DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin

DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin
Bab 35


__ADS_3

Sayank, boleh ya" Daffin bertanya kembali, dengan suara beratnya. Carisa yang sempat terdiam akhirnya menganggukan kepalanya. Sekarang tubuhnya sudah mulay merespon, oleh sentuhan tangan suaminya.


Tanpa menungu jawaban dari Carisa? Daffin langsun m*****m bibir ranum istrinya. Daffin, terus meyentuh area sensitif milik Carisa dan terus memanjakan tubuh sang istri, tampa melepaskan C****n mereka?


Akhirnya? pergulatan panas, di atas ranjang terjadi. Keduanya pun hanyut dalam gairah?


Daffin terus mengulang permaina mereka.


"Mas? Udah aku lelah" Keluh Carisa.


Tentu saja Carisa sangat lelah, karna Daffin sangat kuat tiga jam. Daffin terus bermain. Ketika Carisa mengeluh pun, tidak di dengar olehnya dan hanya menjawab.


"Mas masih ingin Risa? Kita selesaikan dulu ya sayank, nanti kita istirahat." Setelah Daffin mendapat melepaskan entah yang berapa kali dan Daffin tida lagsung bangun, Carisa megkerutkan dahinya.


"Mas?" Ucap Carisa kesal. Daffin merespon Carisa lalu terseyum. "Ok sayank, kita istirahat sebentar?" Ucap Daffin sambil mencium kening istrinya.


Carisa megangukan kepalanya, lalu Daffin bagkit dari tubuh sang istri dan membarigkan, tubuhnya di sebelah Carisa. setelah itu Daffin menarik tubuh Carisa kedala pelukanya.


"Semoga saja, Daffin junior segera hadir." Ucao Daffin.


Carisa yang baru saja menutup matanya, akhirnya terbuka kembali lalu menatap ke atas dan melihat wajah Daffin yang sangat tampan. Apa lagi dengan keringat di wajahnya yangmasih ada. Dan menurut Carisa itu sangat sexsi.


"Iya Mas, Risa juga sudah enga sabar," jawab Carisa dan meyentuh dada bidang sang suaminya. Tapi ketika itu juga tangan Daffin mencekal tangan Carisa?


"Jangan mengoda Mas sayank, tadi kamu minta istirahat. Jika kamu ingin lanjut ayo," Daffin langsung menidihi lagi tubuh sang istri.


"Jangan dulu sayank masih sakit . perut aku enga enak banget?" Ucap Carisa manja.


Tapi Daffin, tidak menuruti keinginan istrinya dan mereka pun melanjutkannya, hinga waktu menunjukan jam lima pagi, Daffin dan Carisa, pergi ke kamar mandi. Daffin juga bermain di kamar mandi, setelah itu mereka pun membersihkan diri dan solat subuh. Karena belum tidur dan mereka kelelahan. Akhirnya Merekapun tertidur pulas.


FLASBACK OFF


Siang harinya? Carisa dan Daffin sedang menikmati kebersamaan mereka di apartemen. kebetulan sekarang hari minggu. Jadi mereka tidur sangat lelap, setelah solat subuh. dan terbangun jam sebelas siang.


Mereka sekarang sedang berada di ruang TV. dan menungu makanan yang di pesan Daffin?

__ADS_1


Karena Daffin, tidal mau Carisa kelelahan. Karena nanti malam Daffin ingin memberikan kejutan untuk Carisa.


"Sayank? leher kamu di gigit drakula." Ucap Daffin terseyum.


Carisa membulatkan matanya. Lalu memukul dadak bidang sang suami dengan pelan.


"Iya drakulanya Kamu Mas." Ucap Carisa kesal. Daffin tertawa puas.


"Hahahaha? Maaf sayank, habisnya mas gemes banget apa lagi yang itu." Jawab Daffin dan terus mengoda Carisa.


Carisa membulatkan matanya, ketika Daffin menujuk dadanya, dengan kedua matanya?Carisa suguh tidak percaya, ternyata suaminya ini sangat mesum.


"Mas,mesum banger."kesal Carisa.


Daffin terseyum bahagia lalu menjawab. "Enga apa-apa mesum sama istri itu, pahala sayank."


Carisa megerakan matanya mendengar ucapan sang suami.


"Mas, hanya ingin kamu bahagia sayank, setelah apa yang kamu dapatkan di masa lalu. Mas akan meghapus kesedihanmu dan membuat kamu bahagia." Ucap Daffin menatap lurus ke arah TV.


Dan Carisa, memberanikan diri mencium bibir Daffin. Carisa megagkat tubuh yang duduk di sebelah Daffin. Laluu Carisa duduk di pangkuan Daffin. Mata mereka pun saling menatap.


"I LOVE LOVE YOU,MY HUSBAND." Bisik Carisa di telinga Daffin.


Daffin megelus pipi Carisa dan menarik tubuh Carisa supaya lebih dekat dengan dirinya. Lalu mereka pun Berc****n. Ketika Daffin ingin memperdalam C****nnya, dan sudah berada di leher Carisa. Tiba-tiba saja Bel2 berbunyi.


Suara Bell berbunyi?


Akhirnya mereka pun berhenti, Daffin pergi mengambil Orderannya. Sedangkan Carisa pergi ke dapur. dan mengambil piring dan juga air minum.


Carisa yang merasa tidak enak badan, sejak tadi malam. Merasa tidak berselera makan,


Carisa hanya melihat Daffin Makan dengan sangat lahap. Sedangkan dirinya hanya makan sedikit saja.


"Kenapa, sayank. Ayo makan yang banyak." Ucap Daffin.

__ADS_1


Carisa meggelegkan kepalanya. lalu meyahut.


"Engga Mas, perut aku enga enak banget dari semalam. Mas aja makan yang banyak." Ucap Carisa. Daffin meghela nafasnya, Daffin sadar karena ini semua karna ulahnya, yang tadi malam bersemagat, yang terus menerus mencumbu Carisa.


"Mas suapin may,"tanya Daffin. Carisa meggelegkan kepalanya. Lalu Daffin membujuknya kembali.


"Tiga sendek aja sayank?" Bujuk Daffin. Carisa akhirnya pasrah. Dan menerima suapan dari Daffin.


Selama seharian Carisa dan Daffin berada di apartemen. Carisa sedang meyiapkan gaun pesta untuk nanti malam. Karena Daffin megajak Carisa untuk makan malam berdua?


Ketika Carisa sedang memilih-milih gaun. tiba-tiba Daffin memeluk nya dari belakang?


"Sayank? Jangan memakai gaun ya ada di lemari. Kemarin Mas sudah pesan gaun baru. Dan sebentar lagi datang." Ucap Daffin dan mencium rambut belakang Carisa.


"Sayank, beberapa hari lagi mas harus pergi ke Bali. Karena rekan bisnis Mas ingin bertemu di sana. tidak lama hanya dua hari saja." Ucap Daffin. Setelah itu Carisa membalikan badanya. Lalu menatap Daffin dan berkata.


"Apa mas mengajak Rosa?" Tanya Carisa. Daffin terdiam. Lalu megagukan kepalanya. Lalu menjawab. "Andi juga ikut." jawab Daffin.


Carisa meghela nafasnya. lalu megagukan kepalanya. Carisa tidak bisa ikut karena kondisi Kakek Yudanta akhir-akhir ini memburuk.


"Maaffin Risa? Enga bisa ikut sama Mas." Ucao Carisa sendu.


Daffin m*****m bibir Carisa? "Tidak apa-apa sayank. Kamu jangan berpikir macam-macam tenga Mas dan Rosa. Dia hanya bekerja sayank." Ucap Daffin meyakinkan Carisa.


Carisa memeluk suaminya, dia merasa nyaman dengan Daffin, dan sudah tidak sabar menungu Buah hati mereka.


Mereka melanjutkan, persiapan untuk nanti malam. Gaun dan Tukedonya, sudah sampai yang tdi du antar oleh Andi.


* * *


Sedangkan di Apartemen lain, Rosa tengah memadu kasih dengan seorang pria. Dulu sejak masih sekolah SMP. Rosa sangat mencintai pria itu, sehinga Rosa memberikan kegadisannya kepada sang kekasih. Karena sang kekasih. Tapi mereka harus terpisah? karena sang pria melanjutka sekolahnya di Singapore dan juga kedua orangtuanya pindah ke sana. Orang tua pria itu, seorang pembisnis hebat sama seperti orang tua Rosa. Daffin dan juga Carisa.


"Honey, kamu tidak pernah berubah. Aku sunguh meyukainya." Ucap sang pria yang sedang berada di atas tubuh Rosa.


"Aku akan memanjakanmu Honey," Ucap Rosa dengan suara beratnya.

__ADS_1


Erangan dan ******* mereka bergema di ruangan apartemen milik sang pria. Dulu sejak SMP, mereka selalu melakukanya di hotel.


__ADS_2