
" Wow .. Menarik " ucap biantara terkekeh menatap clara " Kau mau menggodaku ?"teriaknya pada clara yg marah-marah ngomong sendiri
Clara bertambah kesal pada biantara,tanganya mengepal dirinya sedang marah dibilang menggoda?
Oh.. Dasar lelaki
Biantara semakin terkekeh,baginya kemarahan clara sebuah hiburan tersendiri
Ting tong ... Suara bel tedengar
Clara membuka pintu karena jaraknya paling dekat dengan gerbang
sampai di depan terlihat satpam membuka pintu,ia urungkan niatnya dan berbalik
" Terimakasih pak.." ucap lelaki itu
Clara menoleh penasaran siapa yg datang, betapa terkejutnya dirinya melihat lelaki berwajah mirip dengannya
Begitu pula lelaki itu,dia adalah jovanka ayah kandung clara yg selama ini ia cari.
Jovanka berdiri mematung menatap wanita muda yg mirip dengannya dari wajah,hidung,mata dan bentuk alis sama persis dengan dirinya,hanya bentuk bibir yg mirip yolanda
" Siapa dia ?" batin jovan pandangannya tak beralih sedikitpun
" Kenapa lelaki itu mirip sama aku?" ucap clara dalam hati
Jovanka berjalan semakin dekat,ia terpana melihat kalung yg di kenakan wanita itu
Deg ....
Benar saja,kalung berinisial clara chareunnisa.
Apa benar wanita di depannya adalah anak kandungnya dari yolanda yg ia buang delapan belas tahun lalu,setelah ia tukar dengan anak laki-laki, mereka mengambil dari rumah sakit tempat istrinya melahirkan
Orang tua jovanka menginginkan anak laki-laki untuk menjadi penerus keluarga mereka
Oleh karena itu jovanka dan yolanda sang istri sengaja mengambil dua anak dari rumah sakit tempatnya melahirkan
Anak kandungnya clara dan anak lelaki dari pasangan hamil di luar nikah,sebelum mengambil anak laki-laki dari pasangan itu,jovan lebih dulu memberikan sejumlah uang satu milyar dan sebuah rumah untuk mereka tutup mulut
Di perjalanan pulang,jovan meletakan bayi perempuan itu di semak-semak dekat jalan sepi menuju komplek perumahan,orang di sekitar tidak ada yg curiga karena setau mereka yolanda melahirkan anak laki-laki
Yolanda memberikan kalung inisial nama anaknya dan selembar foto mereka menggendong bayi
Ada rasa tak tega di benak yolanda,namun demi kebaikan sang suami dan keluarganya ia rela membuang anak kandungnya sendiri
" Jovan ?" panggil celline membuyarkan lamunanya
Jovan bergegas menghampiri celline
__ADS_1
" Kapan pulang ?" tanya celline
" Baru semalam,eh iya nih oleh-oleh dari yolanda ?" ucap jovan menyodorkan paper bag pada celline namun matanya terfokus menatap clara
Celline mengikuti arah pandangan jovan yg ternyata menatap clara dari kejauhan,kalau dilihat-lihat memang mirip sekali?
Tapi itu tidak mungkin,yolanda dan jovan punya satu anak laki-laki saja
" Mirip ya ?" suara celline mengagetkan jovanka lagi
" I-iya ,mirip sekali ?" jawab jovanka tergagap tidak bisa menyembunyikan kepanikannya
Celline terkekeh
" Atau jangan-jangan itu anakmu ya?" ucap celline bermaksud bercanda
" Bu-bukan lah.. Mana mungkin anakku seorang pelayan " mimik wajah jovanka berubah pucat karena panik rahasianya akan terbongkar
" Bercanda jo? "celline terkikik geli " Kasihan sekali anak itu jo.. Dulu waktu mantan pelayanku menemukannya di semak-semak,anak itu kehujanan karena tidak ada yg menolong, sampai pelayanku bawa dia kesini? Kami berebut ingin merawat bayinya dulu,tapi anak itu lebih dulu di bawa kabur pelayanku ke bogor,sekarang anak itu kesini bekerja sambil mencari ke dua orang tua kandungnya ? Malang sekali nasibnya,di kampung bapak angkatnya suka berjudi.. Sedangkan dia harus pontang panting mencari nafkah,sungguh tak punya hati orang tua yg sudah membuangnya" ucap celline kasihan
Uhukk uhuk .. Jovanka tersedak ludahnya sendiri mendengar cerita celline
Celline juga merasa aneh perubahan jovanka,wajahnya terlihat sangat pucat?
Keringat dingin membasahi pipi teman dekatnya itu
Di dalam perasaan jovanka jauh lebih relaks, ingin bertanya tentang wanita itu namun ia urungkan,bisa menimbulkan kecurigaan pada celline
" Nih minum jo ?" ucap celline menyodorkan satu gelas jus jambu kesukaannya
" Terimakasih lin.. " jovan meminum jusnya sampai tandas
**
Clara duduk termenung di dekat tangga sambil menompang dagu
" Apa orang itu ayahku.. Akh ?mana mungkin,dia sepertinya orang kaya sama seperti nyonya celline.. Tapi kenapa wajahnya mirip sekali sama aku " ucap clara dalam hati
__ADS_1
Biantara turun hendak mengambil minum melihat clara melamun
" Woy !" biantara menepuk pundak clara
" Eh copot,eh copot jantungku !" ucap clara latah
Biantara tertawa " Ya elah.. Begitu saja kaget? Ngelamunin apa sih honey ?" goda biantara
Mendengar panggilan bian,clara muak ingin muntah
" Ayolah.. Jangan begitu? Saya kan kekasihmu "
" Kekasih bohongan !" jawab clara ketus
" Sejak kapan keponakan tante pandai menggombal?" ucap celline membawa gelas kosong ke dapur
" Astaga tante ? Mengagetkan saja "
Celline dan clara tertawa
" Ya elah.. Begitu saja kaget ?" ucap clara menirukan suara bian
Celline semakin menertawakan bian,kedekatan clara dengan bian baginya sangat unik,celline melihat biantara sebetulnya menyukai clara namun belum menyadarinya
Begitu pula clara,kalau bertemu bian selalu ribut terus kaya tikus dan kucing,tapi tatapan mata clara tidak pernah bohong,setiap bertemu bian terlihat ada rasa bahagia di hatinya
__ADS_1
Clara beranjak membantu pelayan lain bersih-bersih,bagi seorang clara pekerjaan pelayan tidak sulit,karena sudah biasa melakukannya di kampung