
Pak Alan dan Kevin, mengalihkan pandaganya ke arah pintu yang di ketuk dari luar dan menyuruh orang itu untuk masuk.
"Masuk,"
Maid dan Kenzo memasuki ruangan itu. Setelah Maid itu, mengantarkan Kenzo. Masuk ke ruanga kerja Kevin? Maid itu segerra undur diri.
Setelah Kenzo, berada di dalam? Kenzo menatap ke arah Papi Kevin dan Pak Alan. Lalu Papi Kevin memangil Kenzo.
"Kenzo? Kemarilah Papi inging bicara," ucap Kevin.
Kenzo segera meghampiri papi Kevin dan Pak Alan. Yang sedang duduk di sopa ruang kerja itu! Setelah itu, Kenzo bertanya?
"Ada apa?Papi memangil Kenzo," Tanya Kenzo, menatap Papinya dengan sendu.
Papi Kevin terdiam sebentar? Dan menatap Kenzo dengan sendu.
"Begini Kenzo? Seperti apa, yang sudah kita bicarakan tadi pagi? Jika Papi Kamu harus menerima hukuman. Sekarang Papi kamu ada di penjara! Kedatangan Pak Alan kesini, ingin menyampaikan pesan dari Papi kamu yang ingi bertemu dengan Ksmu. Dan besok kamu, akan Papi bawa untuk menemui Papi kamu di penjara." Jelas Papi Kevin.
Kenzo yang mendegar sang Papi sudah di temukan? Sangat bahagia. Sejak kemarin perasan Kenzo tidak tenang, dan terus memikirkan Papinya. Walapun Papinya tidak bisa kembali tingal bersamanya? Setidaknya Zaki sudah terselamatkan dari sekapan Maminya. Kenzo sudah membayagkan, jika sampai Maminya berbuat yang tidak-tidak.
"Kenzo," Pak Alan menepuk pundak Kenzo.
Kenzo, yang sempat diam tersadar kembali? Menatap ke arah Papi Kevin. Lalu tanpa berpikir lama? Kenzo langsung mengaggukan kepalanya, untuk bertemu dengan Papi Zaki besok pagi.
* * *
Keesokan paginya, Semua keluarga Mahendra? Sedang sarapa! Hari ini rencananya Carisa, akan di periksa oleh Doter kandungannya. Sedangkan Kenzo dan Papi Kevin. Akan pergi mengujugi Zaki. Setelah sarapan Carisa dam Mami Talian, seperti biasa akan pergi ke taman belakang! Sedagkan Kenzo dan Papi Kevin? Sekarang sudah berada di dalam mobil.
Kenzo sangat gugup dan gelisa? Hatinya merasa tidak tenang. Papi Kevin yang melihat keponakannya gelisah? Langsung mengusap punggung Kenzon dan menenagkanya.
"Kenzo? Papi kamu, akan baik-baik saja! Kami akan melindugi Papi kamu selama di penjara." Jelas Papi Kevin.
Kenzo, yang mendengar ucapan Omnya langsung menganggukan kepalanya. Kenzo tidak bisa membela Papinya, yang sudah berbuat salah bersama Maminya.
Setelah tigapuluh menit? Kenzo dan Kevin serta Pak Alan, sudah sampai dan mereka pun segera masuk.
Setelah turun dari Mobil? Kenzo semakin gugup untuk menemui sang Papi. Matanya sudah mulai berkaca-kaca dan sudah siap, menumpahkan air matanya? Papi Kevin yang melihat Kenzo gugup dan matanya sudah berkaca-kaca, terus sajamencoba menenagkanya.
Setelah menunggu sepuluh menit? Zaki di bawa ke ruangan pengujung untuk menemu Kenzo. Setelah itu mereka pun berempat mengobrol? Zaki meminta maaf kepada sang Kakak. Zaki benar-benar meyesal telah berbuat jahat di masa lalu. Karena termakan hasutan dari Melly.
Kevin, yang sangat menyayangi adiknya itu. Mencoba memaafkan kesalahan adiknya itu? Lala Zaki juga menitipkan Kenzo, kepada sang Kakak sulung, untuk tetap merawatnya.
__ADS_1
"Mas? Tolong jaga Kenzo, selama saya berada di penjara! Kenzo adalah anak yang baik dan juga penurut," ucap Zaki, sambil menangi.
Zaki benar-benar meyesal sudah mengecewakan Papinya dan juga Kakanya. Sekarang Zaki menerima, hukuman yang di berikan oleh Kakak sulungnya. Lalu menata Pak Alan, Kevin dan Kenzo. Lalu Kevin menjawab permintaan Zaki.
"Zaki? Tanpa kamu minta pun, Kenzo akan berada di bawah asuhan saya! Karena sebelum Papi menigal? Beliau berpesan untuk menjaga dan mengasuh Kenzo." Jelas Kevin, kepada sang adik.
Zaki yang mendapat jawaban dari sang Kakak? Lalu mengangguk kepalanya dan berterima kasih.
"Terimakasih Mas? Sudah mau mengasuh Kenzo. Tolong jaga anak saya Mas!" Lalu Zaki, menatap kepada sang anak.Yang sekarang tengah menagis dalam diam lalu berucap.
"Kenzo? Kamu harus menurut, dengan Papi Kevin, Mami Talia dan juga Carisa serta Pak Alan. Papi sangat bangga kepada kamu Nak, Papi akan menerima hukuman ini. Kenzo, jika kamu ada waktu? Temui juga Mami kamu Nak!" Jelas Zaki kepada putranya. Lalu menyuruh Kenzo untuk menemui Melly maminya.
Kenzo hanya diam? Ketika Zaki meminta menemui Melly. Ada rasa benci, mara dan kecewa kepada Melly. Setelah tiga puluh menit! Zaki sudah harus kembali kembali ke dalam Sel. Lalu berpamitan kepada Kenzo, Kevin dan Pak Alan.
.
.
.
Satu bulan kemudian? Di perusahan Hutomo Group! Daffin, yang berada di kantornya tengah menatap ke arah jendela besar? Sudah satu bulan, Daffin tidak melihat Carisa. Padahal tiga minggu yang lalu Daffin, sudah mengklarifikasi tetang rumor foto-foto me*umnya bersama Kanza. Namun hinga hari ini Carisa belum mau menampakan dirinya.
"Sayang? Kamu di mana. Mas sangat meridukan Kamu," Guman Daffin.
"Took,"
"Took,"
"Took,"
Daffin mengalihkan pandanganya ke arah pintu itu? Lalu meyuruh orang itu untuk masuk.
"Masuk," teriak Daffin.
Pintu itu pun terbuka? Ternyata Andi yang mengetuk pintu? Lalu dengan sangat hati-hati Andi berucap. Karena akhir-akhir ini, Daffin sering marah-marah tidak jelas. Andi takut meyinggung Bosnya itu! Karena jika sampai Bosnya itu marah? Dirinya dan para karyawan akan menjadi sasaran amukan Bosnya itu.
Semenjak kepergian Caris? Daffin, menjadi Bos yang sangat pemarah dan sifatnya, semakin dingin. Sehinga emosi Daffin? Sering tidak terkandali. Andi sebenarnya, merasa kasihan kepa Bosnya? Yang sangat meridukan Istrinya. Andi menjadi merasa bersalah, jika waktu itu dia tidak sakit dan ikut Daffin ke Bali? Pasti semuanya itu, tidak akan tetjadi seperti ini.
Andi dan Daffin sudah mencari Carisa, Namu informasi Carisa belum juga di temukan. Seolah-olah Istri Bosnya itu sedang di sembuyikan oleh seseorang.
"Ada apa Andi?" Suara barito Daffin, meyadarkan lamuman Andi.
__ADS_1
"Selamat Pagi Pak," Andi menyapa Daffin.
Namun Daffin tidak menjawab sapaan dari Andi? Daffin langsung saja bertanya, kepada Andi! Dan tidak mengalihkan pandaganya, dari kaca bersar yang berada di depanya.
"Pak Daffin? Saya ingin memberi tahu anda ingirmasi dari salah satu Bodyguard yang mengawasi rumah mertua anda? Mereka memberikan informasi! Jika mereka melihat mobil, Tuan Kevin pergi menuju pemakaman." Jelas Andi.
"Lalu?" Daffin bertanya kepada Andi.
"Bodyguard Kita? Melihat Nona Carisa, Kenzo, dan kedua mertua anda. Serta Pak Alan? Mengujugi makam Tuan Besar Yudanta." Ucap Andi kembali.
Daffin yang mendegar jika Carisa sedang bersama mertuanya? Langsun meyambar jas dan kunci mobilnya dan meyuruh Andi untuk membatalkan semua mitingnya.
"Andi? Batalkan semua mitting hari ini." Teriak Daffin, sambil berjalan sedikit berlari.
Andi yang mengikuti Bosnya, dari belakang hanya bisa menjawa singkat.
"Baik Pak Daffin?"
Setelah keduanya sampai di loby Kantor? Daffin berpapasan dengan Tristan, yang baru saja sampai di loby. Daffin tidak meghirawkan Trista dan langsung meghampiri mobilnya.
"Mas Daffin?" Teriak Tristan.
Daffin, yang di pangil oleh Tristan hanya menenggok sekilas ke arah Tristan? Lalu memasuki mobil dan langsung pergi. Tristan heran dengan Kakak sulungnya! Lalu bertanya kepada Andi.
"Andi? Mas Daffin akan pergi ke mana." Tanya Tristan.
"Tidak tahu Pak? Tapi sepertinya ada hal penting yang harus beliau kerjakan! Saya permisi dulu Pak Tristan," ucap Andi berbohong.
Andi menghela napasnya? Setelah berbohong kepada Tristan, bukan tanpa alasan Andi berbohong? Karena jika dirinya jujur, pasti Daffin tidak bisa bertemu dengan Carisa.
* * *
Daffin mengedarai mobil dengan kecepatan tinggi? Karena sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Carisa. Rasa rindunya kepada sang istri tidak bisa lagi terbendung.
Daffin sudah bersabar selama satu bulan ini? Daffin bukanya tidak pernah mencari Carisa, setiap hari Daffin mencari keberadaan Carisa dengan membayar orang? Daffin menyuruh Bodyguard papinya, untuk mencari Carisa. Daffin terpaksa meyuruh orang untuk mencari istrinya? Karena Daffin tidak bisa meningalkan pekerjaanya. Bahkan Daffin! Meyuruh Bodyguar untuk mengawasi rumah mertuanya dari luar, jika ada tanda-tanda istrinya berada di rumah mertuanya.
Dan sekarang semuanya terjawab? Carisa tingal di rumah mertuanya dan sekarang sedang mengujugi tempat peristirahatan Kake Yudanta. Dengan hati yang sangat bahagia? Daffin melajukan mobilnya lebih cepat karena sudah tidak sabar untuk menemui Istri dan calon Bayinya.
"Sayang? Tunggu Mas, sebentar lagi kita akan bertemu," ucap Daffin denga hati bahagia dan terus terseyum.
Namu Tiba-tiba saja?
__ADS_1
"Brukkkkk?"