DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin

DiPaksa Menikah Dengan CEO Dingin
BAB 68


__ADS_3

Satu kata lolos di bibir Zaki? Sepontan Carisa dan Kenzo langsung melirik ke arah Zaki. Setelah itu ruangan tiba-tiba saja menjadi henig.


"Maaf kan, Om Risa. Om mengaku salah sama kamu! Selama ini Om terlalu memanjakan istri Om, sampai-sampai dia berbuat jahat sama kamu. Om benar-benar minta Maaf."


Ini pertama kalinya Zaki meminta maaf dengan tulus kepada Carisa. Dia benar-benar sangat bersalah, kepada anak semata wayang Kakaknya sulungnya itu. Carisa, yang medengar permintaan maaf yang tulus dari omnya itu terseyum! Carisa, menghela nafas panjang. Lalu Carisa menghampiri Zaki? Yang masih menatap dirinya sendi! Terlihat dari matanya, Zaki meyesali perbuatanya selama dua tahu ini.


Lebih tepatnya, ketika dirinya menikah denga Melly? Istrinya itu sering sekali menghasut, hal-hal Negati! Zaki juga seolah menutu telinga jika ada orang yang menegurnya berbuat salah. Karena Zaki tidak ingin menyakiti Melly. Tapi setelah tahu tabiat asli Melly dan pengakuan Kanza? Zaki benar-benar membenci wanita yang sudah melahirkan darah dagingnya.


"Om? Jangan meminta Maaf, Risa sudah sejak lama memaafkan kesalahan Om Zaki. Kita saudara jangan sampai kita saling dendam! Bukannya Kakek sering menerapkan. Jika kita harus saling menyayagi satu sama lain dan harus saling memaafkan! Jadi Om jangan merasa bersalah lagi, mugkin dulu Om hanya khilap." Jelas Carisa dengan tulus.


Kenzo menghampiri Carisa? Lalu memeluk Kakak sepupunya itu. Setelah memaafkan sang papih.


"Terimakasih ya Mba, sudah mau memaafkan kesalahan Papih." ucap Kenzo bahagia.


Carisa terseyum. Lalu membalas pelukannya kepada Adik sepupunya itu.


"Iya sama-sama? Mulai hari ini kita lewati masalah ini sama-sama. Sekarang kita makan sama-sama, pasti kalian juga lapar kan." Carisa pun membagi cemilan yang di berika Kenzo kepada Om dan Adik sepupunya itu.


FLASHBACK OFF


Kenzo yang melihat Carisa mutah pun? Meyuruh Bodyguar itu untuk menghentikan mobilnya, namu Bodyguard itu menulikan telinganya.


"Woy? Berhenti, Mba Carisa ingin mun...?"


"Brukkk,"


Sebelum Kenzo meyelesaikan ucapanya, mobil sudah di tabrak oleh mobil lain dari belakang.


"Bruukkk,"


Lagi-lagi mobil di tabrak dari belakang? Sampai Bodyguard itu meng umpat kesal.


"Breg**k? Mereka berani melawan kita." Ucap salah satu Bodyguard yang sedang meyupir.


Di dalam mobil itu hanya ada lima orang penumpang? Tiga Bodyguar, Kenzo dan Carisa. Sedagkan dua Bodyguard Melly dan Zaki berada di mobil depan.


Mobil yang di tumpagi Kenzo dan Carisa trus saja di tabrak dari belakang? Hingga akhirnya Bodyguard itu emosi dan menghentikan mobilnya. Carisa yang sejak tadi mual pun akhirnya pingsan! Kenzo sangat panik sedagkan tiga Bodyguar itu turun untuk melihat. Ketika Kenzo ingin membuka pintu untuk melarikan diri bersama Carisa terdegar suara tembakan.


"Dor...dor...dor?"


Kenzo replek menutup telinganya dan mengunci pintu mobil dari dalam? Kenzo sangat ketakutan. Dia binggung harus berbuat apa? Mbanya, pigsan situasinya untuk kabur pun sangat tidak mugkin.

__ADS_1


Setelah itu Kenzo, tidak mendegar suara tembakan lagi. Namu dirinya kaget ketika suara ketukan kaca jendelanya.


"Tok...tok...tok?"


Kenzo, sangat ketakutan melihat laki-laki berbadan besar dan memakai baju serba hitam. Pikiran Kenzo mulai berpikir yang tidak-tidak. Kenzo berpikir apakah dirinya akan mati sekarang? Ketika Kenzo tengah asik dengan pikiranya suara ketukan kaca terdengar kembali.


"Tok...tok...tok."


Kenzo menatap ke arah kaca, denga rasa takutnya Kenzo membuka jendela tersebut. Setelah jendela Terbuka? Lalu Kenzo bertanya denga gugup.


"A...Ada apa Pak." tanya Kenzo dengan suara terbata-bata dan gemetar.


"Tolong buka pintunya? Jangan takut kami akan membawa anda ke tempat yang lebih aman." ucap Laki-laki itu.


Kenzo akhirnya membuka salah satu pintu itu dari dalam! Karena Bodyguard suruhan Melly. Sudah tidak terlihat dan entah kemana. Setelah pintu terbuka, Kenzo pun menatap laki-laki, itu dan lagsung meminta tolong pada laki-laki kekar itu.


"Pak? Tolong Kakak saya! Dia tadi tiba-tiba saja pingsan," ucap Kenzo yang sangat khawatir kepada Kakak sepupunya.


Laki-laki itu pun segera megendong Carisa dan memindahkan ke mobil yang lain. Kenzo mengikutinya dari belakang! Setelah sampai di mobil, Kenzo duduk di sebelah Carisa.


Laki-laki bertubuh besar itu? Memberikan minyak agin roti dan minuman.


"De? Coba kamu berikan minya agin itu kepada Nona Carisa," ucap Laki-laki itu.


"Eeehmm," Legkuh Carisa, yang mulai sedikit sadar.


Kenzo terseyum ketika melihat Carisa sedikit tersadar.


"Mba? Ayok bangun Mba," ucap Kenzo, sambil menepuk bahu Carisa.


Mata Carisa, sadikit terbuka walapun masih sedikit berat! Tapi Carisa mencoba membuka matanya dengan lebar. Setelah matanya terbuka sempurna. Carisa melihat mobil yang di tumpanginya berbeda dengan mobil sebelumnya, Carisa melirik ke arah Kenzo dan bertanya.


"Kenzo? Kita di mana," ucap Carisa, sedikit panik.


"Mba Risa, jangan takut! Kita sedang berada di mobil yang menyelamatkan kita. Sekarang Mba minum dulu dan makan Roti ini supaya ada asupan makanan." Jelas Kenzo dan memberikan air mineral dan Roti kepada Carisa.


Carisa pun menurut apa yang di suruh oleh Kenzo. Carisa memakan Roti itu, karena perutnya sangat lapar. Mugkin efek hamil. Laki-laki yang berada di depan pun menoleh lalu bertanya.


"Apa anda baik-baik saja Nona," tanya laki-laki berbadan besar itu.


Carisa, berhenti mengunyah rotinya, ketika mendegar suara Barito dari arah depan. Sebenarnya Carisa sedikit takut? Lalu Carisa mengagukan kepalanya, kepada laki-laki laki-laki itu? Laki-laki itu pun terseyum lalu berucap kembali.

__ADS_1


"Perjalanan kita, akan sedikit memakan waktu? Apa anda masih lapar Nona." Tanya Laki-laki itu sekali lagi.


Carisa, terdiam ketika di tanya! Lalu menatap ke arah Kenzo. Yang juga sedang memperhatikannya.


"Jika anda masih lapar! Di box belakang ada cemilan dan makanan ringan. Lumayan untuk meganjal perut sampai kita sampai di Mansion." ucap laki-laki kekar itu.


Carisa pun mengangguk kepalanya, lalu berucap.


"Terimakasih, Pak. Sudah membagi makanan untuk saya dan adik saya! Terimakasih juga anda sudah menyelamarkan kami." ucap Carisa berterima kasih.


Carisa melirik ke arah Kenzo, yang sejak tadi diam. Kenzo terlihat gelisah, lalu Carisa memegang tangannya dan bertanya.


"Kenzo? Ada apa, kenapa kamu gelisah." tanya Carisa.


Kenzo melirik ke arah Carisa, dan lagsung memeluk Kakak sepupunya itu? Sebenarnya Kenzo, sedang meghawatirkan keada Papinya? Yang satu mobil dengan Maminya. Tiba-tiba saja Carisa, mendegar isakan dari mulut Kenzo.


"Hiks?"


Kenzo menagis? Carisa mengelus kepala Kenzo dan bertanya.


"Ada apa?" tanya Carisa, yang merasa khawatir karena Kenzo menagis secara tiba-tiba.


"Ayok cerita sama Mba? Ada apa, Mba udah engga apa-apa kok." ucap Carisa yang masih memeluk adik sepupunya itu.


"Mba? Maaf aku cengeng. Aku hanya khawati dengan Papih. Karena Papih masih satu mobil denga Mami! Aku takut terjadi sesuatu Mba?" Ucap Kenzo, yang masih berlinang air mata.


"Huuss? Engga boleh berburuk sangka, Om Zaki pasti baik-baik saja. Nanti kita coba mecari Om Zaki ya. Mugkin Mami dan Papi kamu, butuh mengobrol? ." jelas Carisa dan menenagkan Kenzo.


"Mba! Aku juga mencoba berpikir positive. Tapi melihat tigkah Mami yang nekat, aku menjadi sedikit khawatir. Bisa saja Mami meyakiti Papi? Mba lihat sendiri, Mami berani menyakiti suami dan anaknya." ucap Kenzo


Carisa, terdiam ketika mendegar ucapa yang Kenzo lontarkan. Tantenya itu memang sangat nekat untuk memcapai, sesuatu yang dia inginkan.


"Insyaallah? Papi kamu pasti akan baik-baik saja, percarya sama Mba!" ucap Carisa.


Kenzo pun mengangguk kepalanya, dan mencoba menenagkan pikiran buruknya terhada sanga Mamih.


Carisa menoleh ke arah depan lalu bertanya kepada Laki-laki bertubuh besar itu.


"Maaf Pak? Sekarang kita mau kemana ya," Tanya Carisa kepada laki-laki di depanya.


"Kita akan ke tempat yang aman? Ada seseorang yang menunggu Nona dan adik Nona di sana?" ucap Laki-laki itu.

__ADS_1


Carisa pun mengangguk kepalanya! Laki-laki itu, segera menyalakan mobilnya dan langsung membawa Carisa dan Kenzo ke tempat yang akan di tuju dan juga aman.


__ADS_2