Gadis Culun Milik Sugar Daddy

Gadis Culun Milik Sugar Daddy
Bab 43


__ADS_3

Melihat pemandangan itu,tanpa sadar membuat Yuna sedikit jengah.Yang seharusnya tidak berpengaruh pada dirinya.


Yuna pun langsung berjalan maju ke depan untuk memperkenalkan dirinya.


"Perkenalkan nama saya Yuna,saya staff baru di perusahaan ini.Mohon untuk kerja sama nya." ucap Yuna memperkenalkan dirinya sembari menunduk setelah memperkenalkan dirinya.


"Apa motivasi mu bekerja disini?" tanya Shane menatap serius pada Yuna sambil memainkan pulpen yang ada ditangannya.


"Motivasi saya selain mendapatkan pengalaman baru dalam bekerja.Motivasi saya melamar kerja di perusahaan ini adalah ingin memberikan kontribusi yang positif. Saya juga ingin menyalurkan dan memberikan karya, skill, dan knowledge yang saya miliki.” jawab Yuna dengan apa adanya.


"Lalu apakah kalian memiliki hubungan??" tanya Shane sesaat melirik ke arah Mario yang berada dibelakang Mario.


Membuat Yuna sesaat menoleh ke arah Mario.


"Euh..Maaf,apakah pertanyaan ini ada kaitannya dengan perusahaan pak?" tanya Yuna lebih dulu bertanya sebelum menjawab pertanyaan Shane.Yang ternyata Shane sengaja menjebak memberi pertanyaan tersebut.


"Jawab saja,aku sedang bertanya dengan mu sebagai pemilik perusahaan ini." jawab Shane dengan tegas.


Sesaat Yuna pun sedikit bingung.


Haruskah aku menjawab apa adanya??atau harus berbohong.' kata Yuna yang melamun.


"Yuna,aku masih menunggu jawaban mu." tegur Shane.


Mario yang menyadari Yuna tengah melamun,sesaat memanggil Yuna dengan pelan.


"Yuna..Yuna.." panggil Mario dengan pelan sambil mencolek pinggang Yuna.


Hal itu membuat Shane langsung menatap dingin dengan tindakan Mario.Yang berani menyentuh Yuna.


"Ah..Iya pak..Kami memiliki hubungan.." jawab Yuna dengan refleknya dan tersadar dalam lamunannya.


"Sebagai apa??Teman atau kekasih?" tanya Shane yang seakan tidak puas dengan jawaban Yuna.Karena ia memang sengaja ingin menguji Yuna.


"Yah pak.Saya dan Mario memiliki hubungan layaknya sepasang kekasih." jawab Yuna apa adanya dan tegas.


"Begitu..Dan bagaimana dengan mu?Apa motivasi mu bekerja di perusahaan ini?" tanya Shane yang kini pandangannya mengarah pada Mario.


Mario yang sudah bisa menebak jika Shane pasti juga sengaja akan bertanya hal sama pada dirinya.

__ADS_1


"Yang memotivasi saya ketika bekerja adalah bahwa saya bisa memanfaatkan kemampuan saya untuk hal yang baik dan berkontribusi untuk memajukan perusahaan.”


"Saya adalah seseorang yang menyukai tantangan untuk terus mencapai goal. Namun, saya juga orang yang sangat menyukai kerja sama tim.


Bisa belajar hal baru dari rekan-rekan kerja juga merupakan hal yang memotivasi saya setiap harinya." timpal Mario dengan nada yang begitu percaya dirinya.


"Kau yakin bisa memajukan perusahaan dengan skill mu?" tanya Shane.


"Mudah-mudahan saya bisa dan saya akan berusaha pak." jawab Mario dengan penuh yakin.


"Baik,lalu bagaimana dengan pertanyaan yang sama?Apakah kau memiliki hubungan dengan Yuna?" tanya Shane kini memberi pertanyaan yang sama dengan Mario.


Mario yang paham,hanya bisa menatap serius pada Shane.Ia berusaha menjaga sikap karena posisi yang dimilikinya saat ini.


"Yah..Saya memang memiliki hubungan layaknya sepasang kekasih dengan Yuna pak." jawab Mario yang langsung memberikan jawaban yang sama seperti Yuna.


"Begitu..Lalu apakah kalian belum tahu,jika peraturan di perusahaan ini tidak boleh jika memiliki sebuah hubungan antara sesama staff.Karena itu akan merusak konsentrasi staff dalam bekerja." ungkap Shane pada Mario dan Yuna.


Yang seketika membuat Mario dan Yuna tercengang dengan peraturan yang diungkapkan oleh Shane.


Mario dan Yuna pun saling bertatapan panik.


Mendengar pernyataan Shane,seketika membuat Mario kesal.Dan memukul meja yang ada di depan matanya.


Bug..


"Brengsek..sepertinya dia sengaja mempersulit posisi kita." umpat Mario yang kesal.


Yuna pun langsung menghela nafasnya.


"Lebih baik biar aku saja yang mundur." sahut Yuna dengan nada tidak bersemangat.


"Tidak bisa begitu Yuna..Kau sudah berusaha keras selama ini.Mendapatkan posisi di perusahaan ini juga tidak gampang.Banyak yang menginginkan bekerja di perusahaan ini.Bagaimana bisa dia memberikan sebuah aturan yang sangat konyol.!" ujar Mario yang justru menentang keinginan Yuna untuk mundur.


"Tapi kurasa memang dia sengaja.Karena dia tahu jika aku disini,pasti akan membuat masalah untuknya."ujar Yuna yang seketika menyadari Shane sengaja ingin menyingkirkan dirinya.


Yang sudah jelas,niat yang sebenarnya hanya ingin membuktikan jika dirinya mampu menjadi gadis yang mandiri dengan bekerja di perusahaannya atas kemampuannya sendiri.Bukan memanfaatkan Shane yang sebagai pewaris perusahaan West Company.


"Ini benar-benar membingungkan.Kita sudah berusaha sejauh ini,tapi dia justru mengacaukan semuanya..Sial." umpat Mario lagi yang kesal.

__ADS_1


Mereka pun akhirnya meninggalkan ruangan dan kembali ke meja kerja masing-masing.


Yuna menghempaskan tubuhnya di kursi sambil menghela nafas.


Seorang gadis bernama Rika yang duduk bersebelahan dengan Yuna langsung menoleh.


"Bagaimana tadi??apa semua berjalan sukses??" tanya Rika yang penasaran karena tidak ikut menghadiri presentasi Yuna.


Yuna pun menoleh sambil terseny tipis.


"Yah..Semua berjalan sesuai harapan."jawab Yuna.


"Oh syukur lah..Lalu ku dengar kalian diminta memperkenalkan diri di hadapan tuan Shane ya?" tanya Rika lagi.


"Ya begitu lah,selayaknya orang sedang interview." jawab Yuna.


"Benarkah??kau pasti sangat gugup,karena berhadapan langsung dnegam pewaris West Company..Hihi." gurau Rika dengan bercanda.


Yuna kembali tersenyum.


"Oh ya..Apakah aku boleh bertanya sesuatu?" tanya Yuna pada Riska.


"Tanya apa??Aku pasti akan jawab." tanya balik Riska.


"Apakah di perusahaan kita ini memiliki aturan tidak boleh menjalin hubungan asmara sesama staff?" tanya Yuna yang sesaat teringat dan penasaran.Dengan memastikan bertanya pasa Riska yang sudah lama bekerja di perusahaan Shane.


"Aturan melarang pacaran sesama staff maksud mu?" tanya Riska mengulang pertanyaan Yuna.


Yuna pun langsung mengangguk.


"Iya say." jawab Yuna.


"Setahu ku tidak ada.Hubungan asmara sesama staff itu tidak ada larangan sama sekali di perusahaan kita.Karena tidak menyangkut dalam pekerjaan kita." jawab Rika menjelaskan.


"Kau yakin peraturan itu tidak ada?" tanya Yuna lagi memastikan.


"Iya..Kalau kau tidak percaya,coba saja tanyakan langsung sama HRD kita." jawab Rika memberi saran


Seketika membuat Yuna kembali menghela nafas.Karena ia merasa tebakan nya benar,jika apa yang dikatakan Shane seperti sengaja dan tidak benar adanya peraturan tersebut.

__ADS_1


**


__ADS_2