek, dengan wajah meledek


"apa yang kakek ucapkan barusan? bahkan aku tak berfikir sejauh itu sama sekali, aku ini masih sekolah, aku juga baru kelas Xll semester 1 masih lama untuk memikirkan hal seperti itu" ucap Bella dengan wajah kesall


"lalu kenapa kau tak menjawab ajakan nenek mu ?" tanya kakek dengan wajah penuh curiga


"tidak ada , kemana nenek dan kakek ingin ku antar ?" ucap bella


"kenapa kau harus bertanya pada kami , antarkan saja kami dengan selamat sampai tujuan " ucap nenek


"baiklah nek dengan senang hati " ucap bella dengan senyuman paksanya


" apa salahnya katakan dimana ingin ku antar , aku kan sangat ingin tau " batin Bella


"baik lah aku masuk kekamar dulu , aku akan tidur duluan aku sudah lelah . selamat malam dan mimpi indah nenek kakek byeeee" lanjut bella sembari berdiri


"baik lah cucuku yg sangat cantik , selamat malam kembali " ucap nenek


dan kakek bersama


***************************************

__ADS_1


saat naura sudah masuk kedalam kamar, diruang tamu nenek dan kakek sedang berbincang bincang dengan suara yang tidak begitu keras, agar tidak terdengar oleh bella


"akhirnya cucu kita mendapatkan laki laki yang baik , tampan, dan mapan ya kek " ucap nenek


"apakah ini tidak terburu buru nek " ucap kakek


"tidak , sungguh tidak , kasihan kan raka usianya sudah 29 tahun tapi dia belum menikah " ucap nenek dengan rasa melas


"tentu saja tidak , itu adalah suatu hal yang wajar bagi seorang pengusaha seperti raka" ucap kakek


"benar juga apa yang kamu katakan kek , apa reaksi cucu tersayang kita besok kek pasti dia sangat kagum dengan ketampanan raka" ucap nenek


"tapi apakah kau yakin cucu kita tidak mempunyai seorang kekasih ?? " tanya kakek


"tidak mungkin apakah kau dengar yang di ucapkan cucu kita tadi " ucap nenek


"ya , aku mendengarnya . sudah lah kita akan tau esok , sebaiknya sekarang kita tidur dulu " ucap kakek


"ya kau sangat benar dan pintar istri ku ,hhaaa" ucap kakek dengan tawa nya


"oh tidak tidak baiklah cepat kita masuk kamar , sebelum cucu kita curiga " ucap nenek .


-------------------------------------------------------


Sinar pagi menembus jendela kamar menyinari ruangan, membuat bella membuka matanya yang masih mengantuk itu , dia mengucek ngucek matanya membuka matanya melihat sekeliling lalu tertidur lagi , jam sudah menunjukkan pukul 06:10 , tapi bella masih malas untuk bangun, padahal dia sudah tidur dengan waktu yg cukup lama , beberapa menit kemudian


"bella bangunnnn, apakah kau sudah malas untuk sekolah ? apakah kau ingin menikah? " ucap nenek menggedor pintu kamar bella


"ha ¿¿¿ sekolah hari apa ini, astaga aku kesiangan, baiklah aku bangun sekarang " batin bela dengan wajah panik lalu ia buru buru pergi membuka pintu


"apakah kau tidak ingin sekolah lagi anak kecil " ucap nenek , menjewer telinga bela

__ADS_1


"auuww sakit nenek , baiklah aku akan mandi dulu , dan apa yang nenek katakan tadi semua tidak benar " ucap bella lalu masuk kedalam kamar untuk mandi


setelah selesai mandi bella turun untuk sarapan pagi bersama nenek dan kakakenya


"nek aku ingin cepat cepat pergi kesekolah, aku hanya makan roti ini saja , oke " ucap bella


"apakah kau sudah rindu kekasihmu itu sayang ? " ucap kakek dengan wajah meledek


"kakek jangan bicara seperti itu aku ini pergi untuk sekolah " ucap bella


"apakah kau dengar kata cucumu itu kek" ucap nenek


"yayayaya " ucap kakek


"ya sudah aku pergi dulu nenek kakek tercinta bellaa , daaaaa👋 " ucap bella


"oh iya bella " ucap nenek


"ada apa nek ? " bela berbalik badan menghadap meja makan


"jangan lupa nanti malam , kau ingat itu cucu nenek "ucap nenek


"yaya baiklah aku ingat" ucap Bella lalu berjalan pergi kesekolah...


.


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa dukungan like , comment , dan votenya, ya . terimakasih temen temen 😘😘


__ADS_2