Dua Cincin Satu Cinta

Dua Cincin Satu Cinta
DT ~ 16


__ADS_3

Setelah menemani Zafran dan Zafira tidur. Sameer keluar dari kamar si kembar untuk mengistirahatkan tubuhnya. Seharian bekerja memang cukup membuatnya merasa lelah apalagi ada beberapa proyek yang tengah dia tangani, semakin membuat pikiran serta tenaganya terkuras.


"Sam," panggil Umi Iza


"Iya Umi," jawab Sameer menghampiri Umi Iza yang duduk disofa bersama Abi Ahmed.


"Umi ingin bicara, apa kamu ada waktu?" tanya Umi Iza. Sameer mengangguk seraya duduk di sofa single dengan merebahkan punggungnya di sandaran sofa.


"Apa yang ingin Umi bicarakan?" tanya Sameer.


"Tentang sikap kamu kepada Dona."


"Memangnya kenapa dengan sikap ku? Sam rasa tidak ada masalah," tutur Sameer menatap bingung Umi Iza.


Sameer tidak merasa bersalah atas tindakannya tadi yang membentak Dona, yang secara tidak langsung telah melukai perasaan Dona.


"Sikap mu tadi sangat tidak sopan Sam. harusnya kamu tau itu," ujar Umi Iza yang gemas dengan sikap putranya.


"Dia tidak seharusnya melewati batas itu, itu sama saja mengganggu privasi ku, Umi," bela Sameer yang memang tidak suka dengan cara Dona yang mencoba menggorek informasi tentang istrinya dari Ibunya sendiri.


"Apa kau tahu arti sikap Dona selama ini?"


Sameer tersenyum miring. menggelengkan kepalanya. Dia bukan orang bodoh yang tidak tahu apa yang telah Dona lakukan selama ini.


"Aku tahu, dan itu semakin membuat ku tidak suka," ungkap Sameer menyugar rambutnya kebelakang.

__ADS_1


"Kalau kamu tahu, jagalah sikap mu Sam. Dia terluka karena sikap mu, dia juga baik kepada si kembar," nasehat Umi Iza.


"Justru itu Umi, biarkan dia terluka karena sikap ku karena aku tidak ingin memberi harapan palsu kepada dia. Sikap dia selama ini pada si kembar, aku juga tidak pernah memintanya dan membelikan si kembar mainan secara terus menerus juga adalah hal yang buruk," ungkap Sameer yang mulai merasa jengkel.


"Apa yang membuat mu tidak bisa menerima Dona?" tanya Umi Iza. Sameer mendengus sebal dengan pertanyaan Umi Iza.


"Jangan mendorong ku untuk bersama Dona, itu tidak akan mungkin terjadi. Dan Sam selalu bilang pada Umi. jangan berharap lebih untuk memiliki menantu lagi," tutur Sameer bangkit dari sofa meninggalkan Umi Iza yang mendesah kecewa dengan segala penolakan Sameer.


Abi Ahmed yang menjadi pendengar perdebatan diantara Ibu dan Anak itu hanya bisa mengelus punggung sang istri.


"Kenapa Abi tidak ikut berbicara juga?" tanya Umi Iza mendengus sebal menatap sang suami yang sedari tadi hanya diam tanpa ikut berkomentar.


"Sam sudah dewasa Umi. Sam sudah paham mana yang baik dan mana yang benar. Kita sebagai orang tua hanya bisa mendukung apapun yang dilakukan Sam selama itu bersifat positif," nasehat Abi Ahmed merangkul pundak sang istri seraya memberikan kecupan manis di keningnya.


"Tapi mau sampai kapan dia jadi Duren Sawit?"


"Dasar tidak up to date. Duren Sawit itu. DUDA KEREN SARANG DUIT," tutur Umi Iza melengos pergi meninggalkan sang suami yang hanya bisa menggaruk kepalanya dengan tingkah sang istri.


"Dasar Nenek jaman now," celetuk Abi Ahmed menggelengkan kepalanya mendengar istilah yang disebutkan istrinya itu.


...****************...


Pagi yang bersahabat, langit yang cerah dan burung-burung yang bernyanyi riang di atas awan biru. Sameer bersama si kembar jogging bersama di taman menikmati udara pagi yang masih segar.


"Dad, ayo lari!" teriak Zafira memanggil Sameer yang masih tertinggal di belakang bersama Zafran.

__ADS_1


"Perhatikan jalan mu Za," teriak Sameer yang khawatir karena Zafira terus berlari sambil sesekali menoleh kebelakang.


"Iya Dad," serunya masih berlari.


Zafira masih terus berlari tanpa memperdulikan teriakan sang Daddy. Bahkan Zafran hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat sang adik.


Brukkk....!


Zafira terjatuh saat tanpa sengaja dia menabrak seorang pejalan kaki. Zafira memegang lututnya yang sedikit berdarah.


"Apa kamu baik-baik saja?" tanya wanita itu lembut mensejajarkan tubuhnya menatap Zafira.


"Mommy!" ucap Zafira menatap wanita di hadapannya itu yang tersenyum manis.


...****************...


Kau gantungkan hubungan ini...🎶


hahahahaha 🤭


sebenernya mau up semalam tapi karena matanya gak bisa di ajak kompromi jadi aku up sekarang.


Aku gk pernah bosen buat ingetin kalian, atau mungkin kalian yang bosen 🤭


buat selalu KOMEN+LIKE+VOTE

__ADS_1


Terima kasih ya 😘


__ADS_2