
Keadaan Maria semakin memburuk, membuat Ezra semakin frustasi Ezra tak tau lagi harus bagaimana,jalan apakah yang harus ia pilih.Semuanya sudah habis hartanya dan juga harta Opa Bastian sudah habis.
Keajaiban Tuhan itu nyata, pertolongannya datang ketika kita sudah tak punya pilihan lagi.
Suatu hari Ezra yang frustasi,tengah duduk disebuah Taman di depan rumah sakit.Saar itulah ia bertemu dengan Tuan Darwin.Sama halnya dengan Ezra Tuan Darwin juga sedang frustasi karena istrinya sedang meregang nyawa karena kecelakaan.Namun sebelum mati sang istri meminta kepada suaminya untuk mencari orang-orang yang membutuhkan organ tubuhnya.Ia ingin mati dengan memberikan kehidupan bagi orang lain.
Sungguh kuasa Tuhan tak dapat kita sangka.Akhirnya Ezra mendapatkan donor jantung dari istri Tuan Darwin untuk Maria.Gratis pula.
Namun sebelum donor itu dilakukan,istri Tuan Darwin Meminta Ezra bersumpah untuk selalu melindungi anaknya sampai sang anak mampu melindungi dirinya sendiri .Istri Tuan Darwin tau jika nyawa anaknya sedang terancam.Dan dia berfirasat jika sang suami pun akan segera menyusulnya kesurga.
Tak ada pilihan lain
Ezra setuju dan bersumpah didepan wanita itu.
" Saya bersumpah akan melindungi Michael Darwis sampai anak itu yang meminta saya untuk pergi dari hidupnya." Ucap Ezra tak ada keraguan.Itu semua ia lakukan hanya demi mencari kesembuhan buat Maria.
Akhirnya Maria berhasil mendapat transplantasi jantung dari istri Tuan Darwins Ibu Michael.Sejak saat itu Ezra mengabdikan dirinya untuk Keluarga Darwis.
Beberapa bulan kemudian Maria dinyatakan sembuh,.ia benar-benar pulih.Namun kesembuhan Maria adalah awal kehancuran Ezra.
Saat pulang dari bekerja mengawal Michael,Maria mengusir Ezra dari rumah yang ia beli dengan berhutang pada Tuan Darwis.
Maria mengusirnya dan meminta Cerai dari Ezra dengan alasan Ia malu punya suami yang hanya seorang Kacung.
" Ceraikan aku Ezra, aku malu punya suami yang tak punya apa-apa.Kamu sekarang hanyalah seorang pesuruh, seorang Kacung yang hanya mengandalkan gaji kecil." Maria berkata demikian sambil melemparkan koper kecil berisi pakaian Ezra.
__ADS_1
Ezra yang terkejut hanya bisa mematung di tempat.Dia tak bisa berkata apa-apa.Dalam benaknya dia bertanya ada apa dengan Maria.Bukankah semua hartanya habis demi hidup Maria Juga.
" Tunggu apa maksudmu ,kamu meminta cerai dariku karena aku kerja bukan lagi CEO .."
" Haha...Maria apa kau bercanda...?"
" sayang kalau bercanda jangan keterlaluan begini.Apa kau lupa kita seperti ini karena apa.." tanya Ezra masih tak percaya dan menganggap Maria tak serius.
Ezra berniat masuk kedalam rumah,namun Maria menghentikan langkahnya.
" Stop Ezra !"
" Aku tidak bercanda, aku benar-benar sudah tak Sudi lagi jadi istrimu.Kamu lelaki kere sekarang." Ucap Maria dengan nada keras.
Jleb....
Dimana hari nuraninya...?
Apakah pengorbanan Ezra tak ada nilainya...?
Ternyata ini tabiat seorang Maria.
Beginilah wanita yang ia kenal sangat baik dan sangat ia cintai selama ini.Lupakah Maria dengan perjalanan hidup yang telah mereka lewati bersama.
" Ezra jangan pernah kau tampakkan wajahmu lagi didepan ku atau didepan anakku.Kalau sampai kamu menemuinya sekali saja ,maka aku akan mengatakan padanya bahwa ayahnya adalah pria tak berguna dan aku pastikan dia akan membencimu seumur hidupnya."
__ADS_1
" Kau pilih saja ,mau aku ceritakan bahwa kamu adalah ayah yang buruk atau kamu memilih anak itu tidak mengenalmu." Ancam Maria.
Yah Maria bahkan tak diijinkan untuk memeluk putrinya untuk yang terakhir kalinya.
Maria mengusir Ezra secara tidak baik ,bahkan wanita itu tak pernah mengijinkan Ezra untuk menemui putri kandungnya sejak saat itu.
Ezra pulang ke Mansion yang telah digadaikan untuk Kesembuhan Maria.
Pria itu menangis berlutut didepan Sang Papa ia meminta maaf sungguh meminta maaf kepada Opa Bastian.Opa Bastian hanya bisa diam mendengar tangisan putranya itu.
Ia ikut menangis,hanya dukungan yang bisa ia berikan kepada Ezra.
" Maafkan aku Pa ,maaf aku sudah jadi anak yang tidak berguna buat Papa Maafkan aku." Tangisnya meminta maaf.
Sejak saat itu Ezra mengabdikan hidupnya untuk keluarga Darwis.
Bahkan Ezra dipercaya menjadi CEO di perusahaan milik Darwis,hingga Ezra bisa menebus Sertifikat rumah milik Sang Papa dan membangun kembali perusahaan Milik keluarga Bastian.Bahkan yang Tidak pernah Maria Tau kini Ezra telah bangkit dan memiliki Saham besar pada dua perusahaan besar itu.
Selain itu Ezra bisa membangun perusahaan untuk dirinya sendiri.
Dari segi Ekonomi sekarang Ezra memang sudah bangkit.Tapi tidak untuk hatinya,ia masih menutup rapat-rapat pintu hatinya dari wanita.
Luka itu masih membekas dalam dihati Ezra ,hingga sembilan Tahun lamanya belum juga sembuh.
Inilah kesalahan Ezra terlalu mencintai Maria.Dan ketika terluka luka itu akan tertancap sangat dalam.
__ADS_1
Flash back off