
Vi tersenyum lebar ketika Ezra datang ke bengkel miliknya.
" Om ada disini...?" Tanya Vi kegirangan
" Jadi kamu bekerja di sini ...?" Tanya Ezra balik.
Vi hanya mengangguk masih dengan tersenyum menawan .
" Bisa perbaiki motorku...?" tanya Ezra
"Aku sedang terburu-buru." kata Ezra lagi secara tidak sadar ia sudah bicara banyak kepada Vi.
" Aku lihat dulu kerusakannya ya..!" kata Vi langsung jongkok memeriksa kerusakan motor milik Ezra.
Sedangkan Ezra terpesona melihat wajah Vi yang serius.Tampak sangat berbeda dari biasanya yang gila.Kali ini gadis gila itu tampak lebih dewasa dan tenang.Ternyata ini lah keunikan dari Vi.Dia bisa menjadi gadis bar - bar dengan segala kegilaannya dan juga bisa seserius ini.
" Unik " Gumamnya dalam hati
" Wah ini sih bisa lama Om,Soalnya tangki bahan bakarnya kotor dan harus dibongkar untuk dibersihkan." Vi memberitahu Ezra yang masih asik melamun.
" Om .."
" Om dengar aku...?" Tanya Vi saat ia melihat Ezra masih bengong.
__ADS_1
" Vi kamu cantik...." Kata Ezra setengah berbisik di dekat wajah Vi.Sangat dekat hingga Vi bisa merasakan hembusan nafas Ezra.
mendengar sebuah kalimat pujian dari Ezra,mendadak dipunggungnya tumbuh dua sayap besar,lalu sayap itu pun bergerak perlahan dan membawa tubuhnya terbang ke angkasa.Kini tubuh Vi melayang - layang dilangit yang biru pelukismu agung siapa gerangan,eh salah ya .... wkwk.
Maaf efek kesenangan di puji cantik oleh Duda mempesona...
" Coba deh Vi kamu bercermin lihat wajah kamu." Suara Ezra menyadarkan Vi untuk kembali menginjakkan kakinya di atas tanah.setelah itu Vi pun menuruti perintah Ezra untuk bercermin pada kaca spion salah satu motor di bengkel itu.
Astaga,Vi melihat pantulan wajahnya pada spion itu,pipi kirinya penuh dengan polesan oli.seketika Vi sadar jika Ezra tidaklah memujinya melainkan mencibirnya.
Malu sekali rasanya.....
padahal tadi ia sempat terbang karena mengira Ezra mulai mengakui bahwa Vi cantik but....
Vi menoleh kearah Ezra yang sedang tersenyum mengejeknya...
Vi merasa kesal ia tak mau kalah.Diam - diam Vi memikirkan sebuah cara untuk membalas pria itu.
Ting.....
Lampu di kepala Vi menyala,tanda ia sudah mendapatkan sebuah ide....
Perlahan Vi mendekat kearah Ezra, dekat dan semakin dekat.Setelah jarak mereka sudah sangat dekat Vi berjinjit agar wajahnya bisa sejajar dengan wajah Ezra.Vi menatap dalam mata Membuat Ezra diam dan menahan nafas.
__ADS_1
" Sudah puas tertawanya...?" Tanya Vi lirih sembari mendekatkan wajahnya ke wajah Ezra.Seolah Vi akan menciumnya,tanpa sadar Ezra menutup mata.
" Nafas Om ..." Vi tersenyum penuh kemenangan.Lalu ia pun menjauh dari wajah Ezra.Dalam hati Vi bersorak karena berhasil membalas Ezra.
Sedangkan Ezra dibuat gelagapan oleh tingkah Vi.Jantungnya hampir saja lepas dari tempatnya.
" Syukurin ,emang enak salah tingkah...." Gumam Vi
" Ehm...." Ezra berusaha menetralkan kekacauan dihatinya.
" Jika masih lama akan aku tinggal motor ini disini." Ekspresi Ezra kembali dingin seperti biasanya.Ia berpura-pura tak terpengaruh dengan kelakuan gadis gila itu.
" Ok, silahkan ditinggal.Jangan khawatir aku akan memperbaiki motor ini dengan penuh cinta..."Ucap Vi sambil mengeringkan matanya membuat Ezra hanya bisa geleng-geleng kepala.
Setelah Ezra pergi vi mengeluarkan tawa yang sejak tadi ia tahan.Tak mungkin kan ia terbahak-bahak seperti ini dihadapan Ezra ,bisa hilang harga dirinya nanti....
Vi merasa puas bisa membalas Ezra.Lihat saja ekspresi pria itu.Bisa juga dia merona....
" Ah Om Ezra aku semakin gila karena pesona mu......!" teriak Vi membuat semua orang yang ada di sana menatapnya aneh termasuk Keenan.
" Lo gila ya Vi....?" Tanya Keenan
" Iya ,gue gila karena dia..." Vi menunjuk kearah Ezra ,padahal Ezra sudah tak ada disana....
__ADS_1
" Siapa sih Vi...?" tanya Keenan penasaran, soalnya tadi itu Keenan terlalu serius jadi dia tak melihat ada Ezra disana.
" Kamu nanya , bertanya - tanya...?" ucap Vi membuat Keenan kesal