
Vi menunggu kedatangan Ezra didepan gerbang rumah mewah bernuansa hitam itu.Meski badannya menggigil, Luka di bahunya berdenyut nyeri ,serta kepalanya yang semakin pusing.
Vi berusaha untuk tetap menunggu Ezra disana.Hingga sampai dua jam lamanya.meski berusaha untuk tetap terjaga nyatakan mata Vi tak bisa diajak berkompromi.
Perlahan mata Vi terpejam, kepalanya bersandar diatas helm yang ia letakkan diatas tangki.Vi tertidur dengan posisi tidak nyaman.
Tapi setidak nyamannya tempatnya saat itu, tak membuat Vi terjaga kembali Sampai - sampai kedatangan orang yang ia tunggu sejak tiga jam yang lalu tak ia sadari.
Ezra melotot melihat pemandangan yang ada didepan rumahnya.
Saat ia sampai didepan gerbang rumahnya,Ezra melihat seorang gadis tertidur diatas motor , keliatan nyenyak sekali tidurnya.Awalnya Ezra ingin cuek tapi kok tak tega ya.Ezra memencet sebuah remot yang dihubungkan dengan pintu pagar rumahnya tak lama kemudian pintu gerbang itu terbuka.Ezra memasukkan mobilnya kedalam garasi.Setelah itu ia turun dan menghampiri Vi yang ada di luar pagar.
Awalnya Ezra ingin membangunkan Vi ,tapi ia urungkan saat mendengar gadis itu mendesis sepertinya gadis itu kesakitan.Ezra menyentuh tangan Vi yang terbuka.
Panas....
Ezra terkejut mendapati tubuh Vi yang terasa panas itu.
" Vi..." Ia berusaha membangunkan Vi
__ADS_1
" Sshhh ,ssshhh, ahh..." Vi merintih dalam tidurnya.
" Vi bangun Vi kamu demam...?" Tanya Ezra khawatir tanpa pikir panjang lagi Ezra langsung membopong tubuh Vi dari atas motor.
" Dasa gadis gila ,sudah tau sakit malah tidur disini." Gerutunya kepada Vi ,padahal dia tau jika Vi tak mendengarnya.
Ezra menidurkan Vi diatas ranjang kamar tamu rumahnya.Tak mungkinkan dia menidurkan Vi didalam kamarnya apalagi di sofa ruang tamu malah ia tak tega.
" Vi..Vi ...kamu ini apa sih maunya, bukanlah banyak pria diluar sana yang mau sama kamu ,kenapa kamu harus repot - repot mengejar aku Vi.Kamu akan terluka jika hidup bersamaku Vi.Aku bukan pria sempurna." Bisiknya setelah posisi Vi dirasa sudah nyaman.
Lalu Ezra kembali keluar untuk memasukkan motor Vi yang masih ada diluar gerbang.
Dengan telaten Ezra mengompres dahi Vi , diamatinya wajah polos Vi ,wajah pucat yang masih terlihat cantik meski Vi tak pernah menggunakan make up.
" Kamu cantik Vi ,tapi apakah kamu bisa jadi istri yang baik dengan kegilaan kamu ini.Bahagialah bersama orang lain Vi ." Bisiknya lagi.
Ezra menolak Vi atau wanita lain yang menawarkan dirinya menjadi pendamping hidupnya.Ezra hanya tak mau wanita pendamping hidupnya tak bahagia disisinya dia begitu takut masa lalu itu terulang kembali.
Flash back On
__ADS_1
Sepuluh Tahun yang lalu dimana Ezra sedang berbahagia karena baru saja menjadi seorang ayah.Ya Maria Istrinya baru saja melahirkan seorang putri yang cantik,kata orang wajah sang putri begitu mirip dengan Ezra.Mulai dari mata,hidung, serta bibirnya mirip sekali dengan Ezra.
" Terimakasih Maria ,karena kamu aku menjadi seorang ayah sekarang" Kata Ezra begitu terharu.Sambil menatap wajah sang putri yang ada didalam pangkuannya.
" Sama - sama Mas ,aku juga bahagia sekolah hidupku sangat sempurna karena aku punya suami yang tampan dan mapan seperti kamu.Dan lihatlah dia begini mirip dengan mu.Kelak dia akan bangga karena terlahir dengan gen bagus dari ayahnya,dia akan menjadi gadis yang sangat cantik." ujar Maria dengan bangganya.
" Semoga saja...."Mereka pun akhirnya saling tertawa,saling bercengkrama membicarakan masa depan ketiganya.Akan bagaimana kah kelak mereka.
Maria sangat bangga menjadi istri dari Ezra karena Ezra sangat tampan dan kaya raya.Dia bisa membanggakan diri didepan keluarga dan teman-temannya karena Ezra adalah seorang CEO dari sebuah perusahaan yang dibangunnya sendiri tanpa campur tangan orang tuanya.Hidup Maria memang tak pernah lepas dari sosialita bahkan ia punya Genk istri CEO.
Singkat cerita kebahagiaan itu tak berlangsung lama , pernikahan Ezra dan Maria yang terbilang singkat, harus menghadapi ujian berat.
Maria dinyatakan menderita gagal jantung tahap akhir ,hanya dengan donor jantung lah Maria bisa tetap hidup.
Itulah awal kehancuran hidup Ezra ,Ezra pontang - panting mencari donor jantung hingga ia tertipu.Saat itu ada seseorang yang mengatakan jika ada orang yang mau mendonorkan jantungnya asal Ezra mau membayarnya Lima triliun.Karena rasa cintanya kepada Maria dan ingin melihat Maria pulih kembali tanpa pikir panjang Ezra setuju dan membayar sesuai jumlah yang diinginkan orang tersebut.Tapi hasilnya nihil orang itu malah kabur.Hal ini sudah Ezra alami selama tiga kali.
Harta Ezra semakin habis, ia sampai menjual rumah , beberapa mobil serta perusahaan yang ia bangun dengan susah payah untuk biaya rumah sakit serta mencari donor jantung untuk Maria.Hingga pada akhirnya hanya rumah kecil dan Sebuah mobil yang tersisa.
Ezra tak peduli hartanya habis tak tersisa.Bahkan Opa Bastian pun juga rela menjual perusahaan dan menggadaikan mansion miliknya demi membantu Ezra.
__ADS_1
Tapi tak ada satupun donor yang cocok untuk Maria.Kondisi Maria semakin memburuk.