DUDA DI KEJAR GADIS GILA

DUDA DI KEJAR GADIS GILA
Menang


__ADS_3

Ups sorry gue ingetnya cuma itu gimana dong...?" kata Vi merasa tak bersalah.


" Ok gak apa-apa,lagian emang dari dulu kamu kayak gitu,tapi tidak mulai sekarang setelah ini kamu akan jadi milikku vi." Ucap Alvian penuh percaya diri.


"Ok kita lihat siapa yang menang,jangan lupa tujuh puluh lima juta kalau gue yang menang." Vi setuju begitu saja dengan penawaran Alvian.Ia tak peduli jika nantinya akan kalah toh Ezra juga sudah menolaknya mentah-mentah.


" Deal...!" Alvian mengulurkan tangannya kepada Vi dan Vi pun membalas uluran tangan Alvian.Meraka saling berjabat tangan sebagai tanda bahwa mereka saling setuju dengan perjanjian itu.


Mau gimana lagi Vi, ini kesempatan bagi Vi untuk mendapatkan uang dalam jumlah besar, tapi kalau kalah ia pun harus rela Menjadi pacar Alvian.Biarlah toh Om Ezra udah menolaknya.so apalagi yang musti Vi perjuangkan ,tak ada lagi bukan.


" Deal " Jawab Vivian tanpa ragu.


Vi dan Rian telah bersiap di atas motor mereka.


Sang pemandu membunyikan peluit sebagai tanda jika balapan akan segera dimulai.


" Ready.....one...two....three and go...." Teriak seorang lelaki yang sudah biasa memandu balapan liar di arena ini.


Vi dan Rian sama - sama melesat ,mereka memacu motor mereka dengan kecepatan maksimal.


Kejar - kejaran pun terjadi kadang Vi memimpin kadang pula Rian yang memimpin.


Ternyata kemampuan Rian tak boleh diremehkan bocah itu bisa mengimbangi Vi.

__ADS_1


Namun tak berapa lama Vi pun bisa menyalip bocah itu,Vi berada jauh didepannya.


Vi lebih unggul sekarang


Tiba-tiba sekelebat bayangan tentang penolakan Ezra tadi telah mengganggu fokus gadis itu.


Fikiran Vi jadi kacau balau,tanpa sadar motor yang dikendarainya menyerempet pembatas jalan.


Duck...cckitt.....


Tubuh Vi terpelanting jatuh dari motornya.


" Shiiitt ...." Pekik Vi.


Vi terlihat meringis menahan rasa sakit pada kakinya.Vi berjalan dengan tertatih - tatih menghampiri motornya yang tak jauh dari tempatnya jatuh tadi.


Dengan menggunakan sisa tenaganya ia membenarkan posisi motor trail milik Ezra.


Gadis itu kembali naik dan melesat sangat cepat.Membuat Ezra melongo.Pria itu heran bagaimana bisa Vi masih sanggup melanjutkan balapan ini padahal ia sedang kesakitan.


Ezra terduduk diatas rerumputan ia ingin melihat dan memastikan bahwa Vi baik - baik saja.Entah kenapa semakin hari ia semakin perhatian terhadap gadis gila yang mengejar - ngejarnya itu.


Apakah Ezra sudah memiliki sebuah rasa terhadap Vi...?

__ADS_1


Entahlah hanya Ezra yang tahu.


Akhirnya balapan pun usai,lagi - lagi Vi lah yang menang.


" Gimana Al ,aku harap setelah ini Lo berhenti berharap padaku." Kata Vi sambil menyalami Alvian


" Yah gue gak akan ganggu Lo lagi Vi ,semoga Lo bisa dapatin pria yang tulus.Semoga bahagia..." Alvian tersenyum lalu ia pun menyerah sebuah Amplop coklat yang berisi uang sebesar tujuh puluh lima juta.


" Thanks ya....!" Ucap Vi setelah menerima uang dari Alvian.


" Nan..." Vi memanggil Keenan


" Ya..."


" Nih bawa ke rumah singgah,gue mau langsung pulang, sakit semua rasanya." Vi menyerahkan amplop itu kepada Keenan supaya dikelola oleh anak-anak singgah.


" Oh ya Nan,tolong Lo kembalikan motor ini,gue pulang pakek motor Lo ya,ntar alamatnya gue kirim lewat WhatsApp." Vi meminta kepada Keenan untuk mengembalikan motor milik Ezra.Vi tak mau terbebani,mungkin jika motor itu tetap ada padanya ia takut tak sanggup menahan rasa sedihnya.


" Hah motor siapa ini Vi...?" Tanya Keenan ingin tahu.


" Udah jangan banyak tanya...!" Vi tak mau Keenan tau tentang apa yang ia rasakan saat ini.


jika memang Vi harus sakit,biarlah ia nikmati sendiri tanpa melibatkan orang lain.

__ADS_1


__ADS_2