DUDA DI KEJAR GADIS GILA

DUDA DI KEJAR GADIS GILA
memeluk


__ADS_3

Ada kerinduan terpendam dalam hati Ezra , sungguh cintanya pada sosok Maria masih membekas didalam hatinya.Apalagi kepada putrinya itu.Namun apalah daya Ezra.


Pria itu menghela nafas dalam-dalam berusaha menetralkan gejolak dihatinya yang ingin segera berlari untuk memeluk dua sosok beda usia dibawah sana.Namun itu hanyalah hayalan belaka,tidak sungguh tidak mungkin Ezra melakukan hal itu.Sebab ia teringat akan ancaman Maria sembilan tahun yang lalu.


"Uncle ,are you ok...?" Tanya Micheal yang melihat mimik wajah Ezra yang terlihat tidak tenang.Micheal merasa heran sebab biasanya Ezra sangat tenang.


" Ya I'm Ok ." Jawab Ezra.Seketika lamunan Ezra buyar.lalu ia pun kembali seperti semula menampilkan ekspresi tenang.


"Kita langsung pulang saja,tak usah kembali ke kantor ." Ajak Ezra dan mereka pun kembali berjalan keluar dari pusat perbelanjaan dengan berjalan beriringan.


" Dugh "


" Auh " Seorang gadis kecil menabrak tubuh Ezra dan ia terjatuh diatas lantai.


" Hai girl ,are you ok...?" Tanya Ezra sambil menolong gadis itu agar bisa berdiri.Setelah gadis itu berdiri dengan sempurna,Ezra menatap sang gadis untuk memastikan keadaannya.Keduanya saling berpandangan dan saling terpaku.Seperti ada sebuah rasa aneh yang mendera hati mereka.Ya Ezra dan gadis itu merasakan ada ikatan diantara mereka.Ingin sekali Ezra memeluknya tapi ...


" Cia ...!" suara seorang wanita memanggilnya dari belakang.

__ADS_1


" Maafkan saya..." gadis itu berbalik.


" Cia jatuh menabrak Om itu Mami..." ternyata wanita yang memanggilnya itu adalah ibunya.


" Maafkan putri saya Tuan.Dan terimakasih telah membantunya" Maria mendongak melihat sosok pria yang baru saja ditubruk oleh Terkejut tentu saja Maria sangat terkejut dengan sosok yang ada dihadapannya itu.Saking terkejutnya mulut Maria sampai menganga lebar.


Sebenarnya Ezra juga terkejut,tapi sebisa mungkin pria itu bersikap biasa.


" Ezra ..." Lirih Maria, menelusuri penampilan Ezra dari atas sampai bawah.Tak ada yang berubah,bahkan Ezra terlihat lebih tampan dan tampak awet muda.Dalam benar ia bertanya apakah Ezra hidup bahagia setelah berpisah dengannya.


" Maria .." Ezra pun menyebut nama itu.Nama yang pernah memenuhi hatinya.


" setelah sembilan tahun,kamu masih saja menjadi gundiknya " Maria mencibir Ezra.Tidak tau saja wanita itu jika sebenarnya saat ini Ezra sudah sukses.Ia bahkan bisa menganti semua hartanya yang ia korbankan demi Maria.Bahkan kini perusahaan Ezra jauh lebih besar dibandingkan perusahaannya dulu, perusahaan yang ia jual demi nyawa wanita yang tak punya hati.Macam Maria.


Meski rasa sakit itu masih membekas begitu dalam Ezra tak mau terpengaruh sebisa mungkin ia menahan emosinya.Kini fokusnya hanya pada gadis kecil itu.Ya itulah putrinya,putri satu - satunya yang sangat ia rindukan selama lebih dari sembilan tahun.


" Mami ,Omnya tampan ya...!" celutuk Cia semakin membuat Ezra didera rasa kerinduan yang mendalam.

__ADS_1


" Kamu Cia kan.." tanya Ezra tak tahan.


" Om kenal aku...?" tanya Cia bersemangat.Gadis kecil itu merasa sangat senang bisa disapa oleh Ezra.


" Cia ,ayo kita pergi...!" Maria menyeret Cia untuk pergi dari hadapan Ezra.Ia tak mau putrinya itu tau jika Ezra adalah ayah kandungnya.


" Maria tunggu .Boleh aku memeluk Cia." Ezra berusaha mengejar mereka.Ia sudah tak tahan ingin sekali memeluk Cia meski hanya sebentar saja.


" Cia mau Om..." Cia melepaskan tanganya dari sang Mami dan berlari kearah Ezra.Gadis kecil itu langsung menubrukkan tubuhnya pada Ezra.


Tak ingin kehilangan kesempatan Ezra pun langsung menangkap tubuh mungil Cia.Air mata Ezra sudah tak dapat dibendung lagi.Hilang sudah harga dirinya sebagai seorang laki-laki.


kini keduanya saling berpelukan sangat erat.


" Om tampan wangi sekali..." kata Cia dalam pelukan Ezra.Mungkin karena ikatan batin Cia kepada Ezra entah kenapa Cia tak ingin melepaskan pelukannya,Cia bahkan memeluk Ezra sangat erat.


" Om ,om nangis ..?" tanya Cia saat ia merasakan isakan Ezra.

__ADS_1


" Kenapa menangis Om...?" tanya Cia lagi


__ADS_2