Gadis Desa Bikin Candu

Gadis Desa Bikin Candu
Bab 60


__ADS_3

" Sialan kamu las !" ucap Sarti ditengah-tengah kesakitannya


Lastri ngacir kabur saat Sarti melepas cengkraman di leher


" Aku kudu cepet lapor nyonya Yolanda nih ? kalau nggak tamat riwayatku sekarang ?


Ibu Sarti udah kaya predator mau menerkam mangsanya aja. hiii seyemm ? kok selama ini non Clara nggak nyadar hidup sama monster " gumam Lastri bergidik ngeri membayangkan dirinya di cekik tadi


Lastri mencari ponsel dalam kamar


" Nyonya,cepetan pulang?


Gawat nyonya,gawat ?" ucap Lastri terengah-engah


" Ada apa Lastri,tenang dulu?


ada apa " jawab Yolanda di sebrang telfon


" Ibu Sarti mencekik saya nyonya,tadi dia masuk kamar nyonya mencari kunci cadangan kamar nona Clara,saat saya menunjukan kunci kamar nona Clara tapi nggak saya kasihkan malah ibu Sarti mencekik saya dan hampir saja nyawa saya melayang karena nggak bisa nafas " Lastri mengadu



Sementara Yolanda terkejut,dia nggak menyangka Sarti senekat itu mau menghabisi nyawa pelayan kesayangannya


Lalu untuk apa Sarti mencari kunci kamar Clara lagi,atau dia mau mencuri ?


Benar-benar nggak ada kapoknya tuh orang !


" Hallo nyonya ? nyonya "


Suara Lastri mengagetkan Yolanda


" Sebentar lagi saya pulang las ? "


" Baik nyonya ?"


Biantara mendengar percakapan Yolanda,ada apa dirumah Clara?


sepertinya Tante Yolanda khawatir banget?


" Ada apa tan ?" tanya Biantara



" Ibu Sarti mencekik pelayan rumah saya Bi ? tadi pelayan saya mengatakan kalau memergoki ibu Sarti masuk kamar saya untuk mengambil kunci kamar Clara.


Saya khawatir ibu Sarti mencuri lagi dikamar anak saya "


Biantara menggelengkan kepala tidak menyangka sifat ibu Sarti yg tidak ada takut-takutnya pada siapapun.


Kalau bukan ibu angkat Clara sudah Bian penjarakan dia,tapi kalau Clara sadar dan tahu apa yg ibu angkatnya lakukan pasti akan melakukan hal yg sama seperti Bian.


Di rumah Celline


Keluarga Harun sudah pulang,Celline dan Dira berniat menjenguk Clara di rumah sakit


Mendengar cerita Dira,Celline tidak enak pada Yolanda karena kesalahpahaman anaknya dan Bian



Semoga saja Clara cepat sadar?



Dira berdua saja bersama Celline memacu mobil dengan kecepatan sedang membelah jalanan yg cukup ramai


Dira membayangkan kejadian Clara kecelakaan jadi takut menyetir sendiri,jadilah Celline yg menyetir


Celline memaklumi,dia dulu juga pernah melihat kejadian langsung kecelakaan maut di tol Surabaya yg menewaskan artis Vanessa Angel dan suami saat Celline menghadiri pesta kerabat Harun di Surabaya

__ADS_1


Dia melihat kejadian itu jadi trauma,namun tak berlangsung lama setelah mencoba menepis bayangan itu saat menyetir.


lama kelamaan Celline terbiasa kembali menyetir


Sampai di rumah sakit Celline dan Dira mencari ruang rawat Clara



ceklek


Bunyi pintu di buka


" Gimana Clara Bi " tanya Celline saat masuk


Biantara menoleh,ternyata Tante Celline bersama Dira yg datang


" Masih belum sadar Tante ? " jawab Biantara lesu


Celline menghela nafas berat,kasihan sekali Clara terbaring lemah dengan luka perban dikepalanya



" Bu Yolanda kemana "


" Pulang Tan,ada kejadian menegangkan dirumahnya ?"


Kejadian menegangkan apa maksud Bian,sepenting itukah sampai meninggalkan Clara bersama Bian saja.


" Jangan berburuk sangka dulu Tan?


Tante Yolanda pulang karena ibu Sarti mencekik pelayan rumahnya tadi waktu kepergok masuk kedalam kamar Tante Yolanda " Ujar Biantara mengerti apa yg ada dipikiran Tante Celline


" APA !!


Jangan bercanda kamu Bi? masa Sarti Setega itu " Celline syok menutup mulutnya tidak percaya,masa iya Sarti Setega itu?


" Kenyataannya begitu Tan?


Tante nggak tahu kan selama ini ibu Sarti jadi pencuri di rumah anak angkatnya sendiri dan berniat menguras harta Clara "


Deg !


Celline terbengong


Pantas saja ibu Sarti berbeda sekali saat bertemu dirinya?


Sarti seperti tak mengenal Celline,penampilannya glamour dan bergabung bersama Genk sosialita mama Bian di caffe


Jadi kelakuan aslinya seperti itu,tau begitu dulu Clara dia rampas saja dari Sarti


" Tante nggak nyangka Bi ?


Padahal dulu Sarti kaya sayang banget sama Clara sampai dia nggak ngebolehin Tante mengadopsi Clara "


Mata Dira membelalak,jadi dulu mama berniat mengadopsi Clara.


Tapi darimana mama mengenal ibu angkat Clara


" Emang mama kenal siapa ibu angkat Clara ?" Dira menyahut karena penasaran ingin tahu cerita masa lalu Clara


" Jelas mama kenal dir ? ibu angkat Clara dulu pelayan mama bertahun-tahun.


Tapi waktu nemuin Clara dia pamit berhenti bekerja dirumah mama dan membawa Clara pulang bersamanya.


Mama sempat berniat mengadopsi Clara juga waktu itu,mama gemas dengan Clara waktu bayi,cantik,kulit putih dan hidungnya mancung ?


Mama waktu itu benar-benar menginginkan anak,tapi Tuhan belum mempercayakan mama untuk mengandung sampai sekarang,jadilah mama mengadopsi kamu ?"


Dira menyimak penjelasan mama Celline,andaikan dulu Clara di rawat mama Celline juga.

__ADS_1


Pasti Dira nggak akan kesepian dirumah dan nggak mau kuliah jauh-jauh di negri orang.


Saat Bian,Celline dan Dira tengah mengobrol membahas masa lalu Clara waktu bayi,terdengar suara lemah Clara memanggil-manggil nama Yolanda



" Ibu .. ibu ?" Clara bersuara lemah memanggil Yolanda



Biantara mendekati ranjang Clara bersama Celline dan Dira


" Kamu udah sadar sqyang,sebentar ya aku telfon dulu ibumu ?"


Biantara merogoh ponsel dari kantong celana mencari nomor Yolanda


Sementara Yolanda yg tengah menginterogasi Lastri mendengar ponselnya berbunyi


" Hallo Tan ? Clara sudah sadar dan mencari Tante " ucap Bian disebrang telfon



" Alhamdulillah ya Allah,akhirnya anakku sadar juga ?


Tante kesana BI "


Yolanda mematikan ponsel bergegas ke rumah sakit


" Ibu,mana ibu ?" Ucap Clara dengan suara pelan karena masih dipasangi ventilator



" Ibumu sedang perjalanan menuju kesini,sabar ya sayang? " ujar Celline menenangkan Clara



Biantara memanggil dokter dengan memencet tombol darurat


Dokter datang bersama perawat memeriksa keadaan Clara


Ventilator di lepas menyisakan selang oksigen dan selang infus yg terpasang


Dokter itu mengatakan kedadaan Clara yg sudah mulai membaik dan menyarankan tidak boleh mengajak Clara bicara terlalu banyak karena masih lemah


Bian pun mengiyakan pesan dokter itu,lalu mendekati ranjang Clara


Bian menatap wajah Clara yg pucat,dia bersyukur Clara sudah sadar


Setelah benar-benar pulih Bian berniat segera melamar Clara agar kesalah pahaman itu berakhir dan Clara pulih dengan cepat


Biantara tahu Clara masih memikirkan kejadian waktu dia kecelakaan


" Clara sayang ?" Yolanda berlari menghampiri Clara dan memeluknya erat


Yolanda takut Clara lama terbaring lemah dengan kondisi kritisnya, bersyukurlah Yolanda melihat Clara kembali sadar


" Ibu darimana ?" tanya Clara bersuara pelan


Yoalnda terdiam,tidak mungkin dia mengatakan yg sebenarnya mengingat Clara yg baru sadar


" Ibu pulang mandi sebentar nak,terus tadi Bian ngabarin kalau kamu sadar? Ibu langsung kesini,maafkan ibu ya ninggalin kamu sama Bian "


Clara tersenyum,dia tak mempermasalahkannya.


Clara menatap sekeliling melihat ibu Celline dan Bian yg berdekatan bersama Dira


Tiba-tiba Clara menitikkan air mata


\*\*\* Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2