DUDA DI KEJAR GADIS GILA

DUDA DI KEJAR GADIS GILA
Tak mau bangun


__ADS_3

sore ini hujan turun tapi tidak terlalu deras,hanya gerimis tapi sangat pekat.Ezra tampak mematut dirinya didepan cermin.


Ntah kenapa pria yang biasanya tenang itu kini terlihat sangat gusar .Ada saja yang salah dari penampilannya kali ini.Sudah lebih dari lima kali ia berganti pakaian,namun Ezra merasa kurang puas dengan pakaian - pakaian itu.


Hatinya berdegup lebih kencang,Yah ia sangat gugup karena akan melamar seorang gadis.Padahal tau sendiri kan dimana pak duda calsunya Vi itu akan melamar gadis itu...?


Ya benar dia akan melamar Vi dirumahnya sendiri dirumah keluarga Ezra sendiri ah sungguh aneh bukan.


Meski ia hanya akan menghadapi keluarganya sendiri tapi rasa gugup itu tak bisa hilang dari hatinya.


" Ya Tuhan semoga ini adalah jalan terbaik darimu." Ezra menghela nafas untuk menetralkan rasa gugup yang sejak tadi menyelimuti hatinya.


Sekali lagi Ezra menatap dirinya didepan cermin untuk memastikan penampilannya benar - benar sempurna tanpa kekurangan suara apapun kali ini.


Uh ternyata hanya seorang Vi mampu menggetarkan hati seorang Ezra yang sedingin es itu.


Ezra berangkat menuju Mansion keluarganya seorang diri tanpa ada yang menemaninya.Dengan membawa beberapa barang sebagai seserahan.


***


Sementara itu di Mansion keluarga Ezra semua orang dibuat heboh karena Vi tak juga bangun dari tidurnya meski sudah dibangunkan dengan berbagai cara.Kania yang paling heboh ia bahkan mengambil dua buah tutup panci dan memukul - mukul berkali-kali tapi hasilnya tetap nihil.Vi masih tak juga bangun.Bahkan gadis gila yang akan dilamar oleh duda itu mendengkur dengan sangat keras.Sungguh sama sekali tidak anggun.

__ADS_1


" Vi....banguuuuuunnnnnn....!" Kania berteriak dengan sangat keras.Sedangakan Ega Arini serta Opa Bastian sudah menyerah mereka hanya bisa menepuk jidat masing - masing.


" Gimana ini Opa Om Ezra hampir sampai tapi Vi malah gak mau bangun dasar gadis gila....!" teriak Kania dengan geram.


" Aduh bisa ketularan gila aku..." Kania tampak frustasi menghadapi sahabatnya itu.


" Tuh kan Om Ezra sudah sampai !" ucap Kania saat mendengar suara mobil yang sangat ia hafal.


Ezra masuk kedalam rumah dengan membawa barang-barang didalam kardus yang sudah dihias sedemikian rupa selayaknya lamaran pada umumnya bedanya dia membawa semua itu sendiri didepan dadanya maklumlah keluarganya kini berubah menjadi keluarga Vi.


Ah lamaran yang aneh.


Tambah aneh lagi ketika dia masuk dan mendapati keadaan rumah yang sepi.Padahal ia sudah membayangkan jika Vi dan yang lainnya akan menyambutnya diruang tamu tapi apa ini ....?


Dasar keluarga tidak berperi kemanusiaan,siapa yang maksa siapa pula yang ingkar....


" Om ..om sudah datang....?" Tanya Kania yang turun dari lantai atas dengan tergesa.Ezra tampak celingak-celinguk mencari keberadaan Vi.


" Maaf Om Vi masih dikamar.Ehm dia tak bisa dibangunkan." Kania memberitahu Pamannya dengan takut - takut.Gimana tidak takut orang tadi dia juga yang maksa Ezra eh sekarang malah ia gagal buat bangunin Vi.


" Apa ...?" Tanya Ezra yang belum mengerti maksud dari keponakannya itu.

__ADS_1


" Iya Vi masih tidur dan tidak bisa di bangunkan." Ulang Kania


Oh Astaga Ezra mendesah agak kecewa sih ,lalu pria itu pun naik keatas untuk memastikan apakah benar Vi masih tidur.


Ezra membuka pintu kamar Kania secara perlahan masih berharap bahwa ini hanyalah prank dari kedua gadis aneh itu.


" Hah ..." Ezra mendesah lagi kekecewaannya lebih nyata kali ini, bagaimana tidak kecewa padahal ia tadi sangat gugup karena membayangkan jika Vi akan menyambutnya dengan senyuman.Lalu ini apa gadis itu malah dengan asiknya bergulung dibawah selimut tebal.Jangankan berdandan seperti kebanyakan wanita bila tau ia akan dilamar.Mandi saja tidak ,lihat saja pakaian Vi masih sama dengan yang dipakainya tadi pagi.Sungguh Ezra sangat kecewa.


Perlahan mendekat kearah ranjang dimana Vi masih asik meringkuk dengan mata terpejam.


" Astaga Vi ,kamu tau aku sangat gugup tadi.Eh kamu malah masih asik bermimpi." Heru Ezra padahal Vi tidak mendengarnya.


" Ehm Om coba bangunin deh siapa tau dia mau bangun." Kata Kania merasa bersalah.


Ezra semakin mendekati Vi yang tengah mendengkur keras.Ih ya Ampun gemas sekali melihat Vi yang tengah terlelap sungguh gadis gila dan bar- bar ini terlihat begitu imut di saat seperti ini.Jujur melihat Vi dalam keadaan seperti inilah yang bisa melelehkan hatinya yang beku.


Ingin rasanya Ezra meraup wajah Vi yang tenang ini,tapi ia masih sadar jika ada Kania disana.


" Ehm aku keluar dulu ya Om...!" Sepertinya Kania mendapatkan bisikan gaib karena tiba-tiba saja gadis itu ingin sekali keluar dari kamarnya.


" Vi bangun ...!" Ezra membangunkan Vi dengan suara yang sangat lembut.

__ADS_1


Dan selanjutnya apa yang terjadi....


__ADS_2