Gadis Culun Milik Sugar Daddy

Gadis Culun Milik Sugar Daddy
Bab 69


__ADS_3

Ciuman Shane yang kembali menghipnotis Yuna,yang seakan tidak bisa menolak.Karena ciuman Shane memang membuat Yuna merasa candu dan tidak ingin berhenti.


Sesaat Shane berhenti mencium Yuna dan menatap Yuna dengan serius.


"Aku tahu,kau masih ingin mencintai ku Yuna.Karena sampai saat ini kau tidak menolak ciuman ku Yuna." ucap Shane sembari terus memandangi wajah polos Yuna.


Sesaat Yuna pun terdiam.Ia pun sedikit bingung dengan perasaannya saat ini.Mengingat ia masih merasa bersalah karena sempat menyakiti perasaan Mario.


"Maaf Shane,sudah kubilang kasih aku waktu untuk menata perasaan ku lagi.Karena rasanya aku masih sedikit takut untuk menjalin hubungan lagi." jawab Yuna meminta pengertian pada Shane.


"oke..Aku mengerti." ucap Shane sembari mengusap rambut Yuna dengan lembut.


Beberapa hari kemudian..


Liana kembali nekat menemui Yuna,saat Yuna baru saja pulang dari kantornya.


Tentu saja membuat Yuna memasang wajah tidak senang dan datar saat melihat Liana.


"Apa mau mu lagi?Kenapa anda masih tidak tahu dirinya muncul dihadapan ku?" tanya Yuna dengan nada datar.


"Yuna,aku minta maaf untuk sebelumnya.Aku sangat menyesal sudah menyinggung perasaan mu." ungkap Liana tiba-tiba mengatakan penyesalannya.


Yuna pun tak semudah percaya dengan ucapan Liana.Sebab Yuna masih mengingat betul bagaimana Liana melontarkan kata-kata yang sudah menyakitinya.


"Lupakan saja,karena aku sudah tidak mau berurusan dengan mu lagi.!" jawab Yuna dengan datar dan langsung berjalan melalui Liana.


Tapi Liana justru langsung menahan tangan Yuna agar Yuna tidak mengabaikan dirinya.


"Tolong bantu aku Yuna,kali ini saja." ucap Liana yang kini memohon.


Membuat Yuna semaki kesal melihat sikap Liana yang seperti sedang bersandiwara.


"Sudah ku bilang,aku tidak mau ikut bersama mu.! Bagi ku kau bukan ibu kandung ku,aku tidak pernah punya ibu sekejam .!" sentak Yuna langsung menepis tangan Liana secara kasar.


"Bukan Yuna,kali ini aku bukan mau memaksa mu untuk ikut dan tinggal bersama ku." ujar Liana berusaha menjelaskan.


Sesaat Yuna menatap penasaran dengan ucapan Liana.


"Aku hanya ingin kau membantu ku saja,selebihnya aku tidak akan memaksa mu untuk ikut bersama ku.Tolong nak,hanya kali ini saja.Aku janji setelah ini aku tidak akan menganggu hidup mu.Asal kau bersedia menolong ku." ucap Liana berusaha menjelaskannya pada Yuna.


Yuna pun hanya diam dan menyimak semua kata-kata Liana.

__ADS_1


*


*


Malamnya..


Leona menemui Yuna di kamarnya saat dia baru saja pulang bekerja.


"Hai sayang." sapa Leona sembari menghampiri Yuna yang sedang membaca majalah.


Yuna pun menoleh sambil tersenyum.


"Bibi sudah pulang." ujarnya.


"Yah,baru saja.Aku belikan ini untukmu."jawab Leona sembari memberikan sebuah bingkisan pada Yuna.


"Apa ini bi?" tanya Yuna sembari mengeluarkan isi dalam bingkisan tersebut.


"Oleh-oleh..Kebetulan Bryan baru saja pulang dari Jerman.Jadi dia menitipkan oleh-oleh ini untuk mu." jawab Leona memberi tahu.


Yuna pun langsung memasang wajah tersenyum lebar.


"Tentu sayang,bagus lah kalau kau suka." jawab Leona.


"Dan ada sesuatu yang ingin ku sampaikan pada bibi." ujar Yuna mengalihkan pembicaraannya.


"Tentang apa sayang?" tanya Leona penasaran.


Yuna pun menceritakan tentang Liana yang sebelumnya bertemu dengan Yuna.Dan keinginan Liana yang meminta bantuan pada Yuna.


"Jadi,kau ingin membantu ibu mu?" tanya Leona memastikan dulu.


"Aku belum menjawabnya langsung bi.Justru aku ingin tanya pendapat bibi.Aku harus bagaimana?Dia bilang ini permintaan terakhirnya,setelah itu dia tidak akan menganggu ku lagi.Tapi aku masih meragukan kata-katanya.Karena dia seperti sedang merencanakan sesuatu untuk ku." jelas Yuna panjang lebar.


"Yah,memang terdengar sedikit aneh,jika ibu mu hanya meminta tolong dan berjanji tidak akan menganggu hidup mu lagi.Sementara kemarin di begitu ngotot ingin membawa mu." ujar Leona yang berpikir sama dengan Yuna.


"Jadi menurut mu aku harus bagaimana bi?" tanya Yuna meminta saran pada Leona.


"Menurut ku,aku punya ide yang bisa bikin ibu mu kapok dan sadar." jawab Leona.


"Caranya?" tanya Yuna penasaran.

__ADS_1


Leona langsung membisikkan sesuatu ke telinga Yuna.Dan Yuna pun langsung terkejut.


"Apa??Apa bibi yakin dengan ide bibi?" tanya Yuna yang kaget.


"Yah..Kalau kau bersedia dengan usul ku." jawab Leona dengan penuh yakin.


Sementara Yuna langsung terdiam dan berpikir.


...****************...


Ditempat lain..


Liana tengah menikmati makan malam disebuah mansion mewah bersama seorang pria dengan penampilan yang sangat formal dan berwibawa.


Disela makan malam,pria bernama Fabio sesaat melirik ke arah Liana.


"Bagaimana kabar tentang anak mu??Kenapa sepertinya kau diam saja?dan tidak ada kabar beritanya untuk ku.?" tanya Fabio langsung membahas anak dari Liana.


Seketika membuat Liana tersentak dan menoleh ke arah Fabio.


"Ah,iya..Maaf sayang,aku lupa memberitahu mu.Aku sudah menemui anak ku.Dalam berapa hari ini kami sudah membuat janji untuk menemui mu sayang." jawab Liana memberitahu.


"Apa kau yakin dia benar anak mu dan akan datang langsung menemui ku?" tanya Fabio sedikit meragukan kata-kata Liana.


"Tentu sayang..Dia memang anak ku.Nanti kau bisa lihat sendiri wajahnya,karena dia mirip sekali dengan ku." ujar Liana meyakinkan Fabio.


"Oke..Jika dia benar-benar anak mu,kita akan rencanakan untuk menikah secepatnya."ujar Fabio.


Liana pun hanya tersenyum dengan tidak sabar.Bagaimana tidak,menjalin hubungan layaknya sepasang kekasih dengan pria gagah dan tampan.Yang bahkan juga kaya raya,membuat Liana seakan tidak sabar ingin menikah dengan Fabio.Karena memang sudah sejak dulu,ia bercita-cita ingin menjadi nyonya besar di keluarga yang sangat terpandang dan terhormat.


Walaupun usia Fabio sedikit lebih muda dari Liana.Tapi,itu tidak menghalanginya untuk bisa hidup bersama Fabio.Lelaki yang begitu berkarisma dan pengusaha sukses.Tentunya akan menjadi incaran setiap wanita.


Itu sebabmya ia begitu beruntung bisa bertemu dan membuat Fabio jatuh cinta padanya.Sosoknya yang kalem dan setia,membuat Fabio terlihat pria yang begitu sempurna.


Karena itu,Liana berusaha melakukan dengan cara apa pun untuk mempertemukan Yuna dengan Fabio.


Sebab Fabio ingin bukti kejujuran Liana,jika dirinya memang sudah memiliki anak.Dan akan mempertemukan Yuna dengannya.


Dan Liana merasa begitu senang,ternyata dengan susah payah ia membujuk Yuna.Akhirnya Yuna bersedia memenuhi permintaannya.Dengan syarat dia tidak akan menganggu kehidupan Yuna lagi.


Liana pun merasa tidak masalah,karena tujuan utamanya hanya lah ingin hidup kaya dengan harta Fabio.

__ADS_1


__ADS_2