
Green MU adalah tempat latihan Muaythai milik Ezra ,dimana disana adalah tempat berkumpulnya para pecinta tinju.
Muaythai merupakan jenis beladiri yang sedang populer dikalangan anak muda ,olah raga ini berasal dari Thailand.Tak hanya untuk melindungi diri , muaythai juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh mulai dari menurunkan berat badan hingga kesehatan jantung.
Ada Enam tehnik dasar yang harus dikuasai dalam seni beladiri ini yakni Punch ( Pukulan Utama),Elbow ( pemukulan menggunakan siku), Tendangan,Knee ( tehnik lutut),Teep ( tendang dorong ),Clinch ( Tehnik Akhir atau penyelesaian)
Dan Green MU adalah tempat favorit kalangan pecinta Muaythai yang terkenal di kota ini.
Dan disinilah Micheal saat ini untuk latihan sore ini Ezra sendirilah yang akan melawannya.Jika biasanya latihan akan di pandu oleh pelatih yang bekerja untuk Ezra maka kali ini sang tuan besar sendiri yang akan berdiri tegak didepan Micheal.
" Lawan aku Micheal !" Teriak Ezra " Jangan lemah," Ezra sangat kesal melihat Micheal yang terkesan tidak serius menghadapinya.
" Uncle aku capek habis kerja seharian masak harus latihan lagi kayak gini.Aku ini bukan robot!" Protes Micheal
" Apa kamu bilang....?"
" Capek ....?"
Bugh Ezra menendang punggung Micheal
"Kamu pikir aku tidak capek hah...?"
bugh kembali Ezra menendang paha Micheal
" Stop Uncle,stop aku bisa mati kalau kayak gini .Belum nikah Uncle...!" Gerutu Michael sambil keluar dari Arena.
__ADS_1
" Hei jangan kabur kamu Michael !" Teriak Ezra melihat Micheal pergi
" Hei kembali -
" Brengsek apa maumu hah....?" Suara makian seorang gadis Terdengar dan menghentikan Ezra lalu mengalihkan perhatiannya ke arah sumber suara.
" Gadis itu , kenapa ada disini...?" Tanya Ezra lirih saat dia melihat dan mengenali sesosok gadis yang tengah berdebat dengan tiga orang pemuda.
"Dasar pengecut .Kalau emang Lo lelaki sejati lepasin gue dan lawan gue sendiri.Kita bertarung satu lawan satu.Gak main keroyok kayak gini !" Murka Vi.
Yah suara itu adalah suara Vi, Tubuhnya dipegang oleh dua orang pria sedangkan Seorang pemuda lainnya sedang asik menatap tubuh Vi penuh minat.
" Dengar Vi ,Lo tau gue suka sama Lo tapi kenapa Lo malah musuhin gue hah, Gue bisa kasih Lo apapun tanpa harus kita balapan kayak gitu asal Lo mau jadi milik gue Vi." Suara Alex terdengar bergetar di penuh gairah ingin segera menjamah tubuh Vi.
" Brengsek !" pekik Vi sontak ia menghempaskan kedua pria yang menahan tubuhnya dan menendang Alex secara membabi buta.
Yah Vi sangat marah karena dengan lancang tangan Alex menggerayanginya.Emosinya telah terisi penuh.Vi menghajar tiga lelaki itu sekali Gus.
" Wow Amazing...!" Michael terkagum-kagum melihat Vi mengalahkan mereka dengan sangat lihai.
Begitu pun dengan Ezra dia tak menyangka jika gadis yang tadi pagi ia usir begitu hebat dalam bela diri.
Vi menghampiri Alex yang tersungkur dilantai.Kaki jenjang Vi menarik dagu pria yang sudah babak belur itu.
" Maaf ,dulu gue masih menghormati Lo meski kita musuh tapi sekarang rasa hormat gue sama Lo udah hilang.Mulai sekarang tak ada lagi balapan antara kita.Meski taruhan yang Lo berikan ke gue lumayan tapi gue gak mau ada hubungan apapun sama Lo meski hubungan itu sebagai musuh." Sekali lagi Vi menendang pria itu pada bagian muka sehingga muka Alex yang lumayan tampan itu terlihat memerah.
__ADS_1
Vi berlalu begitu saja tanpa tau jika ada empat pasang mata yang melihatnya dengan kagum.
Ezra pun berlalu dari tempat itu karena ia penasaran dengan Vi gadis yang sudah mengganggu dirinya tadi dipagi - pagi buta.
Namun sebelum pergi Ezra meminta anak buahnya disana agar menahan Michael supaya anak muda itu tetap tinggal dan melanjutkan latihan.
Ezra hanya ingin mempersiapkan Micheal agar lebih kuat karena dunia bisnis tidak mudah seperti apa yang dia lihat saat ini.Apalagi dia adalah pewaris tunggal dari Darwis Company dimana ada banyak saingan bisnisnya yang pastinya ingin melenyapkanya dari dunia ini.Bahkan orang yang berasal dari darah yang sama dengan Michael, orang yang seharusnya melindungi pria berusia 25 Tahun itu,makanya Mendiang ayah Michael tak menitipkan Michael pada mereka malah menitipkannya Pada Ezra.
" Uncle mau kemana....?" Teriak Micheal ketika dia melihat Ezra keluar dari Green MU
Ezra hanya tersenyum penuh Arti menjawab pertanyaan dari lelaki yang ia sudah anggap sebagai bagian dari dirinya itu.
Sesampainya diparkiran Ezra berlari mencari sosok Vi ,namun setelah berkeliling ia tak menemukan Vi disana.
Lalu Ezra beralih menuju mobilnya yang terparkir pada parkiran khusus saat itu ia tak sengaja melihat Vi yang tengah meluapkan emosinya pada pohon pisang disana.
Green MU memang dibangun pada kawasan yang tak terlalu padat penduduk jadi dibagikan belakang gedung itu berbatasan dengan tanah kosong entah itu milik siapa.
" Dasar brengsek,bajingan ,gila ,strees ,anjing mesum, babi burik , laknat, iblis,setan ,genderuwo sialan ....!" Vi menendang , meninju, serta memaki-maki pohon pisang itu.
" Sialan ,kalau saja aku tidak ingat penjara sudah pasti aku bunuh kamu tubuhmu aku potong kecil-kecil kayak dadu lalu aku buat masak aku goreng aku kasih bawang,penyedap rasa,garam, merica lalu aku taruh di mangkok lalu aku taburi bawang goreng." celoteh Vi panjang kali lebar kali tinggi hingga dia tak sadar ada sesosok pria tampan ,mapan dan mempesona yang memperhatikan dirinya sambil bersandar pada dinding.
Pria tampan dan mapan itu tersenyum sendiri melihat keunikan gadis itu.
" Gadis unik " Gumam Ezra
__ADS_1