
Akhirnya, Carisa terseyum? Dan menatap Dafffin dengan lembut. pantas saja sifatnya berubah kepadanya? Sepertinya Kakek sudah menceritakan, tentang dirinya kepada Daffin. Sekarang rasa cintanya begitu besar untuk Daffin, dan masih tersimpan rapih di hatinya, mugkin kemarin-kemarin sempat membenci Daffin. Mugkin karena syok dan kaget, karena Daffin memaksanya dan melakukan dengan kasar. Carisa pun bertanya.
"Kenapa mas mencari Aku." Tanya Carisa.
Daffin pun Menjawab?
"Karena mas tidak mau, kamu meningalkan Mas? Mas merasa sangat bersalah, karena sudah merengutnya secara paksa." Ucap Daffin sendu.
Carisa pun bertanya kembali, "Apa Mas lama megobrol dengan Kakek."
Daffin megangukan kepalanya, "Satu jam? Mas menunggu kamu di rumah sakit.Tapi kamu tidak kunjung kembali? Akhir mas memutuskan meyusul kamu ke apartemen? Tapi! setelah Mas sampai, kamu juga tidak ada di sana." Ucap Daffin megelus pipi Carisa.
Carisa menundukan kepalanya?
"Sebenarnya! Risa sangat kecewa waktu itu! Coba Mas, memintanya secara halus dan merayu. Risa juga akan memikirkanya kembali?"
Lalu Daffin bertanya?
"Berarti, jika mas memintanya secara halus, apa boleh."
Carisa membulatkan matanya! Dan jadi salah tigkah, "Bu...bukan seperti itu juga, ah entah lah?" Ucap Carisa mepout kan pipinya.
Daffin terseyum dan semakin gemas.
"Mas semakin hari, semakin gemes sama kamu jadi pengen c**m kamu." Goda Daffin.
Carisa malu! Terus-terusan di goda, Lalu Daffin mendekatkan wajahnya ke arah Carisa?Lalu Tiba-tiba saja, Carisa mematung? Daffin tanpa aba-aba menempelkan benda kenyal dan dinggin itu ke pipi Carisa?
Ya! Daffin sangat gemas lalu, mencium pipi Carisa? Setelah Daffin mencium pipi Carisa, mereka berdua saling memandang. Lalu Daffin berkata?
"Apa selama ini! kamu meyimpan perasaaan pada Mas?"
Carisa, terdiam sejenak. Lalu megangukan kepalanya. Daffin, yang mendapat respon dari sang istri. Terseyum bahagia.
"Mas, juga sudah mulai menyukai kamu? Jangan perna menigalkan Mas lagi Risa. Mas sangat tersiksa."
__ADS_1
Carisa memandang wajah tampan suaminya. Karena, posisi Daffin dan Carisa sekarang, tengah meyatukan kening mereka? Lalu setelah itu Daffin meyuruh Carisa duduk di pagkuanya.
Daffin meyuruh Carisa sambil menepuk-nepuk pahanya, "Risa? Ayo duduk di sini."
Carisa menelan ludahnya! Lalu melihat ke arah tangan Daffin? Carisa menata wajah Daffin yang sangat tampan. Tidak di pugkiri Carisa tidak bisa membenci Daffin. Karena dia memang sudah benar-benar jatuh cinta, pada sosok suaminya ini?
Tiba-tiba saja tangan Daffin? Memegang pipi Carisa, lalu Daffin megelus-elusnya. Karena Carisa tidak merespon, akhirnya Daffin memangil Carisa kembali? "Risa?"
Carisa tersadar kembali. Lalu meghela nafasnya, Niat Carisa kembali memang ingin berdamai dengan Daffin. Setelah beberapa minggu meghidari Daffin! Carisa tidak bisa membenci Daffin, Karena rasa cintanya kepada Suaminya sudah begitu besar?
Sekarang Carisa sudah tahu perasaaan suaminya. Yang juga sudah mulai mencintai dirinya. Setelah Daffin meyatakan cintanya? Carisa tidak ingin menolak keinginan Daffin lagi, Sekarang Carisa ingin menuruti kemauan Daffin. Akhirnya Carisa megagkat badannya, lalu duduk di paha Daffin! Padahal posisi mereka sedang berada di dalam mobil. Daffin terseyum puas, bisa menaklukan hati Istrinya. Daffin mencium kening Carisa.
"Risa?" Ucap Daffin, "Iya mas?" Jawab Carisa dengan meyenderkan kepalanya di dada Daffin.
"Jika hari ini Mas! Meminta hak sebagai seorang suami, apa kamu sudah siap?" Ucap Daffin.
Carisa terdiam sejenak lalu menjawab? "Beri risa waktu ya Mas?"
Daffin terseyum dan tidak memaksa Carisa, "Baiklah? Mas akan selalu menunggumu, tapi harus ada gantinya?
Carisa megkerutkan dahinya?
Carisa membulatkan matanya? Ketika tangan Daffin meyentuh B*b*rnya, lalu Carisa mengangkat kepalanya ke atas dan menatap wajah tampan suaminya. Daffin yang di tatap Oleh Carisa menjadi salah tingkah.
Lalu Daffin meggaruk tegkuk kepalanya, yang tidak gatal, lalu berbicara. "Ah...? Mas, tidak serius kok, Mas hanya ber...?"
Ucapan Daffin terhenti! Ketika Carisa tiba-tiba m*****m B***r kenyal milik Daffin.
Daffin, membulatkan matanya? Dia kaget dan t***hnya mematung, mendapat seragan tiba-tiba dari Carisa? Setelah beberapa menit b***r mereka menempel? Akhirnya Daffin membalas c****n Carisa dan megerakannya.
Carisa juga membalasnya dan tidak ada penolakan lagi! Setelah 15 menit berlalu merekapun meyudahinya? Daffin menatap istri kecilnya, dengan penuh cinta lalu mengecup kening Carisa.
"Semoga Daffin junior segera hadir." Ucap Daffin megelus perut Carisa.
Carisa hanya terseyum melihat tingkah suaminya? Carisa tidak percaya ternyata suaminya ini sangat bucin! Sama seperti dirinya.Lalu Carisa mengajak Daffin untuk pulang.
__ADS_1
"Mas? Ayo kita pulang sudah larut malam, takutnya mamih khawatir sama kita." Ajak Carisa.
Daffin memeluk Carisa dengan erat. Lalu Mencium keningnya?
"Baiklah, ayo kita pulang sayank?" Ucap Daffin.
Carisa yang mendengar Daffin, memangilnya sayank! Wajahnya lagsung memerah. Setelah itu Daffin bertanya, "Apa boleh, Mas pangil kamu sayank?"
Carisa terseyum malu-malu, lalu megangukan kepalanya. Daffin sangat bahagia, tapi Daffin masih ingin bertanya pada Carisa sekali lagi sebelum mereka pulang. Karena Daffin, benar-benar ingin memastikannya, jika Carisa memang sangat mencintai dirinya. Dan bukan paksaan dari Kakeknya.
Daffin menundukan kepalanya lalu bertanya?
"Risa? Apa kamu benar-benar mencintai Mas. Dan bukan paksaan dari keluarga kita?"
Carisa semakin meyenderkan kepalanya di dada Daffin, setelah itu meghela nafasnya lalu Carisa menjawab?
"Sebenarnya Risa, Sudan lama meyukai Mas. Walapun Mas meyebalkan, Rasa cita itu mulay tumbuh, ketika Risa sakit, Dan Mas yang merawat Risa? Walapun wajah mah menunjukan acuh tak acuh." Jawab Carisa.
FLASBACK ON beberapa bulan yang lalu.
Carisa terlihat pucat? Ketika sedang meyiapkan sarapan. Tubuh nya sangat lemas dan suhu badannya sangat panas. Akhirnya Carisa meghentika aktivitas memasaknya. Ketika Carisa, ingin membawa sarapannya yang sudah jadi ke meja makan, tiba-tiba saja? Kepalanya pusing dan Carisa jatuh pigsan.
Sedangkan Daffin! Yang sedang menuruni tangga. Mendengar suara piring terjatuh dari arah meja makan? Daffin segera melagkahkan kakinya, setelah Daffin sampai dia meja makan, Daffin melihat Carisa sudah terjatuh di lantai.
"Risa?" Teriak Daffin.
Daffin segera meghampiri Carisa.
Lalu menggendongnya dan membawa Carisa ke kamarnya. Daffin segera menelpon asistenya dan meyuruh dokter datang ke Apartemennya.
"Hallo...Andi?" Ucap Daffin.
"Iya Pak?" Jawab Andi.
"Kamu telepon Dokter sekarang? Saya tungu di Apartemen." Ucap Daffin.
__ADS_1
Setelah itu, Daffin segera pergi ke dapur? Lalu mengambil air hangat, setelah itu kembali ke kamar Carisa. ketika Daffin berada di kamar Carisa. Dia mencari handuk kecil, tapi tidak menemukanya. Akhirnya dia pergi ke kamarnya dan mengambil handuk kecil miliknya. Setelah menungu 25 menit? terdengar Bel Apartemen berbunyi?
Daffin pergi untuk membuka pintu? Setelah sampai di depan pintu. Terlihat andi dengan seorang Dokter wanita.