DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin

DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin
Promo Novel baru ( Air Mata Seyran)


__ADS_3

Hallo Readers yuk mampir ke novel baru Author..🍃🐇



BAB 1 SEYRAN


"Senja mengajarkanku bahwa! Menanti itu tidak mudah, berjuang juga sama susahnya! Apalagi harus berjuang dan menunggu seseorang? Yang tidak pernah memberi kita kepastian."


Kata-kata mutiara itu, pernah Author baca di salah satu aplikasi yang Berlogo (G)      


Kata-katanya sangat mewakilkan? kisah hidup seorang gadis cantik bernama Seyran Violin Aditama.Yang sedang menungu suaminya, Aldebara Evano Aldibrata. Yang sudah Empat tahun tidak pulang ke Indonesian. Karena sedang menempuh pendidikannya dan juga mengurus perusahan keluarga Aldibrata group di Amerikan.


* * *


"Cepet siram, biar dia tahu rasa."


"Makanya, jangan jadi pelakor? ELo itu udah ngegangu hubungan Kakak nya Keyla."


"Cepet lempar telur busuknya."


"Dasar pelakor,"


"Siram, terus hahaha."


"Kasihan sekali, nona muda Seyran Violin Aditama."


"Hahahahahah"


Suara tawa puas dari. Tiga orang siswi dan dua orang siswa, bergema di belakang sekolah? Mereka Sedang m**b*li. Seyran? Mereka, melempar telur busuk dan air kotor ke seluruh badan Seyran. Sedagkan, Seyran sangat ketakutan dan hanya menundukan kepalanya dan badannya bergetar.


Penampilan Seyran sudah sangat mengenaskan. Semuan bajunya Sudan kotor dan juga bau telur busuk. Lalu salah satu siswi mendekat ke arah Seyran.


Lalu menj***bak rambut Seyran, setelah itu mendongakkan kepala ke atas? Seyran mengaduh kesakitan? Dan memohon untuk di lepaskan.


"Ah? Sakit Kak, Hiks...hiks...aku mohon Kak tolong lepasin?"


Ucap Seyan, dengan berlinag air Mata. Seyran sangat ketakutan. Karena baru kali ini! Dia mendapatkan perlakuan Ka**r. Seyran tidak tahu apa penyebabnya. Karena Seyran? Tidak pernah membuat masalah dengan teman Sekolahnya maupun dengan Kakak kelasnya.


"Seyran Violin Aditama? Eloh tau laki-laki yang selalu ngaterin Eloh itu. Dia pacar Kakak Gue? Eloh pengangu hubunga Kakak gue, lebih baik loe, jauhin Kak Aldebara sebelum gue berbuat lebih."


Siswi itu mengacam Seyran, dan menjambak Rsmbut Seyran tanda belas kasihan.


"Awas aja, berani laporan gue. Ini baru peringatan dari gue? Eloe jangan jadi cewe gatel deh. Eloe itu engga pantes bersama Kakak Aldebara jauhin Dia karena Kak Aldebara sangat mencintai Kakak gue."


Gadis itu menatap Seyran dari bawah sampai ke atas. Menatap remeh pada Seyran. Lalu melepaskan tangannya yang memegang rambut Seyran.


"Ayok, gays kita cabut? Gue udah puas bermain-mainnya. Setelah ini gue bakalan dapet hadiah dari Kakak gue."


Siswi yang tadi menjambak Seyran, pun pergi, sedagkan dua orang siswa masih tetap berdiri di samping Seyran. Lalu salah satu siswa bertanya.

__ADS_1


"Keyla? Lalu mau di apakan gadis bo**h ini?"


Gadis bernama Keyla pun berhenti melagkah. Lalu membalikan badanya.


"Jika kalian ingin bersenang-senang, kalian nikmatilah. Gue pergi dulu bey."


Seyran, melihat kedua senior laki-laki itu. Menatapnya dengan aneh. Seyran meggelegkan kepalanya dan terus mudur. Ketika dua laki-laki itu terus mendekat.


"Jangan Kak? Hiks...hiks. tolong." Seyran berteriak meminta tolong. Dan salah satu dari mereka mer**ek seragam Seyran.


"Kamu harus me***skan Kami, hahhaha?"


Ketika salah seoran ingin men***m Seyran. Tiba-tiba saja, kedua laki-laki itu di pukul dari arah belakang.


"Bugh...bugh..bugh."


Seyran, terus menagis ketakutan dan menutup telinganya.


"Hiks...hiks...hiks. Tolong, tolong aku."


Setelah kedua laki-laki itu terkapar. Lalu orang yang memulu kedua siswa itu pun meghampiri Seyran. Dia membuka jacket nya dan memakaikanyq ke tubuh Seyran? Tapi Seyran menolaknya dan tetap menundukan kepalanya tidak mau di sentuh.


"Jangan sentuh aku. Tolong jangan sentuh aku." Ucap Seyran, dengan lirih. Laki-laki itu pun memangi Seyran.


"Seyran, ini Kakak. Coba kamu liat dulu?"


"Seyran, ini ka Aldebara. Jangan takut Kakak di sini." Seketika Seyran pun mengangkat kepalanya, ketika mendengar nama Aldebara dan menatap laki-laki yang ada di depannya. Setelah itu Seyran, tersadar dia pun langsung memeluk Aldebara. Dan menagis histeris.


"Hiks...hiks...tolong aku, tolong Kak?"


Seyran terus mengulang mints tolong. Aldebara menelpon, beberapa Bodyguard untuk membereskan dua laki-laki berengsek itu. Dan meyuruh membawanya ke kantor polisi? Aldebara mengagkat tubuh ramping Seyran Dan segera menuju parkiran sekolah. Karena di sana Nakula? Kakak kandung Seyran sedang menunggu dan sangat mengkhawatir, adik kecilnya.


"Seyran?"


Nakula berteriak dan langsung berlari ke arah Seyran. Aldebara meyuruh Nakula membuka pintu mobil belakang.


"Kula, cepat buka mobilnya kita harus membawa Seyran ke Rumah sakit"


Aldebara terus berucap. Dan merasa sangat khawatir? Karena Seyran tadi tiba-tiba pigsan. Nakula membukakan pintu mobil dan Aldebara lagsung masuk denga Seyran ke kursi belakang. Nakula pun sama dia duduk di kursi kemudi dan Langsung melajukan mobilnya, dengan sedikit mengebut.


Sesampainya di Rumah sakit. Seyran langsung di bawa ke UGD. Nakula ingin menayakan tentang Seyran tapi ini bukan waktu yang tepat. Nakula tidak menayakan masalah Seyran terlebih dahulu. Dan langsung meghubugi orang tuanya.


"Kula? Eloh udah, telphone orang tua Eloh,"


"Sudah, mereka sedang menuju kesini? Dan mereka sangat syok? Mendegar ade Gue masuk rumah sakit. Eloh harus Ceritain ini semua, kenapa Seyran bisa seperti ini."


Aldebara mengangukan kepalanya? Tidak lama keluarga Aditama pun datang.


"Hiks...hiks? Kula, di mana adik kamu. Mommy ingin menemuinya."

__ADS_1


"Mommy, jangan menagis Seyran sedang di tangani oleh Dokter."


Mommy Syafira, menunggu di depan pintu UGD. Dan masih tetap menagis di pelukan putra sulungnya. Lalu Daddy Kenan bertanya pada Aldebara.


"Aldebara, apa kedua siswa itu sudah di tangkap." Aldebara yang di pangil oleh Daddy Kenan lagsung menoleh. Ke arah suara itu.


"Sudah Dad, mereka sudah di tagkap Oleh para Bodyguard, yang bekerja di Aldibrata Group."


Daddy Kenan sangat marah, mendegar putri tercintanya mendapatkan perlakuan buruk di Sekolahnya. Dan Daddy Kenan berjanji akan meghancurkan orang-orang yang terlibat. Yang Mem***ly Seyran putri semata wayangnya.


* * *


Seminggu kemudia Seyran, di perbolehlan untuk pulang dari rumah sakit! Karena luka fisiknya tidak terlalu parah. Tapi mental nya terguncang? Dan sekarang Seyran tidak mau bertemu siapapun, dia hanya berdiam diri di kamar sambil menata kosong ke arah luar.


Sesekali, Seyran sering mimpi buruk? Dan yang bisa masuk ke dalam kamar Seyran hanya kedua orangtuanya saja. Jika ada orang lain yang masuk Seyran akan menagis histeris.


.


.


.


Satu tahun kemudian? Seyran mulay membaik karena orang tuanya, sering membawa Seyran ke psikolog. Karena kedua orangtuanya tidak inggin melihat, putrinya terus terpenjara dengan traumanya.


Sudah sejak satu bulan yang lalu, Seyran sudah mulai bergabung dengan keluarga, di meja makan. Dan Seyran juga sudah mau bertemu sahabat kecilnya yaitu Bella Tania wijaya.


"Hallo semuanya Selamat pagi," Bella berteriak, dari arah pintu luar.


Seyran yang mendengar sahabatnya datang pun lagsung terseyum. Dan Mommy Syafira mengajak Bella untuk ikut sarapan bersama.


"Hai Sayank, ayok sini sarapan." Mommy Syafira. mengajak Bella untuk sarapan bersama. Dan menayakan kabarnya, Karena Bella sudah 2 hari tidak datang ke rumah Aditama.


"Bel, kemana saja selama dua hari, tidak datang ke rumah." ucap Mommy Syafira.


Bella yang baru saja, akan dudu di kursi dekat Seyran pun, menatap. Moomy Syafira.


"Biasa Tante fira,Tugas sekolah aku, sangat banyak. Tapi aku selalu videokol dengan Seyran? Iyakan Seyran." Jawab Bella, sambil mengkedipkan sebelah matanya ke arah Seyran.


Seyran hanya terseyum, tidak menangapi ucapan Bella. Ketika Seyran sedang menikmati sarapannya tiba-tiba saja seseorang juga datang.


"Selamat pagi semuanya"ucap Aldebara, ketika meghampiri keluarga Aditama? Yang tengah sarapan. Pergerakan Seyran terhenti? Ketika sedang memegang sendoknya. Dan lagsung beranjak dari duduknya.


"Mom, Dad? Aku pamit pergi ke kamar dulu?"


Dengan suara yang bergeta? Seyran meminta izin untuk pergi ke kamarnya. Kedua orang tuanya pun tidak menahan Anak gadisnya. Mereka sudah tahu, jika Seyran selalu meghindari Aldebara?


🐇🍃


Terimakasih yang sudah mampir jangan lupa like dan kasih ranting nya ya Readers..😊🙏

__ADS_1


__ADS_2