DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin

DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin
aturan


__ADS_3

3 hari kemudian sekretaris atur pun datang ....


ya sekretaris raka bernama atur Leonardo, sama dingin dan kejam nya seperti bosnya itu


tok... tokk.... tok


"iya siapa ?"tanya Bella membuka pintu rumah


"saya skertaris tuan raka nona" ucap atur


"saya datang kesini diperintahkan oleh tuan raka untuk memberikan sebuah kertas yang berisikan persyaratan menjadi istri tuan raka nona" ucap atur dingin


lalu Bella membuka berkas berkas yang berisikan persyaratan tersebut


"apakah aku boleh berhubungan dengan laki laki lain ? " ucap Bella


"sebaiknya nona turuti saja persyaratan tersebut, jangan lakukan yang membuat tuan raka murka, dan ingat besok nona juga tidak di izinkan untuk sekolah karena tuan muda akan kesini " ucap


atur


lalu atur keluar lalu masuk kedalam mobil dan pergi meninggalkan halaman rumah bella


"apakah dia sudah gila melarang ku berhubungan dengan laki laki lain tapi dia boleh berhubungan dengan wanita lain" gerutu bella


dringgg....dringgg.....dringgg. ...


telepon dari orang tak dikenal , karena malas bella pun tak mengangkat nya , akhirnya bella malah tertidur


*****************************************


keesokan harinya jam 2 siang raka pergi kerumah bella


tok tokk tokk....


pintu terbuka ....

__ADS_1


"eh den raka, cari siapa den " ucap bi mina


"bella kemana bi" ucap raka dingin


"non bella masih sekolah den " ucap bi mina


tanpa menjawab raka kembali ke mobil dengan wajah kesal lalu ia pergi ke sekolahan bella


"gadis bodoh itu apakah dia tak punya telinga, sepertinya dia ingin bermain main dengan ku " batin raka


*di kelas *


"eh dicariin kak radit tuhh " ucap rini


" apa? kak radit di depan kan yaudah aku duluan bye byeee " ucap bella lalu pergi keluar kelas untuk menghampiri radit


"hei kak " ucap bella


"hei bell ayo " ucap radit


"kehati mu lah kan udah lama gak pergi barengan samaa bella wkwk" ucap raka tertawa


"ih apa sih kak, kayak udah lama gak ketemu aja " ucap bella


" hehee iya iya , tuan putrinya cantik sih jadi gak kuat nahan rindu sebentar aja " ucap raka


dringgg....dringgg....dringgg....


"bentar kak angkat telepon dulu ya "ucap bella


ditelepon


"aku menunggu mu di depan gerbang , jika kau lama dan terus bermesraan dengan laki laki itu aku akan turun menjemput mu " ucap raka lalu mematikan telepon


"ini pasti laki laki sombong itu , aku harus cepat cepat kesana sebelum dia menjemput ku kesini " batin bella

__ADS_1


bella kembali menemui radit yang ditinggal nya sebentar tadi untuk menelepon


"kak maaf ya lain kali aja , tadi yang menelepon nenek dan sudah menunggu didepan gerbang byeee kak " ucap bella lalu pergi terburu buru


lalu bella masuk kedalam mobil, dia melihat wajah raka yang seperti orang kesal tapi bella tidak perduli dengan itu


"ayolah non Bella meminta maaf lah pada tuan raka , apakah kau tak merasa bersalah hari ini adalah janjimu padanya untuk izin sekolah " batin sekretaris atur


" apakah wanita bodoh ini tak ingin meminta maaf pada ku , seperti kau memang tak niat menikah dengan ku , lihat saja nanti gadis kecil " batin raka kesal


"hei apakah kau tak ingat janji mu hari ini, aku hanya menyuruhmu untuk tidak sekolah tapi kau malah melanggar nya apakah kau ingin membuat ku marah " ucap raka dengan tatapan yang tajam


"baiklah aku minta maaf , itu juga tidak terlalu penting bukan lupakan saja " ucap Bella cuek


" hei kau berbicara dengan siapa , tatapan lah lawan bicara mu " ucap raka


ketika Bella menghadap kearah raka ....


"pu....." belum selesai bella menyelesaikan kalimat nya , raka langsung mencium bibir bella, mencium lebih dalam , dan ******* nya hingga bella kehabisan nafas barulah dilepaskan dengan raka


"apakah kau tak bisa sedikit berbicara , jangan mencium orang sembarangan, cium saja pacarmu dan istri mu itu" ucap bella


lalu raka ******* bibir bela lagi sangat lama, karena menurut nya pacar dan istri nya adalah bella


"aku harus lebih sabar " batin atur


"hei berhenti lah , kau sangat tidak sopan padaku, bahkan kita bukan siapa siapa dan tidak akan menjadi siapa siapa " ucap bella sangat jengkel


"hha, apakah kau yakin dengan kata kata mu itu baiklah buktikan " ucap raka


setelah sampai dirumah mereka turun , tanpa aba aba dari bella raka langsung masuk kedalam rumah


"hei nenek dan kakek belum pulang kau tidak boleh kesini " ucap bella


" hei hei gadis kecil, aku tidak butuh dengan celotehan mu, ingat besok fitting baju pengantin, kau jangan kemana mana awas saja " ucap raka tajam , lalu pergi meninggalkan rumah bella

__ADS_1


*bantu vote like dan comment ya sayang sayang nya akuu 😘 dengan cara itu tambah bikin author semangat tauukk , terimakasih 😘😘💖💖*


__ADS_2