DUDA DI KEJAR GADIS GILA

DUDA DI KEJAR GADIS GILA
membuntuti


__ADS_3

Vi bergegas meninggalkan rumah Ezra,ia pacu motor milik lelaki pujaannya itu dengan sangat cepat.Hatinya sangat sakit,tapi tak apa ini adalah keputusan yang benar menurutnya.


Biarlah cintanya ia tukar dengan motor asalkan ia bisa mendapatkan uang untuk anak - anak di rumah singgah.


Harapannya hanya satu semoga kelak pengorbanannya ini tidak sia - sia.


***


Treng...treng...treng....


Deru motor meninggalkan halaman rumahnya membuat hati Ezra semakin merasa bersalah.Ia tau Vi kecewa tapi dia harus tetap tegas agar gadis itu tak berharap lebih darinya.


Tapi sedetik kemudian ada perasaan khawatir akan terjadi sesuatu pada Vi karena gadis itu mengendarai motor dengan kecepatan tinggi.Tanpa pikir panjang lagi Ezra segera menyambar kunci mobilnya di atas meja.Pria itu berlari keluar dari rumah dengan cepat Ezra masuk kedalam mobilnya dan mengejar Vi yang telah melesat jauh di depan.


Ezra khawatir,takut Vi mengalami kecelakaan.Biasakan orang yang berkendara dalam kondisi kecewa seperti itu pasti tidak bisa fokus.Ezra pun memacu mobil mewahnya dengan kecepatan tinggi agar bisa segera menyusul Vi.Untung kondisi jalanan tak begitu ramai.


Akhir setelah sepuluh menit,Ezra bisa melihat Vi yang masih ngebut didepan sana.tak mau kehilangan jejak Ezra menambah kecepatan mobilnya lagi.


" Semoga kamu tak apa - apa Vi ." Doa Ezra dalam hati.


Lima menit Ezra membuntuti Vi dari belakang,Ezra melihat Vi belok ke kanan pada sebuah pertigaan.


Ezra masih mengikutinya,tak berapa lama akhirnya Vi pun berhenti.Ezra melihat tempat itu sudah ramai dengan kerumunan.


Ezra pun memarkirkan mobilnya agak jauh dari sana.Ezra mengambil topi dan masker dari dalam Dashboard lalu ia pun memakainya.


Saat Vi turun dari motor ia disambut dengan suara riuh serta tepuk tangan dari pendukungnya.

__ADS_1


" The black..."


" The black"


" Vivian ..."


" Vivian..." Seru mereka.


" Gue pikir Lo gak akan datang,kenapa telat ..." Tanya seorang pemuda setelah menghampiri Vi yang turun dari motor.


" Ini bukan motor Lo Vi...?" tanyanya lagi.


" Motor gue gue gadein ,siapa yang nantang gue.." Tanya Vi penasaran, katanya sang penantang adalah anak baru.


" Kenalin gue Rian , gue yang nantang Lo.Kakak gue yang mau kasih Lo hadiah kalo Lo menang.Lo tau berapa ....?"


" Itu kalo Lo menang,tapi kalo Lo kalah Lo harus mau jadi pacarnya,gimana...?" tanya pemuda itu memberi tawaran dengan nada sombong seolah ia sedang meremehkan kemampuan Vi


" Emang siapa kakak Lo...?"


" Kenapa juga gue mesti jadi pacarnya,apa dia tidak laku...?"


" Gue bukan barang yang bisa dijadikan taruhan." Jawab Vi tak kalah ketus.Enak saja dia di jadikan barang taruhan.Emang dipikir Vi cewek apaan.


" Yah karena Lo selalu menolaknya."


" Ternyata Lo cantik juga ya ,tak heran kenapa kakak gue sampai tergila - gila sama Lo." kata Rian memperhatikan Vi lebih dalam.Diakuinya Vi memang sangat cantik, apalagi matanya yang berwarna keabuan.Pantas saja kakaknya terobsesi dengan gadis dihadapannya ini.

__ADS_1


" katakan siapa kakak Lo...?"


" Gue ..." Seorang pemuda tampan dan gagah muncul dari kerumunan.


" Lo...!" Vi tampak mengingat- ingat siapakah gerangan pemuda itu.


"Siapa Lo...?" tanya Vi menyerah ia benar - benar tidak ingat dengan pemuda itu.


" What Lo gak ingat gue Vi, gue Alvian kita pernah dekat saat SMA." Alvian merasa kesal karena Vi tak ingat dengannya.Padahal Alvian adalah cowok yang sangat populer dulu waktu di SMA.Tak ada yang tak mengenal Alvian kala itu.


Selain itu dulu mereka sangat dekat bahkan sering pulang bareng,tapi sejak Alvian menyatakan cintanya kepada Vivian dan Vivian menolak, hubungan mereka jadi tak baik.Alvian selalu menjaga jarak dengan Vi.Apalagi setelah lulus SMA Alvian lebih memilih kuliah diluar negeri untuk menjauh dari gadis yang ia cintai itu.


Bukankah mereka mempunyai banyak kenangan bersama...?


Tapi kenapa Vi malah tak ingat siapa Alvian sekarang....?


Apakah kenangan itu tak membekas dihati vi ....?


Apakah dia tak ada artinya bagi Vi...?


"Alvian yang waktu itu nangis pas gue tolak...?" tanya Vi ketika memastikan ingatannya.


" Apa cuma itu aja yang Lo ingat Vi..?" tanya Alvian malu sekali rasanya jika ingat hari itu.


Hari dimana ia mengungkapkan perasaannya kepada Vi tapi malah ditolak oleh Vi.Dulu Alvian adalah pria yang suka baper ,meski ia sangat populer.


" Ups sorry, gue ingatnya cuma itu gimana dong...!" Ucap Vi merasa tidak enak.

__ADS_1


__ADS_2