DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin

DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin
BAB 75


__ADS_3

Papi dan Maminya saling melirik? Ketika mendegar suara itu. Lalu Mami Talia, bertanya kepada Carisa.


"Sayang, Apa kamu lapar," Tanya Mami Talia sambil terseyum.


Carisa hanya menundukak kepalanya, karena sangat malu. Lalu Papi Kevin mengusap kepalanya.


"Sayang? Kenapa menudukan kepala. Tidak apa-apa itu bunyi perut kamu. Mugkin calon Cucu Papi sangat kelaparan. Karena Mommynya, sejak tadi menagis." Ucap Papih Kevin dan mengagkat kepala Carisa. Supaya tidak menunduk lagi. Lalu Mami Tali berucap.


"Kalo begitu? Kamu pergi cuci muka Kamu. Nanti Bu Dian yang akan membantu kamu, bersiap sayang? Pih tolong telpon Bu Dian dan suruh ke sini." Ucap Mami Talia.


Papi Kevin, mengagukan kepalanya dan langsung mengambil telpon rumah. Sedangkan Mami Talia sedang mengekus kepala sang putri dan berucap.


"Papi dan Mami juga akan bersiap-siap! Papi dan Mami, pergi ke kamar dulu ya sayang." Ucap Papi Kevin dan langsung turun dari ranjang. Lalu pergi ke sebelah kanan ranjan untuk memdudukan sang istri ke kursi Roda.


Sedagkan Carisa, melirik ke kiri dan ke kanan. Mencari keberadaan Kenzo. Seingat Carisa? Tadi malam Kenzo tidur di sopa! Tapi sekarang anak itu tidak berada di sana.


Papi Kevin yang sudah mendudukan Mami Talia di kursi roda. Lalu melihat kearah Carisa. Yang sedang mencari seseorang.


"Sayang? Kamu mencari Kenzo?" tanya Papi Kevin.


Carisa, melirik ke arah sang Papi, dan mengagukan kepalanya.


"Kenzo sedang istirahat di kamarnya? Tadi mala Papi meyuruhnya utuk pindah." jelas Papi Kevin.


Benar tadi malam? Setelah pulang dari kediaman Hutomo. Pspi Kevin meyempatkan dirinya, untuk menemui putrinya. Karena beliau mendapat kabar dari Bu Dian? Jika Carisa sedang sakit dan tubuhnya demam tinggi.


FLASHBACK TADI MALAM.


Ketika Papi Kevin masuk ke kamar? Beliau meghampiri Carisa. Lalu mengelus kepala Carisa dan mencium keningnya. Namun ketika ingin keluar dari kamar. Papi Kevin melihat Bu Dian dan Kenzo tidur di sopa yang berada di kamar Carisa.


Kenzo tertidur di sopa panjang? Sedagkan Bu dian di sopa kecil. Papi Kevin, merasa tidak tega melihat mereka berdua tidur di sopa akhinya meyuruh mereka untuk tidur di kamar masing-masing.


"Kenzo," Papi Kevin menepuk tangan Kenzo pelan-pelan. Supaya Carisa tidak bangun.


Kenzon, membuka matany? Namu ketika dia sudah terbangun? Dia kaget melihat wajah yang sekarang ada di depannya. Namu sebelum Kenzo bereaksi! Papi Kevin, menutup mulut Kenzo dengan jarinya.


"Huussttt? Jangan berisik, nanti Mbamu bangun," Papi Kevin, berbisik di telinga Kenzo dan tidak melepaskan jarinya.

__ADS_1


Kenzo pun mengangguk kepalanya. Bu Dian, yang tadi madih tertidur. Akhirnya bangun, ketika mendegar pergerakan di sebelanya.


"Tuan," sapa Bu Dian.


"Huusstt? Jangan berisik pelan-pelan," ucap Papi Kevin, keoada Bu Dian.


Bu Dian, pun mengangguk kepalanya. Ketika di peringatkan untuk tidak berisik. Lalu meyuruh mereka keluar.


"Kalian pergi ke kamar masing-masing? Biarkan Carisa tidur," ucap Papi Kevin.


Lalu mereka berdua pun keluar. Secara bergantian! Setelah Papi Kevin keluar dari kamar Carisa? Papi Kevin melihat Kenzo masih berdiri di depan pintu.


"Kenzo,"


Papi Kevin, memangil Kenzon yang masih berdiri di depan pintu kamar Carisa? Kenzo menatap Papi Kevin dengan tatapan penasaran! Kenzo benar-benar kaget ketika melihat Papi Kevin berdiri di hadapanya. Kenzo dengan sigap langsung memeluk Papi Kevin.


"Ini benar Papi kan? Aku sedang tidak bermimpi bertemu Papi." tanya Kenzo sambil memeluk tubuh kekar itu dan berlinag air mata.


Kenzo benar-benar bersyukur jika Papi Kevinnya,masih hidup. Selama ini Kenzo tahu jika Om nya masih hidup? Karena Kenzo sempat mendegar percakapan Kakenya dan Pak Alam ketika mengujugi diam-diam ke rumah sakit. Ya Kenzo terpaksa harus diam-diam untuk menjeguk sang Kakek? Karena jika Maminya tahu. Kenzo akan di omeli habis-habisan oleh sang Mami.


Kenzo, sudah menganggap Orang Tua Carisa. Seperti orang tua kandungnya sendiri. Remaja yang sebentar lagi, mengijak umur. Tujuh belas tahu itu. Sangat menyayangi Om dan Tantenya. Sehinga Kenzo memangil Om dan Tantenya? Dengan sebutan Papi dan Mami. Sama seperti Carisa.


"Kenzo? Ini benar Papi! Maaf, karena sudah mengagetkan kamu. Sekarang kamu pergi istirahat, ini sudah sangat larut malam. Besok Papi akan menjelaskanya kepada kalian berdua." Papi Kevin membawa tubuh Kenzo ke kamar remaja itu.


"Sekarang kamu istirahat dengan tenang? Mba mu tidak akan kenapa-kenapa." ucap Papi Kevin.


Kenzo pun mengangguk kepalanya? Dan melerai pelukanya dari Papi Kevin! Kenzo, langsung naik ke atas tempat tidur. Lalu Papi Kevin meyelimutinya dan meyuruh Kenzo untuk tidur.


"Sekarang kamu tidur," ucap Papi Kevin, lalu pergi meningalkan Kenzo di kamarnya.


FLASHBACK OFF


Setelah mengetahui jika Kenzo tidur di kamarnya? Carisa pun bernapas lega. Padahal tadi dia sempat berpikir jelek? Ya Carisa sempat berpikir, jika Kenzo di usir oleh sang Papi.


Papi Kevin menelpon Bu Dian? Untuk segera datang ke kamar Carisa. Dan membantu bersiap, untuk pergi sarapan pagi.


"Took?"

__ADS_1


"Took?"


"Took?"


Papi Kevin, yang mendegar suara di ketuk dari luar pun meyuruh orang itu untuk masuk.


"Masuk?"


Terlihat Bu Dian dan dua Maid di belakangnya? Bu Dian meghampiri Tuannya.


"Selamat pagi Tuan, Nyonya dan Nona Carisa," Bu Dian, meyapa majikannya.


"Selamat Pagi juga Mba Dian," Jawab Talia.


"Selamat Pagi juga Bu Dian," Jawab Carisa.


Sedagkan Papi Kevin hanya mengaggukan kepalanya. Papi Kevin, lalu meyuruh Bu Dian untuk membantu Carisa.


"Mba? Tolong bantu Carisa? Setelah selesai mandi bawa Carisa ke bawah, mengunakan kursi roda. Nanti Bodyguard akan membawa kursi roda untuk Carisa." Ucao Papi Kevi.


Bu Dian mengaggukan kepalanya, setelah itu Papi Kevin. Mendorong kursi roda Mami Talia.


"Sayang, kamu mandi dulu di bantu oleh Bu Dian! Mami dan Papi juga akan bersiap-siap. Setelah itu kita sarapan bersama! Oh iya Bu Dian? Setelah Carisa selesai Mandi, suruh kedua Maid itu untuk membagunkan Kenzo." Papi Kevin pun pergi setelah berpamitan dengan Carisa, dan meyuruh dua maid untuk membangunkan Kenzo


* * *


Setelah tiga puluh menit? Carisa akhinya selesai dan sekarang sedang duduk di depan meja Rias. Carisa memandang wajahnya yang seputih susu? Lalu tatapan Carisa beralih ke perutnya yang masih datar, dan mengelus perutnya dengan penuh cinta..


"Sayang, kamu harus sehat dan tunbuh dengan sangat baik di dalam purut Mama, Jika benar Papa kamu berseligkuh? Mama juga akan berusa menjadi. Mama sekaligus Papa buat kamu." Ucap Carisa dalam hati.


Ketika Carisa sedang merenugi nasibnya? Bu Dian memangil Carisa.


"Non Risa?"


Bu Dian memangi Carisa? Karena sejak tadi Bu Dian perhatika. Carisa hanya diam saja dan juga melamu! Carisa yang di pangil oleh Bu Dian, akhirnya tersadar dan langsung menatap Bu Dian yang sedang menyisir rambutnya.


"Took,"

__ADS_1


"Took,"


"Took?"


__ADS_2