DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin

DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin
Bab 29 FLASBACK CARISA SAKIT


__ADS_3

"Selamat pagi Pak." Sapa Andi.


"Pagi?" Jawab Daffin, setelah itu Daffin meyapa Dokter.


"Selamat pagi Dokter." Ucap Daffin.


Dokter perempuan itu, terseyum dan menagapi salaam dari Daffin. "Selamat pagi juga pak Daffin." Jawab Dokter.


Setelah itu, Daffin meyuruh mereka masuk. Lalu Daffin membawa Dokter ke kamar Carisa? Sedangkan Andi menungu di ruang tamu. Setelah Daffin dan Dokter sampai di kamar Carisa. Dokter lagsung memeriksa keadaan Carisa, yang sedang terbaring di kasur.


Daffin lalu bertanya, "Bagaimana keadaannya Dok." Ucap Daffin.


Dokter memberi tahu jika Carisa hanya demam biasa. Dan asam lambungnya sedang Kambuh. Lalu memberi Resep obat yang harus di tebus di Apotek.


"Ibu Carisa hanya demam biasa? Nanti Pak Daffin beri obat paracetamol, supaya panasnya segera turun. Dan ini resep obat untuk lambungnya yang harus di tebus di Apotek." Ucap Dokter.


Setelah itu Dokter Berpamitan.Daffin mengantar ke lantai bawah, lalu meyuruh Andi mengantarkan Dokter.


"Andi antar Dokter Elma. Setelah itu tebus Obat Carisa di Apotek terdekat." Ucap Daffin.


Lalu Andi megangukan kepalanya dan lagsung pergi mengantar Dokter.


Setelah mereka pergi? Daffin pergi ke dapur, dan membuatkan Carisa bubur. Sekitar 25 menit Bel kembali berbuyi? Daffin pergi untuk


membuka pintu, ternya Andi sudah kembali.


"Kamu sudah sampai Andi? Ayo masuk." Ucap Daffin.


Andi megagukan kepalanya, lalu masuk! Dan Andi bertanya?


"Apa Pak Daffin! Tidak akan masuk ke kantor." Tanya Andi.


Daffin Lalu menjawab, "Sepertinya begitu? Saya tidak bisa meningalkan Carisa sendirian."


Andi pun tidak mengajukan pertanyaan Lagi. Lalu Daffin meyuruh Andi, meghendel Rapat sore nanti?


"Kamu pergi, dan gantikankan saya untuk memipin Rapat." Ucap Daffin.


"Tapi Pak?" Ucap Andi menjeda perkataanya.


"Saya percaya, kamu bisa memimpinnya. Andi?" Ucap Daffin.


Andi meghela Nafasnya, lalu dia pamit untuk kembali ke perusahaan hutomo.

__ADS_1


Ketika Daffin, akan kembali ke Dapur. Teryata Carisa sudah bangun, dan sedang menuruni tangga. Lalu bertanya dengan wajah datarnya?


"Kamu sudah bangun." Tanya Daffin.


Carisa megagukan kepalanya dan masih diam di tempat? Sedagkan Daffin! Pergi ke Dapur, dan melewati Carisa? Lalu Daffin mengambil bubur yang tadi dia masak. Lalu menuagkannya ke dalam magkok. Dan meyuruh Carisa kembali ke kamarny, karena wajahnya masih terlihat pucat.


"Risa? Cepat kembali ke Kamar, nanti saya bawakan kamu makanan, setelah itu minum obatnya" Ucap Daffin dengan muka datarnya.


Carisa mendengarkan ucapan Daffin! Dan tidak membantah. Setelah Carisa kembali ke Kamarnya, Carisa lagsung membarigkan tubuhnya di atas kasur? Karena Carisa juga merasa, kepalanya masih sakit.


Daffin, membawakan bubur untuk Carisa? Daffin duduk di sebelah Carisa l, řdan mulai meyuapi Carisa! Sedagkan Carisa menatap Daffin sendu? Dan tidak membuka mulutnya.


Lalu Daffin megkerutkan dahinya! Lalu daffin bertanya?


"Kenapa kamu menatap saya? Cepat buka mulutmu." Ucap Daffin dingin.


Carisa merasa bodoh, lalu mengumpat dirinya sendiri. Karena tidak percaya, Daffin akan perhatian kepada dirinya yang sedang sakit.


Setelah Daffin meyuapi Carisa. Daffin memberikan Obat untuk di minum oleh Carisa.Tapi Carisa, yang melihat obat yang sangat besar malah merasa ngeri. Lalu menutup mulutnya! Ketika Daffin akan memberikan ke telapak tagannya.


Daffin mengangkat satu alisnya lalu dia berbicara.


"Cepat minum obatnya?" Ucap Daffin.


Lalu Daffin mendekati Carisa? Dan ingin memaksa Carisa minum obat. Tapi Carisa malah bagkit dari tempat tidurnya, lalu berlari ke sisi kasur. Daffin benar-benar di buat kesal! Hinga terjadilah salig kejar-kejaran di kamar.


"Risa? Cepat minum obatnya, jangan bikin saya marah." Ucap Daffin kesal.


Carisa menjawab, "Tidak mas? Aku enga mau minum obat nanti juga sakitnya sembuh sendiri." Ucap Carisa sambil berdiri di atas kasur. Karena Daffin masih terus megejarnya.


Daffin tidak menjawab lagi? Dan dia pura-pura meyerah. Daffin duduk di sopa, dan menatap Carisa yang masih waspada Daffin akan menagkapnya kalu memaksa minum obat.


Tapi setelah beberapa menit, Daffin tidak megejarnya lagi. Akhirnya Carisa duduk di Kasur karena Kakinya sangat pegal! Lalu bertanya.


"Kenapa, Mas menatapku seperti itu." Ucap Carisa dengan Kesal.


Daffin tidak menjawab.Dan hanya menatap Carisa dengan dingin. Carisa meyebikan bibirnya karena Daffin benar- benar tidak menjawabnya? Tiba-tiba saja handphone Carisa bergetar di atas nakas?


Ketika dia akan mengambil headphone? Tiba-tiba saja Daffin menagkap Kaki Carisa. Lalu Daffin menagkap tubuh Carisa? Setelah Itu Daffin meghimpit tubuhnya dengan kedua Kakinya, Carisa berteriak dan meminta pada Daffin, untuk melepaskanya.


"Mas, lepasin,"teriak Carisa.


Daffin menyunggingkan bibirnya? Dan memaksa Carisa untuk meminum Obatnya.

__ADS_1


"Buka mulut Kamu? Ataw saya gigit b***r Kamu." Ucap Daffin.


Carisa mengelegkan kepalanya, dan tidak mau membuka mulutnya? Ketika Daffin akan mendekatkan b***rnya Carisa mendorong Daffin.


"Mas, tungu?" Teriak Carisa.


Daffin Yang mendegar Carisa berteriak, akhirnya berhenti tapi masih dengan posisi meghimpit Carisa.


"Ada apa lagi Risa." Tanya Daffin.


lalu Carisa menjawab, Risa mau minum obat tapi?" Ucapan Carisa terjeda. Lalu Daffin megkerutkan dahinya lalu bertanya?


"Tapi apa? Cepat minum obat jangan kaya anak kecil!" Ucap Daffin kesal.


Carisa meghela nafasnya? Lalu melanjutkan pembicaraanya.


"Risa! Mau minum obat tapi? Obat nya di masakan ke dalam buah pisang, Risa tidak bisa menelan obat Mas." Ucap Carisa malu.


Daffin menyunggingkan bibirnya, lalu melepaskan Carisa. Daffin pergi keluar.


Carisa bingung dengan sifat Suaminya itu, tapi dia juga bahagia jika suaminya ini teryata perhatian.


Setelah Carisa menungu Daffin Selama 5 menit. Akhirnya Daffin kembali dengan membawa 2 buah pisang? Lalu meyuruh Carisa segera meminum obatnya.


"Ayo! Cepat minum obatnya, apa kamu tidak mau sembuh." Ucap Daffin datar.


Carisa megangukan kepalanya, dan segera mengambil obat, lalu memasukannya ke dalam pisang.


Daffin terseyum melihat tingkah istrinya yang seperti bocah. Eh ralat...? Kan emang istrinya ini masih bocah belum genap 20 th.


Setelah Carisa meyelesaikan minum obatnya. Carisa jegkel, karena harus meminum obat. Lalu Daffin berkata.


"Mulai besok, jika Mas tidak ada di rumah, kamu harus meminum obatnya." Ucap Daffin.


Carisa megangukan kepalanya, lalu membaringkan tubuhnya di atas kasur. Karena merasa lelah setelah kejar-kejaran bersama Daffin. Carisa terseyum megigat kegiatan tadi dan merasa konyol. Mereka berdua seperti anak kecil.


Daffin mengelegkan kepalanya, lalu terseyum melihat pungung Carisa yang sedang berbaring. Lalu Daffin pergi ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya dan beristirahat? setelah Daffin tiba di kamarnya? Dia mengambil headphonenya dan melihat 30 pangilan tak terjawab Dari Rosa? Daffin megkerutkan Dahinya dan tidak menangapinya.


* * *


Sudah Lima hari, Carisa sakit dan Daffin merawat Carisa dengan telaten, sebelum Daffin pergi ke kantor. Dia akan memasaka bubur untuk Carisa, padahal Carisa sudah menolaknya. Semenjak Carisa sakit! Dia akan pulang lebih awal dari Kantor.


Carisa sangat terpesona kepada suaminya yang sangat telaten merawatnya? Walapun wajah Daffin menujukan acuh tak acuh dan juga dingin.Tapi suaminya ini sangat perduli, secars tidak sadar? Carisa mulai jatuh Cinta pada suaminya, Tapi dia tidak mau berharap lebih? Walau bagaimana pun pernikahan mereka hanya pernikahan di atas kertas Dan hanya pernikahan paksaan dari keluarga.

__ADS_1


FLASBACK OFF


__ADS_2