Gadis Desa Bikin Candu

Gadis Desa Bikin Candu
Bab 51


__ADS_3

Clara merenung dikamar memikirkan nasib yg menimpa dirinya,dia sudah berbesar hati mengajak ibu Sarti tinggal bersama malah balasan yg di berikan menyakiti hati dan perasaannya


Ternyata dia lebih kejam dari ibu kandungnya itu,delapan belas tahun di manfaatkan?


dengan bodohnya Clara mengikuti saja kemauan ibu Sarti


Deni menceritakan dulu saat dirinya masih bayi,Ibu Sarti dengan tega mengajaknya mengamen di jalanan ?


Begitu pula Darma,bapak tua itu ongkang-ongkang kaki dapat uang mengandalkan uang hasil istri mengamen


Ibu Sarti telah di butakan oleh cinta,menuruti saja kemauan pak Darma


padahal di luaran sana pak Darma menghabiskan uangnya untuk bermain wanita


Tring ... bunyi pesan masuk dari Biantara


Bian: " Sebentar lagi aku sampai ..."


Clara bingung,perasaan nggak nyuruh Bian datang deh ?


Clara bergegas masuk ke kamar mandi cuci muka dan berganti pakaian menunggu kedatangan kekasih barunya itu


" Hay sayang ?.." sapa Bian dengan gaya Coolnya turun dari mobil


Clara terpesona dan tersenyum mendengar panggilan Bian yg romantis,dia menggandeng tangan Bian masuk


" Kamu kenapa? kok mukanya kusut gitu .." Bian mengamati wajah Clara dari jarak dekat " Kamu habis nangis " tanyanya lembut mengusap pipi Clara


Clara mengangguk sebagai jawaban


" Aku mau bicara bi.. kita ke kamar saja ya ? "


Deg... !!


Perasaan Bian mulai tak enak mengapa Clara menyuruhnya masuk kamar?


Sepenting apa hingga Clara mengajaknya ke kamar?


Clara bergegas menutup pintu kamar dan di kunci


Bian sedari tadi memikirkan apa yg hendak di lakukan Clara,apa kekasihnya bakalan nekat ?


" Astaga Bian ? apa yg kamu pikirkan .." batin Bian menggelengkan kepalanya menghilangkan pikiran negatif


Dia duduk di sofa kamar,Clara mendekat Bian gugup di dekati Clara?


Tiba-tiba Clara memeluknya dan menangis,Bian tidak tahu masalah yg menimpa kekasihnya itu hanya diam saja,membiarkan sang kekasih menangis sepuasnya?


Setelah tangisan Clara mulai reda,dia melepas pelukan dan mengatakan apa yg terjadi kepadanya.


Dan menceritakan rencana Ibu Sarti dan Bapak Darma kepada dirinya


Bian tidak kaget lagi,dari awal kedatangan Bian di rumah Clara,ibu Sarti terlihat beda?


tidak seperti di desa dulu yg menyambut baik kedatangan Bian

__ADS_1


Terlihat sekali ibu Sarti tidak menyukai Bian bersama Clara,apa dia takut Bian mengetahui rencananya ?


" Kamu hati-hati sama ibu Sarti sayang,bisa saja dia bertindak saat kamu lengah ?" ujar Bian mengingatkan


Clara mengangguk


" Nggak kepikiran buat jenguk ibu Yolanda .. " tanyanya tiba-tiba


Clara melengos tidak suka Bian membahas tentang kedua orang tuanya


" Untuk apa ? mereka sama saja seperti ibu Sarti kan ... hatiku sakit melihat wajah mereka,muak sekali rasanya..mereka membuangku untuk kepentingannya sendiri ?"


Bian menghela nafas panjang,Dia menceritakan informasi yg baru di dapat anak buahnya


" Kasihan kan ibu kamu,dia nggak salah Ra ? dia di ancam akan di bunuh jika membocorkan rahasia ayah dan opamu di depan publik,Kalau ibu kamu nekat juga mereka nggak segan menghabisi nyawamu? maka dari itu ibu Yolan membiarkan kamu aman di rawat orang lain asalkan kamu nggak di bunuh ..."


Clara menangis mendengar penjelasan Bian,dia salah selama ini ?


Harusnya Clara mencari tahu lebih dulu sebelum ikut memenjarakan ibu Yolanda


Ayah dan opanya yg kejam!


" Lihat saja nanti,aku akan membuat kalian membusuk di penjara .. !!" gumam Clara mendengar kejahatan mereka terhadap ibu Yolanda


Ibu Yolanda di bawah kekuasaan Jovan dan Vintcen setelah menikah,Dia sungguh tidak menyangka ibunya telah di perbudak keluarga Adtmaja


Clara berjanji akan membebaskan Ibu Yolanda di penjara.


" Besok aku jenguk ibu? kamu nggak usah khawatir.. biar aku saja yg mencabut tuntutan ibu,sementara ayah dan opa ? Biarkan saja mereka membusuk di penjara !" ujarnya geram


Bian menghabiskan waktu di kamar menemani Clara yg sedang terpuruk


Dia rela menjadi sandaran untuk kekasihnya itu


Hari sudah gelap?


Bian pamit pulang,Clara memperbolehkan Bian pulang setelah lama menahan Bian seharian bersamanya


Sarti yg mau mengajak Clara makan malam syok melihat Bian baru saja keluar dari kamar anak angkatnya itu


" Apa yg kamu lakukan di kamar anak saya !" tanya ibu Sarti sinis


" Bukan urusanmu " jawab Bian cuek berlalu pergi


Dasar anak itu! mentang-mentang kekasihnya Clara seenaknya saja di rumah ini


Ibu Sarti masuk,Clara sepertinya sedang mandi karena mendengar suara gemericik air dalam kamar mandi


Ibu Sarti melihat-lihat kamar Clara yg sangat luas dan mewah,tidak seperti kamarnya


Sepatu dan Tas Clara berjejer rapi di etalase ruang ganti kamarnya


Baju-bajunya bagus sekali,ibu Sarti melihat harga baju yg masih baru tergantung di lemari


" Haaah !! Sembilan belas juta ? " pekik ibu Sarti terkejut

__ADS_1


Pasti isi kamar Clara barang branded semua?


Ibu Sarti iri sekali,Awas saja anak itu setelah uangnya habis gantian aku yg menikmati hartamu?


Lalu dia mencoba membuka brankas besar di kamar Clara


Nggak bisa ? Ibu Sarti memasukan kode tanggal lahir Clara nggak bisa juga,dia mencoba membuka beberapa kali tetap saja gagal.


Dia gugup sehingga nggak bisa berfikir jernih


Ibu sarti geram sendiri,dia penasaran isi di dalam brankas itu?


pasti uangnya sangat banyak


" Aku coba besok saja kalau Clara bekerja,pasti nggak ketahuan ? aku harus cari cara untuk bisa membuka brankas itu " gumamnya lirih


Dia membuka laci kamar Clara,ada satu kotak perhiasan emas


ibu Sarti melotot,Matanya langsung ijo melihat perhiasan mewah di depannya


Sarti memasukan satu set perhiasan itu kedalam kantongnya


Buru-buru ibu Sarti menutup laci kembali dan pura-pura


merapikan baju kotor Clara memasukan dalam keranjang


Ceklekk ... pintu kamar mandi terbuka


Clara baru selesai mandi melihat Ibu Sarti di kamarnya


" Ibu ngapain .."


" Oh ini,ibu mau mengambil pakaian kotor untuk di cuci ? " ujarnya berbohong


" Bilang aja mau maling Bu ? " ucap Clara dalam hati


Dari tadi Clara melihat apa yg sudah di lakukan ibu Sarti di ponselnya


Bian baru saja menyambungkan CCTV di kamar kekasihnya dengan ponsel milik Clara


Feeling Bian mengatakan kalau ibu Sarti nekat masuk kamar Clara mencari apa yg dia cari.


Oleh karena itu Bian lebih dulu bertindak untuk menjadikan bukti jika sewaktu-waktu ibu Sarti mengambil hak milik Clara kekasihnya dan menyangkal perbuatannya


Setelah membereskan pakaian kotor ibu Sarti keluar dari kamar Clara


Di bukanya laci,benar saja ? set perhiasan yg baru dia beli sudah nggak ada.


" Awas saja kamu Bu !" gumam Clara marah menggebrak meja riasnya


Ibu Sarti benar-benar licik !


Clara menyimpan Video rekaman itu untuk menjadi bukti


*** Bersambung ..

__ADS_1


__ADS_2