DUDA DI KEJAR GADIS GILA

DUDA DI KEJAR GADIS GILA
Gracia


__ADS_3

Michael tidak bermaksud untuk menyinggung Ezra ,ia hanya ingin bertanya apakah sang Paman tidak ingin menikah lagi di usia yang sudah matang ini.Meski sudah memiliki seorang putri , bukankah sang putri saat ini bersama sang mantan,bahkan entah putrinya itu mengenal Ezra atau tidak.


Jika begitu apakah selamanya Ezra akan hidup sendiri....?


Itulah pemikiran Michael tentang orang yang selama ini bersamanya.


Entah trauma macam apa yang dialami oleh sang Uncle sehingga sampai saat ini pria itu tak pernah sekalipun berhubungan dengan yang namanya wanita selain hubungan bisnis semata.


Sebenarnya banyak wanita yang mencoba mendekati Ezra tapi Ezra seolah membangun tembok yang tinggi dan tebal sehingga tak dapat ditembus oleh wanita manapun.


Sikapnya yang sangat dingin membuat para wanita itu pergi dengan sendirinya.


Kasian sekali pak Duda yang satu itu.


******


" Tolong...tolong...Mami tolong mmmpp..long...!" Seorang gadis kecil berteriak meminta tolong suaranya kadang jelas kadang juga tidak jelas karena mulutnya dibekap oleh seorang pria yang menggunakan penutup kepala.


Dugh ...bugh...hiattcia ....!


" Ah...." Pekik pria itu lalu melepaskan si gadis kecil hingga tubuh mungil itu terhempas dan menubruk pembatas jalan.Kepalanya terluka dan darah segar mengalir dari keningnya.


" Mau apa kalian hah ....?"


" Mau menculik...?"


" Dasar penculik...!"


Bugh...bugh....bugh....


" Ah... brengsek...kabur...!" Pekik si penculik


Akhirnya penculik itu pun kabur menggunakan sebuah mobil Jeep dan ternyata penculik itu tak sendiri sudah ada seorang lagi yang siaga di dalam mobil.


" Hei ,pengecut kalian....!" Maki Vi meski para penculik itu tak mendengar.


" Wah....!" Gadis kecil itu terpesona dengan penampilan Vi yang baru saja berbalik ke arahnya.

__ADS_1


" Cat woman...!" Gumamnya,dalam penglihatan gadis kecil itu Vi layaknya cat woman dalam serial televisi.


" Hai girl are you ok...!" Tanya Vi namun gadis kecil itu masih terpukau dengan bayangan Cat woman.


" Hai cantik ,kamu tak apa dahimu terluka Lo ada darahnya." Kata Vi membuat hayalan gadis kecil berusia hampir sepuluh tahun itu ambyar.


" Kakak cantik....!" Gumamnya.


" Oh eh terima kasih kamu juga cantik." Vi gugup di puji cantik oleh gadis itu.


" Ayo kakak cantik bantu...!" Vi mengulurkan tangannya untuk membantu sigadis agar bisa berdiri.


" Ayo naik motor kakak, kakak Carikan obat buat dahimu yang berdarah itu." Ajak Himma kepada gadis kecil itu.


" Bisa naik gak....?" Tanya himma lagi


" Bisa dong kakak ." Gadis kecil itu begitu antusias yah tentu saja dia sangat antusias,selama ini bocil itu tak pernah merasakan yang namanya naik sepeda motor.Maklumlah dia dididik layaknya seorang putri oleh ibu maupun ayah sambungnya.


" Wah kakak cantik motornya keren banget ." Sedari tadi bocil itu tak henti hentinya memuji Vi baik memuji kecantikan, kehebatan serta Vi yang keren.


" Makasih kamu juga cantik ,namanya siapa ...?" Tanya Vi supaya lebih akrab dengan gadis kecil yang sangat cantik dan manis yang saat ini dia bonceng.


Vi pun ikut tertawa gak nyangka ternyata dia dapat karma karena dia pernah seperti itu juga kepada Keenan.Ketika Keenan begitu penasaran dengan orang yang disukai oleh Vi.


" Kakak ngambek nih...!" Vi pura - pura marah.


" Eh jangan marah dong kakak nanti Cantika hilang loh...!" Gadis kecil itu membujuk supaya Vi tak marah.


" Aku Gracia kakak...!" Akhirnya gadis itu mau memberi tahu namanya kepada Vi


" Kalau kakak siapa namanya...?" Gracia bertanya balik


" Kamu nanya , bertanya - tanya ....?" Canda Vi


" Ih kakak kok gitu sih tadi aja aku bercandain ngambek sekarang malah balas kayak gitu." Gracia manyun.


" Ha..ha...ha...ha..." Vi malah terbahak-bahak mendengar Gracia ngambek kayak gitu.

__ADS_1


" Udah sampai sayang ." Kata Vi memberitahu Gracia jika mereka sudah sampai di depan sebuah minimarket.


" Ayo turun !" Ajak Vi


Gracia melompat turun dari motor Vi ,Vi hanya geleng-geleng.Kenapa kelakuan gadis kecil itu sebelas dua belas dengan dirinya ya.Sedikit bar - bar ingat hanya sedikit loh tidak banyak.Vi kan memang sedikit bar - bar iyakan...heheh


Setelah turun dari motornya Vi langsung mengandeng tangan bocil cantik itu masuk kedalam minimarket.vi mengambil antiseptik dan plaster untuk mengobati dahi bocah yang masih ada dalam genggaman tangannya.


Setelah itu Vi mengambil air mineral dan empat buah es krim Yang ada didalam lemari pendingin.


" Auh sakit kak." Gracia merintih menahan sakit ketika Vi mengobati luka didahinya dengan cairan antiseptik yang baru saja ia beli dari mini market.


" Tahan sedikit ya sayang biar cepat sembuh." sebenarnya Vi merasa tak tega melihat gadis kecil ini merintih menahan sakit.


" Tapi sakit kakak...!" Rupanya Gracia menangis


" Maaf sayang,maafkan kakak ya ,jangan nangis habis ini kita makan eskrim rasa strawberry biar lukanya tak sakit lagi ya...!" Vi pun membujuk Cia dengan es krim rasa strawberry layaknya membujuk anak usia Lima tahun.Vi lupa jika Cia sudah tak pantas lagi dibujuk dengan es krim.


" Tahan ya...!" Vi meminta Cia untuk menahan rasa sakitnya.


Cia hanya diam dan berusaha untuk tidak menangis.


" Nah selesai." Vi akhirnya bisa bernafas dengan lega Katena telah selesai mengobati dan menutup luka Cia dengan plaster bergambar tom and Jerry seperti serial kartun kesukaannya.


" Nah karena Cia hebat sekarang kakak kasih deh Es krim nya.Nih selamat menikmati." Vi menyodorkan sebuah cup es krim strawberry kepada Cia.Cia pun menerima dan langsung menikmati es krim tersebut.


Vi memandang Gracia yang sedang menikmati es krim rasa strawberry.


Tunggu ...!


sepertinya Vi tak asing dengan wajah cantik Gadis kecil ini .


Sepertinya Gracia yang biasa di panggil Cia ini mirip dengan seseorang yang Vi kenal.Tapi siapa ....?


Vi berusaha memutar otaknya yang cerdas untuk mengingat Ingat mirip siapakah gerangan Cia ini...?


Amazing....!

__ADS_1


ternyata Cia mirip.................


__ADS_2