Gadis Desa Bikin Candu

Gadis Desa Bikin Candu
Bab 46


__ADS_3

Bogor


Clara menaiki mobil Lamborghini berwarna merah di temani sang supir menuju rumah Ibu Sarti


Di setiap jalan perkampungan kedatangan Clara menjadi pusat perhatian,pasalnya baru kali ini ada mobil semewah itu melewati kampung


" Itu mobil siapa ya ? bagus banget,pasti yg punya orang kaya ?" ucap Bu Nunik di warung


Sarti yg kebetulan berbelanja menoleh,memang benar mobil itu sangat mewah,semua yg di warung menatap kagum


'' Itu kayaknya ibu deh ?" ucap Clara dalam hati lalu meminta sang supir untuk berhenti


Clara turun dari mobilnya,pakaian yg ia kenakan modis dan elegan


Penampilannya bak orang kota,bukan lagi Clara gadis desa yg suka memakai rok panjang


Ibu-ibu di warung melongo melihat wanita cantik turun dari mobil itu


Sarti tidak mengenali Clara dari kejauhan,penampilannya sangat berbeda


" Assalamualaikum ibu ?" ucap Clara menghampiri dan memeluk ibu Sarti


Ibu Sarti mematung,merasa nggak mengenal wanita itu?


namun dari suaranya ia bisa mengenali kalau itu anak sulungnya


Semua yg disana terheran-heran,kenapa bisa wanita cantik itu mengenal ibu Sarti


" Wa'alaikumsalam ? Kamu siapa " tanya Sarti masih dengan rasa tidak percaya


" Ibu udah lupa sama Ara,ini aku Ara bu ?..."


" HAH !!" Ibu-ibu itu kaget dan syok


secepat itu Clara berubah,baru sebentar bekerja sudah kaya raya


" Eh Ara? kamu kerja apaa sih,baru sebentar udah banyak duit kayaknya ?.." Ucap Bu Nunik iri


Clara tersenyum manis sudah biasa pasti mereka kepo


" Nggak kerja kok Bu,kebetulan aku bertemu orang tua kandung di Jakarta ? "


" Hah !!! orang tua kandung ? orang tua kandungmu kan Sarti dan darma,jangan- jangan kamu jual diri lagi " timpal pemilik warung


" Iya benar tuh ?" balas mereka kompak


Clara malas meladeni ibu-ibu itu lalu menggandeng tangan ibu Sarti untuk masuk ke dalam mobil miliknya


Viona senang,anak kecil itu terus berceloteh dalam mobil


" Cup,cup? mobil siapa itu bagus bingit ?.. " ucap Juki di kebun menggembala kambing milik juragan Ghani


" Eeeee buset dahh ?? bener juk? Alus pisan ... "


Ucup menabrak pohon terus mengikuti kemana arah mobil itu


" Kita ikuti Juk,ayooo ?.." Ucup menaiki motornya mengikuti mobil Lamborghini merah


" kambing kita cup ... " ucap Juki lalu mengikat kambing itu di akar pohon


" Berangkattt ??.... ngenggggg ?..."


Mobil merah itu juga melewati rumah kakek Wijaya


kakek Wijaya heran melihat mobil mewah melewati perkampungan


Clara membuka kaca mobil


" Siang kakek Wijaya ?". sapa Clara


kakek Wijaya langsung mengenali pemilik suara itu,dia adalah Clara


tapi mengapa Clara menaiki mobil semewah itu,apalagi penampilannya berbeda?


akh .. lebih baik nanti saja kesana tanya langsung?


pikiran kakek Wijaya sudah tak karuan takut Clara punya pekerjaan yg nggak baik


kakek Wijaya tersenyum

__ADS_1


" Ara ?... nggak mampir dulu ?"


Clara menggeleng karena mobilnya terus berjalan,sedangkan Ucup dan Juki kaget mendengar Wijaya memanggil pemilik mobil itu


" aku nggak salah dengar cup " tanya Juki


Ucup menggelengkan kepala


Mereka balik lagi mengambil kambing-kambing milik juragan Ghani dan memberitahu kedatangan Clara


Kambing-kambing lepas,Juki mengikat tali kurang kencang


Juki dan Ucup mengejar kambing itu lalu di ikat di akar pohon kembali


Keringat membasahi tubuh Juki dan Ucup,mereka kelelahan sampai berguling-guling di rerumputan


Glekkk ... glekk ... glekkk ...


Ucup minum air dalam botol Aqua yg berwarna kuning


Huwekkkkk ...


Juki ingin muntah


" enak cup ?.. " tanya Juki menahan tawa


" Rasanya kok aneh gitu ya juk ?.. " balas Ucup mengecap-ngecapkan lidah setelah meneguk air dalam botol menyadari rasanya tidak seperti air teh


" Lha yg kamu minum aja air kencingmu cup ?" ucap Juki tertawa terpingkal-pingkal


Huweekkkk ... huwekkkkk ?


" Sialan kamu Juk,kenapa nggak bilang dari tadi ?" Ucup terus muntah-muntah


Juki tertawa sampai sakit perut menertawakan tingkah konyol Ucup


Siapa suruh kencing dalam botol?


senjata makan tuan kan jadinya.


Juragan Ghani datang,melihat kambing-kambingnya tinggal beberapa ekor


Juragan Ghani celingukan ternyata kambingnya lepas


Ucup dan Juki malah asyik bercanda gurau mengabaikan kambing-kambing milik juragannya


Juragan Ghani melempar batu kerikil mengenai punggung Juki


" Ehh sialan,siapa yg nglempar batu ke punggungku ?.." marah Juki kesakitan


Juki menoleh ke belakang,ternyata juragan Ghani yg melempar


juragan Ghani menatap tajam kedua anak buahnya itu


Ucup dan Juki salah tingkah


" Kalian ngapain hah !! nggak lihat kambing-kambing saya pada lepas,malah enak-enakan bercanda " marah juragan Ghani


Mereka kelabakan teringat kambing milik juragannya yg lepas karena kelehan mengejar


" Anu .. emm ? itu juragan,kami tadi ngikutin mobil masuk kampung kita " jawab Ucup takut-takut


" Kalian pikir mobil itu lebih penting dari kambing saya hah ! nggak pernah lihat mobil bagus "


" Ta-tapi juragan ? masalahnya yg naik mobil itu neng Ara anaknya darma ?"


Juragan Ghani melongo,mana mungkin Ara naik mobil?


karena penasaran juragan Ghani pun datang ke rumah Darma menaiki motor Ucup


Terlihat mobil Lamborghini merah terparkir di halaman rumah Darma


Juragan Ghani tidak menyangka yg di katakan Ucup benar adanya


Ara duduk di halaman bersama ibu Sarti dan kedua adiknya lalu satu orang lelaki memakai baju serba hitam yg umurnya sepantaran dirinya


Mata juragan Ghani langsung ijo melihat perubahan Clara yg sekarang tambah cantik


apalagi pakaian yg ia kenakan memperlihatkan kulit putih mulusnya

__ADS_1


juragan Ghani klepek-klepek,lebih cantik Clara berkali-kali lipat ketimbang ke empat istrinya


Juragan Ghani mencari cara agar Clara bisa ia dapatkan untuk menjadi istri ke lima


kesempatan itu tidak ia sia-siakan


kemudian muncul ide untuk menagih hutang Darma sejak judi lagi


Darma menggadaikan sertifikat rumahnya,namun juragan Ghani tidak minat


Sekarang lebih berminat Clara saja yg menjadi jaminan hutangnya


" Hey Sarti !!" teriak juragan Ghani di depan rumah


Clara mengernyit? mengapa ada juragan Ghani di rumah ibunya


" Ada apa juragan ?" tanya Sarti gemetaran


Sarti tahu persis kedatangan juragan Ghani menagih hutang suaminya


" Bayar hutang suamimu cepat !! atau rumah ini akan saya sita !!" Juragan Ghani menatap Sarti tajam


" Anu juragan ? Sa-saya Belum ada uangnya ?" jawab Sarti lirih


" APA !!! saya tidak mau tahu pokoknya bayar !! atau putrimu saja yg menjadi milikku,setelah itu saya anggap hutang Darma lunas !"


Clara bangkit dari duduknya,supir Clara pun ikut bangkit


Clara muak,selalu saja dirinya yg menjadi jaminan hutang bapak


" Katakan berapa hutang bapak !" tanya Clara membalas tatapan tajam juragan Ghani


juragan Ghani melihat tatapan Clara kali ini berbeda,auranya dingin dan penuh wibawa


Juragan Ghani jadi merinding


" Dua puluh juta ?" jawab juragan Ghani mencoba biasa saja


" Ambilkan tas saya pak ?" ucap Clara pada supirnya


supir itu mengangguk kemudian mengambil tas Clara


" Silahkan nona ?"


juragan Ghani meremehkan Clara,mana punya uang segitu ?


dan si pria itu menyebut Clara dengan sebutan Nona? ciihhh .. Juragan Ghani terkekeh


" Nihh ambil ! itu bahkan lebih dari dua puluh juta " Clara menyerahkan uang di dalam amplop coklat tebal


juragan Ghani tidak menyangka,segampang itu Clara memberikan uang


juragan Ghani berpikir Clara menjadi pelacur,baru bekerja satu bulan saja sudah banyak uang


"Pelacur saja bangga " ucap juragan Ghani menerima uang itu


Supir Clara maju " Enak saja bilang Nona saya pelacur ! kalau ngomong di jaga pak ? "


Juragan Ghani terkekeh lelaki itu membelanya,pasti itu salah satu pelanggan Clara


" Lalu apa sebutan yg cocok untuk wanita murahan itu,baru bekerja satu bulan saja sudah punya uang segini banyaknya ?" jawab juragan Ghani sinis


" Asal bapak tahu !! Nona Clara itu cucu kandung tuan Vintcen pengusaha tambang emas terbesar di Asia ! jelas saja uang segitu tidak ada apa-apanya untuk nona Clara !!"



Juragan Ghani tertawa terpingkal-pingkal mana mungkin Clara anak kampung bisa jadi cucu pengusaha dalam waktu sebulan



" Kau lihat pak tua " ucap supir Clara memperlihatkan video konferensi pers di ponselnya



Juragan Ghani syok ? jadi benar Clara cucu kandung pengusaha tambang emas


Ia gemetar ketakutan,itu artinya kekayaan yg Clara miliki sama dengan Tuan Wijaya


*** bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2