Gadis Culun Milik Sugar Daddy

Gadis Culun Milik Sugar Daddy
Bab 7


__ADS_3

Seperti seorang remaja yang sedang jatuh cinta, Shane mencari tau segalanya tentang Yuna. Pria itu benar-benar penasaran dibuatnya.


Hanya karena kemarin dia tidak sengaja bertemu Yuna di bus dan mengikutinya, kini dia menjadi ingin mencari tahu lebih banyak lagi tentang gadis itu.


"Kau benar-benar jatuh cinta padanya, Shane?" tanya Dave saat dia melihat sahabatnya itu sibuk mencari profile tentang Yuna.


Dave melongok dan ikut mencari seperti apa gadis yang disukai oleh kawannya itu.


"Yuna? Inikah dia? Gadis ini jauh berbeda sekali dengan wanita-wanita yang sering kau pacari, Shane. Jangan mempermainkan gadis ini, dia masih kecil sekali!" ujar Dave mengingatkan Shane


"Ada apa dengan Yuna-ku?" tanya Shane tersinggung.


Dave tertawa terpingkal-pingkal.


"Hahaha! Yuna-ku! Gadis itu sudah benar-benar menyihir mu, Shane!" Pria itu merendahkan tubuhnya dan berbisik pada Dave. "Hei, dia masih kecil sekali. Jangan permainkan dia. Kasihan,"


"Kali ini aku serius, Dave. Aku ingin memiliki gadis kecil ini. Lucu, 'kan?" ucap Shane.


"Aku ingin membawanya pulang dan menghabiskan waktu berdua dengannya. Argh! Aku kacau!" celotehnya.


"Buktikan padaku kalau kau tidak akan mempermainkan gadis itu. Kelihatannya dia masih polos sekali," ucap Dave memperingatkan.

__ADS_1


Shane menjentikkan jarinya ke layar laptop.


"Ya, dia memang masih polos sekali. Tapi, ciumannya benar-benar membuatku ketagihan. Aku ingin memolesnya dan membuat dia tampak cantik di mataku. Dia seperti berlian di tempat yang kotor,"


Pria itu membayangkan akan secantik apa Yuna nanti saat dia sudah di make over. Pasti cantik sekali.


...****************...


Di lain tempat, Yuna sedang sibuk di perpustakaan. Gadis itu hanya akan berada di perpustakaan alih-alih di pusat perbelanjaan atau kedai kopi fancy.


Seorang teman Yuna yang bernama Claire datang menghampirinya.


"Hei, maaf aku terlambat datang. Kau sudah sampai mana?"


Claire mengangguk-angguk. "Oke, aku setuju. Anyway, aku mendengar desas-desus yang beredar di luar sana. Benarkah kau sudah memiliki kekasih?"


"Uhuk! Uhuk! Ke-, kekasih apa! Kabar darimana itu?" tanya Yuna.


Namun, wajahnya memerah dan dia semakin menenggelamkan wajahnya di dalam buku-buku tebal bertuliskan 'Bussiness Instrument'.


"Seluruh antero kampus ini sudah tau kalau kau memiliki kekasih. Bahkan, kalian berciuman panas di depan Sabrina dan kawan-kawannya, 'kan?" selidik Claire.

__ADS_1


Wajah Yuna semakin merah merona. Itu kesalahannya. Dia mau saja dicium oleh Shane, sosok pria asing yang kini hampir saja mengambil alih hatinya.


"Fitnah! Itu fitnah! Aku tidak pernah melakukan hal serendah itu!" tukas Yuna dalam bisikan.


Claire menyenggol siku Yuna dan menunjukan sebuah video dari ponselnya.


"Ini dirimu, 'kan?" tanya Clare sambil menunjukkannya pada Yuna.


'Shiit!'. Yuna mengutuk dalam hati saat Claire memutar video itu.


"Siapa yang menyebarkan video ini?" tanya Yuna lagi dengan kagetnya.


"Sabrina! Kami semua mendapatkan video ini dari Sabrina. Apa kau tidak dapat video ini?" tanya Claire lagi.


Yuna mengambil ponselnya dari dalam tas dan benar saja dia mendapatkan video yang sama dari pengirim yang sama. Walaupun Yuna tidak menyimpan nomor ponsel Sabrina, dia sudah tau kalau gadis itulah yang menyebarkan video itu. Ada kalimat keterangan yang tersemat di video itu.


"Gadis Cupu Yang Berciuman Seperti Seorang Pro!"


"Di mana Sabrina?" tanya Yuna kesal.


"Di kelas Mr. Frank. Baru selesai pukul dua belas nanti," jawab Claire.

__ADS_1


Tanpa memperdulikan Claire, Yuna keluar dari perpustakaan dengan napas memburu. Dia ingin sekali mencari Sabrina dan memberi pelajaran kepada gadis itu! Dia sudah lelah terus dipermainkan sepanjang hidupnya!


***


__ADS_2