DUDA DI KEJAR GADIS GILA

DUDA DI KEJAR GADIS GILA
Remaja ramah


__ADS_3

" Vi Lo kemana saja hah,kenapa gak kasih kabar....?"


" Kenapa telfon gue gak Lo angkat...?"


" Kenapa pesan gue gak Lo balas...? "


Dasar gadis tak sabaran


Kania memberondong Vi dengan pertanyaan setelah Vi menelfonnya balik.


"Sudah...?" Tanya Vi


" Katakan kemana saja kamu semalam hah,kata Keenan kamu sakit , wajahmu pucat dan kamu memakai pakaian rumah sakit.Apa yang terjadi Vi ,kamu baik-baik saja kan.Kamu tau aku stres mikirin kamu sampai semalam aku tidak bisa tidur." Kania malah curhat


Vi berdecak mendengar Kania yang tak berhenti mengomel.Kania ini sebenarnya beneran pengen tau keadaan Vi apa tidak sih.Kenapa malah dia yang bicara panjang lebar kayak gini.


" Katakan kamu jangan diam saja Vi ...!" Bentaknya setelah dia berhenti berbicara.


Dasar mulut emak

__ADS_1


" Semalam aku tidur ditempat Om Ezra ...!" Jawab Vi dengan ragu - ragu .Mau berbohong tapi Vi memang tak bisa berbohong sama emak yang satu ini.


" Hah, beneran Vi , bagaimana bisa Lo menginap disana,kalian tak aneh - aneh kan...?" Tanya Kania.Dia begitu terkejut mendengar bahwa semalam Vi ada dirumah Ezra.


Kania sungguh tak sabar menunggu jawaban dari Vi.Dia langsung mematikan Hp nya dan langsung tancap gas menuju rumah Vi.Dengan kecepatan tinggi Kania memacu mobil Honda jazz merah miliknya.Sungguh tak sabaran gadis berusia dua puluh tahun itu.Ia ingin sekali mendengar secara langsung dan melihat ekspresi dari sahabatnya itu.Ia sungguh penasaran dengan apa yang telah Om Serta sahabatnya lakukan semalam.


Dalam benaknya Kania berharap Vi masih bisa menahan diri untuk tidak menyerahkan mahkotanya kepada Ezra,meski Ezra adalah Omnya sendiri sebelum adanya ikatan pernikahan diantara mereka.


Sebenarnya Kania mendukung jika Vi dan Ezra bersama dia akan senang malah.Tapi kalau hubungan intim,ah jangan dulu lah.Kania berusaha menepis perasaan khawatir itu ,yah Kania berusaha untuk percaya jika Ezra tak mungkin merusak Vi.


" Ah ..." Pekik Kania memukul stir mobil.Ia benar - benar frustasi memikirkan hal ini.


Ckitt.....


Karena terkejut, motor itu oleng.


Sepasang anak laki-laki dan yang masih menggenakan seragam Abu-abu , terjatuh dari motor yang mereka tumpangi.


" Sorry, kalian baik - baik saja kan...?" Tanya Kania setelah dia turun dari dalam mobilnya.Kania tampak menyesal ,sungguh kejadian ini terjadi karena fikiranya hanya fokus pada Vi dan juga Ezra.

__ADS_1


" Kamu baik kok kak." Seorang berhijab bangun dan tersenyum sangat manis.


" Kalau kamu...?" Kania memastikan keadaan siswa yang tadi membonceng sigadis berhijab itu.


" Aku juga baik kak.Lain kali kakak hati - hari ya jangan ngebut...!" Pemuda itu berpesan kepada Kania.


" Sorry,aku sedang terburu-buru,oh ya ini kartu namaku kalau ada apa - apa hubungi aku ya Jangan sungkan." Kania menyerahkan sebuah kartu nama miliknya kepada sang gadis.


" Kalian mirip, sodara ya...?" Tanya Kania karena melihat wajah sepasang anak SMA itu sangat mirip bak pinang di belah dua.Hanya saja si gadis lebih pendek dibandingkan si Pria.


" Kita kembar kak, Oh ya kenalkan aku Ayra dan ini kakakku Aufar." Gadis itu memperkenalkan dirinya dan juga sang kakak.


" Wah luar biasa kembar yang sempurna...!" Puji Kania kepada kedua orang itu.Mereka pun sedikit mengobrol, sebenarnya Kania sudah memaksa untuk memberikan ganti rugi kepada mereka namun sepasang remaja kembar itu kekeh menolaknya, sehingga Kania yang biasanya paling suka memaksa itu pun hanya bisa pasrah.


" Ya sudah , sekali lagi aku minta maaf sama kalian berdua.Semoga kita bisa bertemu lagi ." Ucap Kania


" Kalau begitu aku pergi dulu Ya." Pamitnya dari dalam mobil.Kania melambaikan tangan kepada kedua remaja itu.


" Ayra ,Aufar.Kenapa rasanya adem banget ya melihat kalian berdua.Seperti ada aura positif yang terpancar dari dalam diri kalian.Apa kalian adalah malaikat yang dikirimkan Tuhan ke dunia ini ..?" Gumam Kania yang merasakan kenyamanan tersendiri setelah mengobrol dengan kedua remaja itu.

__ADS_1


Ya kedua remaja yang baru saja Kania temui itu memang unik . Berbeda dengan remaja pada umumnya.Jika remaja lain pasti akan Marah - marah dan meminta ganti rugi yang besar tapi mereka tidak bahkan mereka sangat ramah kepada Kania yang sudah jelas - jelas salah.


".Semoga kita bisa bertemu kembali." Dalam hati Kania berdoa semoga dimasa depan ia bisa bertemu lagi dengan keduanya.


__ADS_2