
Di sepanjang perjalanan menuju restoran tempat Sameer meeting bersama Mr Albert. Sejak itu pula pikirannya tidak fokus, perkataan Umi Iza sedikit banyak telah mempengaruhi pikirannya. Tapi di sisi lain dia juga tidak bisa percaya begitu saja kalau istrinya masih hidup, bahkan dia sendiri yang mengantarkan istrinya ke tempat terakhirnya.
"Tuan, sudah sampai," kata Henry membuyarkan lamunan Sameer.
"Oh ya.." kata Sameer sedikit linglung
"Apa ada sesuatu yang mengganggu pikiran anda, sir?" tanya Henry yang sejak di perjalanan Sameer terlihat melamun.
"Hen, coba mulai sekarang kamu pantau si kembar dan Umi. Hari ini Umi bicara sangat aneh tentang istri ku."
"Istri tuan? Almarhum Nyonya?" tanya Henry memastikan kembali.
"Iya. Umi bilang bertemu dengan Humaira didekat sekolah si kembar. Kamu tolong selidiki itu, aku ingin melihatnya sendiri apa dia benar-benar istri ku atau bukan. Karena akan sangat mustahil kalau istri ku yang sudah meninggal bisa kembali hidup."
"Baik Tuan," kata Henry tegas.
Mereka pun berjalan menuju restaurant tempat yang di pilih Mr. Albert untuk berdiskusi tentang kerjasama perusahaan mereka.
"Selamat siang Mr. Sameer, Henry," sapa Mr. Albert ramah menyambut kedatangan Sameer serta Henry. Sameer menampilkan senyumannya sedangkan Henry hanya menganggukan kepalanya memberi hormat.
"Silahkan duduk! Mari kita makan siang terlebih dahulu, ini sebagai tanda ucapan terima kasih ku karena kamu sudah menolong putri ku," tutur Mr. Albert menyodorkan buku menu pada Sameer.
__ADS_1
"Bagi saya ini terlalu berlebihan tuan. saya menolong putri anda karena rasa kemanusian."
"Hahahahahahaha...." Mr. Albert terkekeh pelan mendengar jawaban Sameer. Mr. Albert memang sudah banyak mendengar tentang Sameer yang cukup anti dengan seorang wanita dan bagaimana kisah perjalanan cinta Sameer yang penuh lika liku bersama mendiang istri yang sangat dicintainya.
"Saya tahu. maka dari itu mari kita makan siang bersama. Tidak ada salahnya bukan?"
Sameer hanya mengangguk mengiyakan permintaan Mr. Albert.
"Hy Sam!" sapa Dona yang baru tiba dengan senyuman cerianya.
"Waalaikumsalam" balas Sameer masih memperhatikan buku menu yang tengah di pegangnya.
"Bagaimana kabar si kembar? Tadi aku bertemu si kembar dan membawakan mereka mainan," tutur Dona dengan nada ceria.
"Mereka baik. Mainan? untuk apa?" tanya Sameer.
Dia sungguh tidak menyukai sikap Dona yang dengan lancang mendatangi kedua anaknya apalagi sampai membawakan mainan.
"Hanya sebagai kado, aku suka karena mereka sangat lucu."
"Terima kasih, aku harap kamu tidak datang lagi," kata Sameer sarkas.
__ADS_1
"Kenapa? aku kan hanya ingin dekat dengan mereka. aku anak tunggal dan aku suka anak kecil. Mereka juga lucu dan baik. Tidak ada yang salahkan?" protes Dona menanggapi perkataan Sameer.
"Tidak ada yang salah selama itu bukan anak ku, aku tidak suka karena aku tahu maksud dan tujuan mu mendekati mereka," ujar Sameer.
Perkataan Sameer cukup melukai hatinya, walaupun memang tidak bisa di pungkiri kalau dia tengah mengambil hati kedua anak Sameer supaya bisa dekat dengan Sameer.
Seketika Slsuasana pun berubah tegang semenjak ucapan Sameer yang penuh rasa ketidak sukaan dengan sikap Dona, yang tanpa seizinnya mendekati si kembar.
Dona pun terdiam, menatap Sameer sendu. Ini pertama kali baginya, dia mengalami penolakan dari seorang pria dan penolakan itu terjadi tepat didepan ayahnya karena selama ini tidak ada seorang pria mana pun yang berani menolak pesonanya sebagai seorang wanita.
"Maafkan putri ku atas kelancangannya. Mari kita makan siang!" ajak Mr. Albert mencoba mencairkan suasana.
Makanan yang mereka pesan telah tersaji di atas meja, mereka menikmati makan siang dengan suasana hening hanya terdengar dentingan sendok yang mereka gunakan.
Usia makan siang mereka segera membahas proyek kerjasama yang akan berlangsung dalam waktu dekat di Inggris serta Indonesia. Dona pun menunjukkan pada Sameer kalau dia bisa diandalkan dalam proyek kerjasama yang tergolong dalam skala besar, dia tidak ingin di pandang rendah oleh seorang Sameer.
...****************...
Selalu komen+like+vote ya guys...
makasih semuanya 😘
__ADS_1