Gadis Culun Milik Sugar Daddy

Gadis Culun Milik Sugar Daddy
Bab 20


__ADS_3

Tapi..


Ia kembali teringat akan sang bibi.Seketika perasaan bersorak senangnya berubah menjadi murung.


"Kurasa tidak." jawab Yuna sambil menggelengkan kepalanya dengan wajah yang tertunduk.


"Kenapa??Kau takut?" tanya Shane.


"Yah..Bagaimana bisa aku menjalin hubungan dibelakang bibi ku..Itu pasti akan menyakiti perasaan nya.!" jawab Yuna dengan tegas


"Tapi aku masih menyukai mu,bahkan aku tidak rela melihat mu bersama pria tadi.Aku bisa melepaskan mu begitu saja." kata Shane meyakinkan Yuna.


"Lalu,bagaimana dengan bibi ku?kau juga sama saja menyakiti perasaannya.Tolong,lebih baik lupakan saja.Bibi ku sangat mencintai mu.Bahkan dia berharap ingin menikah dengan mu." jelas Yuna yang masih teringat jelas keinginan Leona ingin menikah dengan Shane.


Sesaat Shane pun terdiam.


"Ini sudah malam,antarkan saja aku pulang." ucap Yuna beranjak bangkit dan lebih dulu menuju mobil Shane.


Shane pun hanya mengikuti perkataan Yuna dan mengantarnya pulang ke rumah.


Tiba di rumah,Leona langsung menyambutnya dan tidak mengetahui jika Yuna sudah diantar pulang oleh Shane.


"Yuna sayang,kau kemana saja??tidak biasa pulang terlambat?" tanya Leona dengan sikap seperti biasanya.


"Euh..aku habis dari rumah Claire,bibi." jawab Yuna yang terpaksa membohongi Leona sang bibi,jika dirinya baru saja bertemu dengan Shane.Dan menghabiskan waktu beberapa saat bersama.

__ADS_1


"Oh begitu,apa kau sudah makan?" tanya Leona yang merasa tidak curiga pada Yuna.


"Sudah bi." jawab Yuna singkat.


"Kalau begitu,kau pergi istirahat lah." ujar Leona menyuruh Yuna.


Yuna hanya tersenyum sambil mengangguk,dan ia pun langsung menuju kamarnya.


Setelah berada dikamar,Yuna pun merebahkan tubuhnya di atas kasur nya sambil menghela nafas.


Kenapa situasi nya jadi seperti ini?' batin Yuna merasa lelah.


...****************...


Setelah mengantar Yuna,Mario langsung pulang kerumah.


"Claire." panggil Mario.


"Ah..Kakak sudah pulang,kakak sudah mengantar Yuna sampai rumah kan?" tanya Claire yang sesaat menoleh.


"Ya,sudah..Tapi,ada sesuatu yang ingin ku tanyakan padamu." jawab Mario sembari duduk disamping Claire.


"Tanya apa?" tanya balik Claire.


"Apakah Yuna sudah memiliki pacar?" tanya Mario yang ingin tahi dari Claire.

__ADS_1


"Pacar??Setahu ku belum.Tapi memang ada pria yang sedang dekat dengannya." jawab Claire.


"Oh begitu."


"Kenapa??Jangan bilang kakak tertarik pada Yuna." tanya Claire yang langsung menebak.


"Haha..Kau memang adik ku yang pintar," sahut Mario langsung tertawa kecil sambil mengusap rambut Claire


"Jadi,kenapa kakak bisa tertarik padanya?" tanya Claire penasaran.


"Menurut ku karena dia gadis yang cukup menarik dan aku merasa nyaman saat mengobrol dengannya." jawab Mario menceritakan tentang Yuna pada Claire.


"Iya kakak benar,tapi dia gadis yang tertutup.Kakak bisa lihat kan penampilannya?Dia sedikit cupu." kata Claire.


"Tidak masalah,penampilan bisa di ubah.Asal hati dan perasaan yang berubah." ujar Mario.


"Dasar kau pria modus kak." ledek Claire.


"Haha..Kalau begitu,kau harus bantu kakak untuk bisa mendapatkan Yuna."


"Bisa saja,tapi aku tidak janji." jawab Claire datar.


"Kalau berhasil,aku akan menghadiahkan mu tas branded merek Christian Dior." kata Mario langsung memberikan sebuah tawaran.Karena ia tahu bagaimana sifat Claire,jika meminta tolong padanya tidak bisa gratis begitu saja.


Seketika Claire pun tersenyum lebar.

__ADS_1


Claire yang hobi mengoleksi tas branded,tentu saja menerima tawaran menarik dari sang kakak.


__ADS_2