Gadis Desa Bikin Candu

Gadis Desa Bikin Candu
Bab 33


__ADS_3

" Aku harus mencari tahu ada hubungan apa tante yolanda dengan clara " ucap biantara membatin


Bian ijin pada tante celline mencari clara


Clara membersihkan kamar milik celline dibantu wina,pelayan dirumah celline hanya lima orang, dua wanita berumur tiga puluh tahunan lalu clara dan dua gadis seumuran clara,celline tidak mempekerjaan banyak pelayan,seperti adrian sang kakak ?


" Akhirnya kelar juga win ?" ucapnya pada wina


" Iya.. Turun yuk " balas wina menenteng ember berisi peralatan bersih-bersih


Keluar dari kamar celline mereka berpapasan dengan biantara baru saja naik


" Kita harus bicara ra ?" ucap bian menarik tangan clara


" Eh eh.. Apa-apaan ini,bicara apa ?" tanya clara kebingungan


" Masalah orang tua kandungmu "


Deg ... Clara berdiri terdiam mematung ditempat


Wina heran mendengar biantara menyebut orang tua kandung clara,ada hubungan apa bian dengan orang tua clara,sepenting itukah sampai bian ikut campur urusan pribadi clara


Banyak pertanyaan di benak wina tapi ia diam saja,tidak berani bertanya


Biantara menarik clara menuruni tangga bertemu dengan yolanda


" Tante ?" panggil biantara


Yolanda dan celline kompak menoleh


biantara semakin mendekat menggandeng tangan clara


" Perkenalkan tante yolan,ini clara kekasih saya ?"


Mata yolanda mendelik menatap clara dari dekat,wajahnya foto copyan dari wajah sang suami


"Kalung itu ?" batin yolanda memperhatikan kalung yg dipakai clara sama persis dengan kalung yg ia tinggalkan bersama bayinya dulu

__ADS_1


Clara tidak mengerti mengapa wanita itu menatap dirinya tanpa berkedip


" Nyonya kenapa ?" tanya clara salah tingkah merasa diperhatikan sejak tadi


Yolanda tersadar,tidak seharusnya ia bersikap berlebihan


" Eh tidak,namamu siapa ?"


"Saya clara chaerunnisa nyonya ?"


Yolanda menjadi panas dingin,gadis di depannya mempunyai nama persis dengan bayi yg ia buang delapan belas tahun lalu


Ia mencari cara untuk mendapat bukti yg akurat mengenai clara anak kandungnya atau hanya mirip saja dengan sang suami


Ide terlintas di kepala yolan untuk mengambil sehelai rambut milik clara


" Bagaimana caranya ?" batin yolan kemudian pamit ke belakang berasalan ke toilet


Di belakang ia mondar- mandir kebingungan mencari kamar milik clara,banyak ruangan berjejer di sana


Wina kaget mengapa tamu ibu celline berada di depan kamar pelayan


Sedang apa dia disini?


" Mbak boleh tanya,kamar clara yg mana ya?" tanya yolanda gugup


" Itu disana nyonya " wina menunjuk kamar paling ujung


Yolanda membuka pintu kamar clara namun di kunci.


" Bagaimana ini ?" gumam yolan berusaha membuka pintu


" Boleh minta tolong mbak " ucap yolan pada wina


" Boleh nyonya ?"


" Tolong ambilkan kunci kamar clara "

__ADS_1


Wina kebingungan,kunci kamar clara pasti disimpan sendiri olehnya,mana mungkin sembarangan meminta kunci kamar orang


" Gimana caranya nyonya,kuncinya dipegang clara sendiri ?" jawab wina takut dikira mau maling


" Bilang saja kau pinjam apa gitu ? Nanti saya kasih kamu bonus tapi jangan bilang siapapun "


Matanya berbinar cerah mendengar kata bonus " oke nyonya ?"


Wina bergegas mencari clara yg ternyata bersama biantara dan majikannya di ruang tengah


" Clara,boleh pinjam sisir nggak,punyaku hilang udah dicari kemana mana tidak ketemu ?" alasan wina


" Boleh,aku ambilkan ya ? "


" Tidak usah ra,biar aku saja yg ambil,sini pinjam kuncinya ? Aku cuma pinjam sisir kok nggak mau maling ?"


" Iya iya,lagian siapa juga yg nuduh kamu maling? Nih" clara mengeluarkan kunci dari kantong bajunya dan memberikan pada wina


" Yes !" pekik wina girang dalam hati


Wina memberikan kunci itu pada yolanda


Pintu berhasil di buka " kau tunggu disini ?" ucap yolanda pada wina


yolanda melangkah ke meja rias mencari rambut clara,terdapat beberapa helai rambut dilantai,


Diambilnya rambut itu dan disimpan dalam tisue yg ia pegang


Yolanda buru-buru keluar takut ketahuan " terimakasih mbak" ucap yolanda mengambil dompet dari tasnya memberikan lima lembar uang merah pada wina


" Tutup mulut " ucap yolanda melangkah pergi


Wina melompat kegirangan mendapat uang lima ratus ribu hanya disuruh meminjam kunci kamar clara?


lalu memasukan uang itu dalam kantong dan mengembalikan kunci milik clara


Yolanda berpamitan pulang setelah berhasil mengambil rambut clara menuju rumah sakit untuk melakukan tes DNA

__ADS_1


__ADS_2