Gadis Culun Milik Sugar Daddy

Gadis Culun Milik Sugar Daddy
Bab 13


__ADS_3

Shane pun seketika terdiam.


Benar juga..Seharusnya aku tidak mempermasalahkan penampilannya.' batin Shane.


Shane pun tersenyum kecil pada Yuna.


"Maaf,aku terlalu memaksa." ucap Shane.


Yuna pun menatap Shane.


"Ya sudah,kalau begitu kita pergi makan saja..Ayo." ujar Shane yang langsung membatalkan niatnya untuk merubah penampilan Yuna.


Ia sadar,seharusnya ia menerima penampilan Yuna apa adanya.Walau pun sebenarnya ia hanya ingin mengubah penampilan Yuna agar membuat nya lebih percaya diri dan tidak menjadikan dirinya sasaran untuk dibully.


Setelah makan malam,Shane mengantar Yuna pulang ke rumah.


"Terima kasih karena tuan sudah mengajak makan dan mengantarku pulang." ucap Yuna sebelum ia turun dari mobil Shane.


"Apa kau tidak mau mengajak ku memperkenalkan ku pada keluarga mu?" tanya Shane.


"Tidak.." jawab Yuna sambil tersenyum.

__ADS_1


"Sampai jumpa tuan Shane ." kata Yuna sambil melambaikan tangannya dan akan membuka pintu mobilnya.


Namun,saat akan turun dari mobil.Shane justru menarik tangan Yuna kearahnya.


Dan ia pun langsung mengecup bibir Yuna dengan sangat lembut.


Membuat Yuna pun tidak dapat mengelak dan justru membiarkan Shane mencium bibir nya.Karena sejujurnya ia merasa bahwa ciuman Shane sangat membuatnya tak ingin menghindar.Seakan Yuna ikut merasa candu.


Dan tanpa diketahui Yuna,Lauren sang nenek menyaksikan sebuah pemandangan yang seketika membuatnya langsung syok.


Tak mengira jika Yuna yang selama ia tahu adalah gadis yang santun dan tidak pernah dekat dengan pria mana pun.Untuk hari ini,betapa terkejutnya ia melihat Yuna tengah bermesraan dengan pria lain.


Lauren pun hanya bisa diam dan menunggu Yuna sampai keluar dari mobil pria yang menurutnya sangat asing.


Yuna yang menyadari seketika langsung bersikap salah tingkah dan gugup di depan Shane.


"Ke..Kenapa tuan Shane harus melakukan itu lagi??" tanya Yuna sambil memalingkan wajahnya dari Shane.


"Karena aku suka dengan bibir manis mu.Dan perlu kau ketahui jika aku melakukannya bukan karena nafsu.Aku tidak mau kau berpikir bahwa aku adalah pria mesum.Aku melakukan atas dasar dari perasaan ku." jawab Shane mengungkapkan kejujuran hatinya pada Yuna.


"Ka..Kalau begitu sampai jumpa tuan Shane." ucap Yuna langsung bergegas turun dari mobilnya dan masuk kedalam pekarangan rumah sang nenek.

__ADS_1


Shane yang melihat sikap polos Yuna hanya bisa tersenyum tipis.Dan ia pun meninggalkan kediaman Yuna.


Yuna dengan cepat membuka pintu yang secara kebetulan tidak dikunci.Saat memasuki rumah dan berjalan menuju kamar.Lauren sang nenek menghampiri Yuna.


"Yuna." panggil Lauren.


Yuna pun menoleh ke arah sang nenek.


"Nenek." ujarnya.


"Siapa pria yang sudah mengantarmu tadi?" tanya Lauren yang penasaran.


"Pria??Euh.." tanya Yuna yang sesaat sedikit bingung.


Tak mengira jika sang nenek melihat dirinya telah diantar pria asing yang tidak dikenalnya.


"Dia cuma teman ku nek." jawab Yuna.


"Teman??Apa teman pun seorang pria berumur??" tanya Lauren memastikan karena masih sangat penasaran.


Yuna sesaat mulai gugup dan bingung.Karena ternyata sang nenek bisa melihat jelas sosok Shane sebagai pria berumur.

__ADS_1


"I..Iya nek." jawab Yuna dengan nada terbata.


"Kalau boleh nenek tahu,sejak kapan kau berteman dengan pria berumur??kenapa hal ini nenek tidak tahu?" tanya Lauren seakan sedang menginterogasi Yuna ,karena merasa khawatir jika Yuna mulai berteman dengan pria asing,terlebih sudah berumur.


__ADS_2