
akhirnya mereka sampai dikediaman candra
setelah mereka masuk dan disambut oleh beberapa besar keluarga
ya dihari pernikahan raka dan bella hanyalah keluarga nya saja yang datang karena Bella tak ingin semua teman nya tau dan pastinya dia akan dikeluarkan dari sekolah, pikir Bella....
mereka pun duduk didepan penguhulu
dan segera melangsungkan ijab kabul
sahhhhhhh.......
semua orang yang ada disitu mengucapkan kata tersebut, 3 huruf tapi sangat berarti bagi mereka semua, tapi tidak untuk bella
setelah membaca doa yang dipimpin oleh pak penguhulu bella pun mencium punggung tangan suaminya sebaliknya dengan raka mencium kening istrinya lalu mereka menyalami orang tuanya
setelah itu raka dan bella menyalami keluarga sekaligus orang orang yang ikut serta hadir dalam acara pernikahan nya
berapa jam kemudian kediaman Kartanegara pun mulai sepi , keluarga besar Kartanegara pun sudah pulang semua , hanya ada orang tua raka , nenek , kakek , Bella dan raka
saat Bella sedang mengobrol dengan nenek dan kakeknya , raka pun mendekati orang tua nya untuk meminta izin membawa pulang Bella kerumah nya sendiri ( ternyata raka ini punya rumah sendiri ya temen temen, you perfect man 😘 ganteng mandiri mapan tapi keras )
orang tua raka pun mengizinkan nya karena bagaimana pun sekarang bella adalah isti sah raka kemana pun raka pergi bella harus ikut
setelah berbincang dengan orang tua nya raka mendekati Bella , nenek dan kakek , lalu minta izin untuk membawa Bella pergi , nenek dan kakek yang tau maksud dari raka langsung mengiyakan
"ucapan nya sangat manis di depan nenek kakek dan keluarganya, tapi tidak dengan ku , rasanya jika berbicara denganku , aku seperti di cekik " batin bella
"oh iya mah pah kakek nenek kita berdua ganti baju dulu ya " ucap raka
lalu raka membawa Bella kekamar nya untuk berganti baju
"huh gerah sekali " ucap bella
__ADS_1
" apakah kau gerah sayang ? " tanya raka dengan lirik mata nakal nya
" tidak , baiklah aku ingin kekamar mandi dulu " ucap Bella lalu pergi menghindari raka
setelah beberapa menit Bella keluar dari kamar mandi dan mereka berdua pun segera keluar kamar untuk segera pergi
kini mereka sudah didalam mobil ,
mobil melaju meninggalkan halaman rumah menyusuri jalanan kota yang tampak ramai
"sebenarnya kita mau kemana? " ucap bella
tapi tidak ada jawaban dari raka
"hei apakah kau dengar aku , aku sedang bicara dengan mu kenapa kau tidak menjawab " lanjut Bella dengan wajah kesal
"seseorang di bolehkah bertanya, tapi tidak semua orang diwajibkan untuk menjawab " ucap raka cuek
" huhh dasar dia ya laki laki aneh , kenapa aku harus menjadi istrinya itu sangat muakk sekali "batin Bella kesal
mobil sudah sampai dihalaman rumah yang cukup besar walaupun tidak sebesar rumah orang tua raka
raka turun dari mobil tapi bella tidak ikut keluar
"hei apakah kau ingin mati disitu ayo keluar " ucap raka menarik tangan bella
"baiklah sabar sedikit " ucap bella
setelah bella keluar dari mobil raka berjalan masuk kedalam rumah , setelah didalam rumah dia berhenti merasa seperti ada yg tidak mengikuti nya , ( ya itu bella )
lalu raka berbalik dan tegak menyandar dengan siku di tempelkan ke pintu
"apakah wanita itu dilahirkan untuk menjadi bodoh kenapa dia tidak ikut dengan ku untuk masuk " batin bella kesal
__ADS_1
"apakah kau ingin berduaan dengan pak satpam di depan, kau tidak ingin masuk dengan suami mu ini , apakah kau ingin menggoda pak satpam ha!" ucap raka kesal
lalu bella langsung lari mendekati raka
"ti...tiiii.... " belum sempat bicara dengan jelas raka langsung menyelentik kening bella ( seperti terdengar dari bunyinya itu sakit sekali )
"au sakit, kenapa kau menyelentik ku, kau siapaa ku kakek dan nenek ku saja tidak pernah seperti ini " ucap bella
"apakah kau lupa aku ini siapa mu ha? ! , ingat aku berhak atas hidup mu tubuhmu dan ...."
eummm...eummm , raka ******* bibir bella tanpa penolakan dari bella, lalu raka melepas lumatannya itu berubah hanya mengecupi bibir bella berkali kali
"bahkan hal kecil hanya bibir manis mu ini saja aku berhak jadi jangan macam macam dengan ku " ucap raka
bella hanya terdiam ya itu memang benar seperti bella tak kuat menahan rasa sakit tapi apalah dayanya
bella hanya mengikuti raka naik menyusuri tangga
*rumah berwarna dasty dengan perpaduan warna lainnya yang manis, rumah yang memiliki taman bunga , kolam renang , tamann, dan isi rumah yang serba ada membuat yang tinggal disana akan betah tapi tidak tau dengan bella*
mereka tiba dilantai 2 lalu saat mau masuk kedalam kamar
" kak apakah aku boleh meminta satu permintaan? " ucap bella
"katakan " ucap raka
" apakah kita bisa tertidur dengan kamar yang terpisah, aku masih sekolah kak , aku takut...." ucap bella memelas (tumben sekali lemah lembut bella berbicara dengan raka)
karena bella memelas dan akhirnya membuat raka kasian
"baiklah, disebelah sana kamar mu" ucap raka
"terimakasih kak" ucap bella dengan senyum lebar dan berfikir "sebaiknya aku cepat kembali kekamar sebelum dia berubah fikiran ya itu benar "
__ADS_1
" kak aku duluan ya , aku mau istirahat capek, byee" ucap lembut bella untuk mengelabuhi musuhnya xixixixii
lalu bella masuk kedalam kamar begitu juga dengan raka