DUDA DI KEJAR GADIS GILA

DUDA DI KEJAR GADIS GILA
Marah - marah


__ADS_3

Lain Vi ,lain pula dengan Ezra.Meski sama - sama menahan beratnya rasa rindu Ezra tetap beraktivitas seperti biasa.


Pagi ini pria itu berangkat ke kantor seperti biasanya.


Namun berbeda dengan biasanya,Pria yang biasanya sangat tenang ini.Pagi ini uring-uringan.Sejak berangkat tadi ia lebih banyak menggerutu.


Pekerjaan yang biasanya ia kerjakan dengan sangat baik,pagi ini banyak yang berantakan.


Para karyawan banyak yang menjadi korban kegalauan seorang Ezra.mereka kena semprot dari Ezra semuanya serba salah.


Bisik - bisik pun memenuhi kantor.Mulai dari petugas keamanan, resepsionis dan karyawan yang lain sedang membicarakan sikap Ezra yang berubah.


Ghibahan dari mereka akhirnya sampailah pada telinga Michael.Karena penasaran Michael pun menyelidiki apakah benar apa yang digosipkan oleh para karyawan itu jika hari ini Ezra sangat aneh.


Ternyata benar, saat melewati sebuah lorong Michael tak sengaja mendengar Ezra yang sedang membentak OB hanya karena wanita paruh baya itu meletakkan ember yang berisi air didekat ruangan CEO.Padahal OB wanita itu sedang mengepel lantai yang tak jauh dari sana.


Jika biasanya hal ini tak masuk dalam perhatian Ezra tapi entah kenapa hari ini Ezra sangat sensitif.


" Apa Uncle lagi PMS ya...?" tanya Ezra dalam hati...


" Uncle....!" Ezra masuk kedalam ruangan CEO yang akan menjadi ruangannya nanti jika sudah tiba waktunya.


" Ada apa dengan Uncle hari ini...?"


" Apa telah terjadi sesuatu....?"


" Atau Anda bukan uncleku...?" Tanya Ezra memastikan jika pria didepannya itu benar - benar Ezra ,pria yang selama ini mendampinginya.


" Apa maksudmu...?" tanya Ezra menatap Michael dengan tatapan tajam.Bila orang lain yang dipandang seperti ini sudah pasti mereka merasa ngeri.Untunglah itu Michael so pemuda Berusia dua puluh lima tahun itu tak takut sama sekali.

__ADS_1


" Itu di luar semua orang sedang membicarakan sikap Uncle yang berubah.Semuanya serba salah.Memang ada apa dengan Uncle....?" jawab Ezra.


" Tidak sopan membicarakan atasan !" kesal Ezra.


" Sejak kapan uncle peduli...?" Tanya Ezra,memang selama ini Ezra tak pernah peduli tentang omongan orang.


" Ah sudahlah, bersiaplah untuk meeting...!" Ezra mengalihkan pembicaraan.


Mereka pun Akhirnya sampai didalam ruang meeting.Dimana hari ini adalah jadwal untuk para devisi menyampaikan laporan hasil kinerja mereka selama satu bulan ini karena ini adalah akhir bulan.Selain itu mereka juga akan menyampaikan beberapa target kerja untuk satu bulan kedepannya.


Didalam ruang meeting pun Ezra tampak uring-uringan mendengar laporan dari beberapa devisi.Banyak sekali yang Ezra koreksi bahkan hal - hal kecil yang sepele bisa membuat seorang Ezra marah besar.Hal ini membuat seorang Michael bertanya - tanya sebenarnya ada apa dengan Pria yang biasanya sangat tenang itu.Hingga Micheal pun bertanya kepada sumber terpercaya yaitu Mbah Google.


Disana dikatakan sebab musabab seseorang bisa berubah menjadi suka marah diantaranya adalah.....


1.Stres






Lelah



__ADS_1


Darah tinggi




Faktor Usia




Michael pun menyimpulkan bahwa perubahan sikap Ezra itu disebabkan karena terlalu lelah terhadap pekerjaan hingga membuat Ezra stress alhasil ia mudah Emosi.Maka setelah meeting selesai, Micheal berbicara empat mata dengan Ezra.Micheal menyuruh Ezra untuk beristirahat dengan mengambil cuti beberapa hari agar fikiran pria itu kembali tenang.


Awalnya Ezra menolak namun desakan dari Michael tak dapat ia bantah hingga ia pun setuju.


Akhirnya Ezra mengambil cuti selama satu Minggu.


Dan satu minggunya itu akan ia habiskan bersama ayahnya karena Opa Bastian sudah keluar dari rumah sakit dan kondisinya pun sudah sangat baik.Rencananya ia akan healing bersama sang Papa.


Bukan healing dengan jalan - jalan seperti kebanyakan orang, healing mereka adalah menghabiskan waktu dengan bermain catur,bersepeda atau memancing seperti dulu sebelum Ezra sibuk.


Yah itulah rencana dalam otaknya.


***


" Vi Lo kenapa sih ...?"


" Kenapa Lo jadi kayak gini hah...?"

__ADS_1


Kania menangis saat mendapati sahabatnya duduk dilantai memeluk lutut dengan bersandarkan lemari plastik.


Kania langsung meraih tubuh Vi dan membawanya kedalam pelukan.Gadis yang sangat menyayangi Vi seperti saudaranya itu menangis.Ia benci melihat kondisi Vi sekarang.


__ADS_2