DUDA DI KEJAR GADIS GILA

DUDA DI KEJAR GADIS GILA
Habis enak sih


__ADS_3

Sesampainya di kediaman Opa Bastian Kania langsung menarik Vi.


" Opa , Mama , Papa....!" Kania berteriak sangat lantang hingga suaranya menggema didalam mansion besar ini.Padahal mansion ini sangat besar tapi suara Kania masih saja terdengar sangat lantang.


" Ada apa Kania,kenapa berteriak seperti itu.Suaramu membuat telinga kami sakit tau." Jawab Mama Kania.Ya kali ini papa dan mama Kania kebetulan sudah pulang dari perjalanan bisnis mereka.


" Mana Papa sama Opa ..?" tanya Kania, melihat sekeliling rumah mencari Papa dan Opa Bastian.


" Ada apa sih ....?" Tanya Opa Bastian yang baru saja keluar dari kamar.


" Ada apa Kania...?" Papa Ega juga keluar.


" Sini semuanya ayo duduklah,ada berita yang sangat penting dan darurat." Kania tampak antusias,yah disini Kania lah orang yang paling antusias dengan kisah cinta Vi dan Ezra.


" Papa,mama dan Opa.Besok pagi akan ada seorang pria yang akan melamar Vi karena Vi tak ada keluarga maka aku minta pria itu datang kemari." Kania mengatakan kepada mereka bahwa Vi akan dipinang.

__ADS_1


" Apa...?!" tampak Opa sangat terkejut mendengar kabar dari cucunya itu bukankah selama ini Vi dalam misi mengejar Ezra lalu bagaimana bisa Vi akan dilamar oleh pria lain.Lalu apakah selama ini Vi tidak serius....?


" Iya,apa kalian terkejut....?" tanya kania melihat ekspresi keluarganya itu.


" Kalian akan semakin kaget kalau tau siapa yang akan melamar Vi." Kata Kania lagi dengan mimik wajah begitu antusias.


" Dia adalah Om Ezra...!" Katanya lagi semakin antusias


" Apa...?!" tanya Papa Ega dan mama Arini bersamaan.Tentu saja pasangan orang tua Kania ini sangat terkejut karena selama ini mereka tidak tau menahu perihal adik dan sahabat anak mereka.Maklumlah mereka kan memang jarang dirumah.


Vi hanya mengangguk sambil tersenyum canggung.


" Tapi Vi apa kamu tidak salah pilih.Maksudku bukankah perbedaan umur kalian sangat jauh." Kini Papa Ega yang bertanya.


" Ah papa perbedaan umur itu bukanlah penghalang bagi dua insan yang sedang dimabuk cinta...ups..." Kania keceplosan.

__ADS_1


" Maksudnya....?" Mama Arini masih tidak mengerti dengan semua yang Kania katakan.


" Mama ,papa Vi itu sudah jatuh cinta pada pandangan pertama sama Om Ezra.Bahkan Vi dengan gilanya mengejar Om Ezra dan yang lebih parahnya lagi Vi sempat depresi saat om Ezra menolaknya mentah-mentah.Tapu sebenarnya Om Ezra juga mencintai Vi hanya saja diaasih takut untuk berurusan dengan cinta lagi.Tapi hari ini aku sudah yakin jika mereka berdua sama-sama saling mencintai." Kania bercerita panjang lebar.


Vi hanya bisa diam sambil menunduk menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah seperti kepiting rebus karena ia sangat malu.


" Dan parahnya lagi mereka sudah saling bertukar Saliva." Adu Kania kepada keluarganya membuat Vi semakin malu saja.


" Vi apa benar begitu...?" tanya Papa Ega.Sementara itu Opa yang hanya jadi pendengar malah merasa paling bahagia.Kini pria tua itu tampak lega sebenarnya tadi Opa sempat khawatir jika sampai Vi dipinang oleh pria lain.Ya Opa Bastian sudah sangat sayang dengan Vi kemarin saat Vi mengatakan bahwa ia jatuh cinta dengan Ezra Opa Bastian sangat senang karena ia yakin Vi akan membawa dampak positif untuk kehidupan Ezra nantinya,Opa Bastian tahu jika Vi adalah gadis yang sangat baik dan tulus sudah bisa dipastikan bahwa Vi akan tetap setia menemani Ezra walau bagaimanapun keadaan Ezra nantinya.


" Iya Om, maaf Vi khilaf, soalnya enak sih...!" Ups dasar gadis gila kenapa juga ia sampai sejujur itu.


Jawaban Vi membuat Ega dan Arini kicep sampai - sampai mereka kehabisan kata.


Vi baru menyadari jawabannya begitu absurd ketika melihat ekspresi Papa Kania yang sudah ia anggap seperti ayahnya sendiri.

__ADS_1


" Baiklah,kalian istirahat saja." Akhirnya Papa Ega tidak punya kata lain selain menyuruh Vi dan Kania istirahat.


__ADS_2