DUDA DI KEJAR GADIS GILA

DUDA DI KEJAR GADIS GILA
Layu sebelum berkembang


__ADS_3

Semua aktivitas Vi pada arena balapan itu semuanya tak lepas dari mata Ezra.


Setelah Vi pergi ,Ezra pun juga ikut pergi dari sana dengan wajah yang lesu.Tak ada lagi semangat setelah ini.Sebenarnya Ezra menyesal telah mengusir Vi dari kehidupannya.


*****


Pagi yang cerah,langit tampak biru sebiru cintaku padamu eh salah ....


Meski langit tampak cerah,tapi tidak ada pengaruhnya bagi Vi yang sedang berduka.Berduka karena tak lagi punya aktivitas mengganggu Om duda kesayangan.Pupus sudah harapan cintanya.Sungguh malang nasib percintaan Vi baru pertama bercinta sudah menderita ha..ha..ha..ha...


Hari - hari dilalui Vi tanpa semangat, hidupnya terasa kosong dan hampa, rasanya berat sekali menahan rindu.


Kemarin saja ia dengan bangganya mengatakan kepada Ezra agar tak merindukan dirinya karena rindu itu berat,ia tak yakin Ezra akan sanggup,eh sekarang malah dirinya yang merasakan hal itu.Berat seperti tertimpa sebuah baru yang sangat besar.


Rasanya ia ingin berlari kerumah Ezra lalu memeluknya dengan erat,tapi semua itu hanyalah hayalan yang tak akan pernah terwujud.


" Vi ,kenapa Lo,lemes banget...?" tanya Kania saat mereka berada di kantin kampus.


Beberapa hari tak mengejar Ezra membuat tubuh Vi pas,tak lagi bersemangat.


" Patah hati gue..."jawab Vi dengan lemas.Makanan yang sudah dipesankan oleh Kania tak juga dimakannya.Vi sama sekali tak berselera.

__ADS_1


" What ,apa Lo bilang...? patah hati...?" pekik Kania sambil melotot, ia sama sekali tak percaya gadis macam Vi bisa patah hati.Selama ini ia selalu menolak ketika ada cowok yang menyatakan cinta padanya.


Apakah ini karma....?


ya mungkin ini karma bagi Vi yang selalu membuat para cowok kecewa.


" Hua...ha...ha...ha...!" Kania tertawa terbahak-bahak melihat wajah Vi.Benar saja gadis bar - bar yang hampir tak pernah bersedih sekarang malah tampak lesu tak bersemangat.


" Resek Lo ...."


" Temen sedih malah di ketawain, sahabat macam apa Lo." protes Vi.Gadis cantik yang terbalut kemeja hitam itu menelangkupkan wajahnya di atas meja.


"Lebih tepatnya cinta gue layu sebelum berkembang Hua....." Vi malah menangis kejer.


" Lo harus jelaskan Vi ,gue masih belum paham." Ya meski baru saja mentertawakan Vi tapi sebenarnya ia tak paham maksudnya Vi patah hati sama siapa....?


Apakah sama Om Ezra ..?


Dalam hati Kania menduga - duga.


" Gue ditolak sama Om Ezra Kan...Hiks....hiks...!" lalu Vi pun menceritakan bagaimana ia ditolak oleh Ezra semalam.Vi semakin lemas ia merasa tak sanggup jika harus menjauh dari hidup Pria berstatus duda selama sembilan tahun itu.

__ADS_1


Lihat saja ,belum sampai sehari Vi sudah rindu sama yang namanya Ezra Subastian.


Vi kembali menelangkupkan wajahnya.Membuat Kania harus mencari cara agar Vi kembali bersemangat.


" Eh Vi...Vi...Vi....Lo makan aja dulu patah hati juga butuh tenaga bestie...!"


" Lihat Vi ,kuah sotonya masih panas...hemmm enak,liat ini sambelnya Vi huah....."


" Nikmat mana yang kau dustakan Vi...." Kania mencoba membujuk Vi dengan cara memamerkan soto yang belum tersentuh oleh Vi sama sekali.


" Ah Lo bener Mak ,patah hati ternyata lapar juga,gue gak bisa tahan kalau harus mogok makan kayak gini." Akhirnya Kania berhasil membujuk Vi.Gadis dengan rambut panjang sepinggang yang dikuncir kuda itu mau makan juga.


Kania tersenyum lega melihat Vi mau makan bahkan kini Vi makan dengan sangat lahap,macam sudah setahun tak makan.Dasar gadis unik tadi aja dia sok - sok an mogok makan.Eh setelah dibujuk kayak anak kecil malah ia nambah seporsi lagi.


Kania hanya bisa geleng-geleng kepala saat Vi minta tambah pada petugas kantin kampusnya.


" Kenyang....?" Tanya Kania setengah meledek sahabatnya itu.


" Hehe...." Vi nyengir saja.Malu lah dia sudah habis dua porsi soto ayam pedas level tujuh.


Sebagai sahabat,Kania sampai terheran-heran dengan Vi ,gadis itu selalu makan dua porsi setiap menu yang dipesan tapi entah bagaimana caranya tubuh Vi masih saja langsing meskipun ia tak pernah oleh raga ataupun diet ketat.

__ADS_1


__ADS_2