
Shane begitu terkejut saat Leona mengenalkan keponakannya yang ternyata adalah Yuna.Gadis yang sempat membuatnya tergila-gila
Mereka pun saling pandang tanpa saling buka suara.Membuat Leona memandangi keduanya dengan bingung.
"Hei..Kenapa kalian bengong?" tanya Leona heran.
"Euh..Tidak bi.Aku,aku ke toilet dulu." jawab Yuna bergegas ke toilet meninggalkan mereka berdua.
Pandangan Shane pun tak lepas yang terus memperhatikan Yuna.Ia bukan hanya terkejut saat mengetahui jika Yuna adalah keponakan Leona.Tapi,ia begitu tercengang saat melihat penampilan Yuna yang sangat berbeda.Untuk pertama kalinya ia melihat penampilan Yuna menurutnya sangat lah cantik dan tidak terlihat seperti dirinya.
Gila..Ini tidak mungkin,tidak mungkin gadis itu adalah Yuna..Dia cantik sekali.' batin Shane yang masih tidak percaya.
Sementara Yuna yang bergegas ke toilet,langsung mengatur nafasnya saat ia berada didepan cermin dan menatap dirinya.
Ia merasa juga tidak percaya,jika kekasih dari bibi nya Leona tidak lain adalah Shane sendiri.Ia pikir Shane adalah pria yang benar-benar serius dengan nya.Tapi ternyata,ia pun tak ada bedanya dengan pria lain.Mudah berpindah ke lain hati,tanpa berkeinginan untuk berusaha meyakinkan sang nenek.Yang memang sudah menentang hubungan mereka.
Hati Yuna pun entah kenapa begitu sakit,jika mengetahui Leona berpacaran dengan Shane.Dan bahkan berniat mereka berniat akan menikah.
Cukup lama berada di toilet,Yuna kembali menemui Leona dan Shane.Sebelum menemuinya,Yuna langsung merubah sikapnya seolah tak terjadi sesuatu.Ia pun berjalan sambil menunjukkan senyuman palsu.
"Bibi.."panggil Yuna.
__ADS_1
"Hei..Kenapa kau lama sekali sayang.Ayo,duduk." ujar Leona menyuruh Yuna untuk duduk.
Sementara Shane masih terus menatap Yuna dengan serius.
"Maaf bi,sepertinya aku harus pergi." jawab Yuna.
"Pergi??Memangnya kau mau kemana sayang?" tanya Leona penasaran.
"Claire tiba-tiba mengajak ku bertemu.Jadi sepertinya aku harus pergi sekarang." jawab Yuna terpaksa berbohong.
"Oya?Apa harus sekarang?" tanya Leona lagi.
"Iya,sampai ketemu di rumah bi." ujar Yuna langsung pergi tanpa menyapa sedikit pun pada Shane.
"Aneh,kenapa mendadak sekali dia perginya." celoteh Leona.
"Apakah dia benar-benar keponakan mu?" tanya Shane tiba-tiba bertanya.
"Yah..Dia tinggal bersama ku dan ibu ku." jawab Leona menceritakan nya pada Shane.
"Oh,dia cantik seperti mu."
__ADS_1
Leona pun langsung tersenyum malu.
"Itu karena aku sengaja mengubah penampilannya.Selama ini ia selalu berpakaian seperti gadis cupu.Tapi,karena aku berniat ingin mengenalkan dia pada mu,maka dia mau penampilannya ku ubah." jelas Leona panjang lebar.
"Ah begitu." seru Shane singkat.
Pantas saja penampilan nya sangat berbeda.' gumam Shane dalam hatinya.
*
*
Yuna mencoba menghubungi Claire.Berharap Claire bisa bertemu dengannya.
"Claire,apa kau sibuk?" tanya Yuna melalui panggilan teleponnya,saat ia duduk di halte.
"Tidak Yuna.Aku berada di rumah.Kenapa?" jawab Claira dan bertanya.
"Boleh kah aku main ke rumah mu?"
"Tentu saja,kebetulan aku juga tidak ngapain-ngapain." jawab Claire langsung mengijinkan Yuna untuk main ke rumahnya.
__ADS_1
"Oke.Aku langsung ke sana." jawab Yuna langsung bergegas menuju rumah Claire.
Ia sengaja menemui Claire untuk menghibur dirinya yang sesaat membuatnya sedikit kecewa.