Gadis Desa Bikin Candu

Gadis Desa Bikin Candu
Bab 74


__ADS_3

Biantara keluar dari ruangan Clara dengan gaya arogan


Sintia dalam hati mencibir atasannya mendapat suami arogan dan angkuh seperti Biantara


Tidak bisa di pungkiri,Biantara mempunyai wajah tampan yg bisa menghipnotis para wanita di luaran sana


Tampan dan mapan,itulah idaman para wanita


Siapa yg tidak mau mempunyai suami tampan dengan karier cemerlang seperti Biantara


Sifat angkuh dan arogannya perlu di hilangkan.


Pukul empat sore Biantara menjemput Clara untuk pulang


Mereka bergandengan tangan melewati para karyawan bersiap-siap pulang


" I-itu kan Ceo pimpinan Wijaya grup,kenapa bisa sama atasan kita ?


mesra banget lagi " seloroh salah satu karyawan magang di kantor Clara


" Iya benar? ada hubungan apa mereka "


" Gue nggak nyangka nona Clara mau sama CEO angkuh seperti dia.


Dengar-dengar nih ya,dulu dia nggak suka sama wanita loh "


" Masa sih,jangan bilang dia Gay !" tebak salah satu temannya dengan mata membulat


" Hus,hus ? kalian ini menggosip suami atasan kita !


mau cari masalah Lo,nanti di pecat baru tahu rasa " sahut Sintia melewati mereka


" WHAT !!" pekik mereka bersamaan


Mereka kaget,sejak kapan nona Clara menikah dengan pria seperti itu


" Hei sin,jangan sembarangan ngomong dong ?" ujar salah satu divisi pemasaran


" Siapa yg sembarangan,emang benar kok Tuan Biantara suami nona Clara ?


mereka itu pengantin baru,katanya sih satu bulan lagi acara resepsinya ?" seloroh Sintia


Satu detik,dua detik berita ini langsung heboh di lingkungan kantor saat jam pulang kerja


Sintia berjalan santai pulang tanpa menjawab pertanyaan mereka


Biarlah mereka cari tahu sendiri faktanya


**


" Sayang,perasaan tadi ada yg aneh deh ?" ujar Biantara menyadari kantor istrinya heboh melihat ponsel


" Aneh gimana mas,perasaan biasa aja " balas Clara memainkan ponselnya


" Hah !" pekik Clara melihat berita lewat beranda media sosialnya


Dikabarkan CEO Admaja company Clara chaerunnisa telah di nikahi CEO dari Wijaya company yg bernama Biantara Danendra Wijaya


Clara tidak meneruskan membaca berita itu saking paniknya semua orang tahu dia menikah diam-diam


" Kenapa sayang ?" tanya Biantara melihat Clara berubah panik


" Berhenti dulu mas ?"


Biantara memberhentikan mobilnya lalu Clara menyodorkan ponsel membuka berita viral di sosial media


Biantara mendelik dan syok,jangan sampai berita itu sampai di telinga mama Jasmine


Biantara jadi panik sendiri lalu menyuruh Clara bergantian menyetir


Adrian di perjalanan pulang mendapat pesan dari Biantara



Biantara :" pa,gawat ?


Berita pernikahan aku sama Clara menyebar luas di kantor Clara,gimana ini pa ?


Aku takut mama melihat berita itu "

__ADS_1


Ckit !


Adrian mengerem mendadak membaca pesan itu


Adrian panik di mobil,jangan sampai berita itu sampai di telinga istrinya


Adrian menyuruh tim IT handal untuk menghapus berita yg sedang viral itu di semua sosial media


Sesampainya di rumah,Adrian masih was-was istrinya melihat berita itu,untung saja Jasmine sedang memasak bersama pelayan di dapur dan tidak memegang ponsel



" Sudah pulang pa ?" ujar Jasmine



Adrian mengangguk lalu duduk di meja makan mengawasi sang istri


Jasmine menatap heran suaminya " Tumben mas Adrian nggak langsung ke kamar ?" batin Jasmine dalam hati



Adrian merasa di perhatikan Jasmine terus tersenyum menatap sang istri



Jasmine melongo,ada apa dengan suaminya?


kenapa secepat itu Adrian berubah,padahal pagi tadi masih bertengkar dengannya


" Papa nggak mandi dulu?


biasanya pulang kerja langsung mandi " ucap Jasmine


" Oh,itu ? anu ma ? Papa masih gerah,lagian papa juga pengin lihat mama masak " Adrian menggaruk kepalanya kebingungan mencari alasan



Jasmine beroh ria,lagian suaminya aneh-aneh saja?


Tring


Tim IT mengabarkan berita viral itu sudah hilang tak tersisa


Adrian bernafas lega,setelah itu dia beranjak ke kamar tanpa berbicara sepatah kata pun pada Jasmine


Jasmine lagi-lagi di buat melongo,barusan sang suami bilang ingin melihat dia memasak


Nah ? sekarang malah dia pergi begitu saja ?


" Jangan-jangan papa ketempelan jin di jalan lagi,hii ?" batin Jasmine merinding



\*\*



" Gimana pa ?" tanya Biantara di sebrang telfon



" Beres bi,semua berita sudah hilang,link nya juga sudah di hapus ?" balas Adrian



" Oke,terimakasih pa ?" balas Biantara mematikan sambungan telfon



Clara baru selesai mandi menghampiri sang suami di ranjang


" Mas,gimana resepsi kita ? apa sudah jadi undangannya " tanya Clara sambil memijat lembut kepala Biantara



" Beres sayang,besok undangannya kita ambil di rumah Tante celline? " balas Biantara menikmati pijatan sang istri


Inilah yg Biantara suka dari Clara,istrinya tahu saja kalau dia kecapekan,dengan senang hati Clara memijat sang suami sampai terlelap

__ADS_1


Huekk !


Clara menahan mulutnya agar tidak muntah di ranjang lalu berlari ke kamar mandi


Huek Huek !


Clara muntah,tapi hanya ludah saja yg keluar dari mulutnya


Biantara menyusul istrinya karena panik


" Sayang,kamu kenapa ?" tanya Biantara


Clara menggeleng,kepalanya terasa pusing berkunang-kunang


Bruk !


Clara pingsan


Biantara panik menggendong Clara untuk di bawa ke rumah sakit,wajah istrinya sangat pucat


" Clara kenapa bi ?" tanya Yolanda melihat Biantara melewatinya sambil menggendong Clara


" Pingsan Bu ?"



Yolanda lari mengikuti Biantara dan masuk mobilnya tanpa berganti pakaian



Biantara mencari rumah sakit terdekat,dia turun memanggil perawat untuk menolong Clara



Perawat pun bergegas membawa Clara ke ruang periksa



" Gimana keadaan anak saya dok,kenapa dia bisa pingsan ?" tanya Yolanda setelah dokter yg memeriksa Clara keluar bersamaan dengan perawat tadi



" Perkiraan saya,anak anda sedang mengandung nyonya ?


untuk lebih jelasnya bawa saja ke dokter obgyn untuk mengetahui hasil yg akurat " Balas dokter itu


Wajah Yolanda langsung berbinar cerah,kalau pun benar Clara mengandung,Yolanda senang?


sebentar lagi Yolanda menimang cucu.


Biantara menemui dokter obgyn,tapi Clara belum sadar.


Mereka akhirnya menunggu sampai Clara sadar dari pingsannya


" Selamat ya nona,Tuan ?


istri anda sedang mengandung,usia kandungannya empat Minggu. " ucap dokter obgyn setelah memeriksa Clara


Clara,Yolanda dan Biantara senang,akhirnya Tuhan menitipkan janin di rahim Clara,dan mempercayakan dirinya untuk menjadi seorang ibu.


Clara masih tidak percaya,secepat itukah di perutnya ada janin yg harus dia jaga.


Mereka tidak henti-hentinya bersyukur atas nikmat Tuhan yg diberikan pada keluarganya



Biantara menebus vitamin dan obat Clara,Yolanda menunggu mereka di mobil


Yolanda tidak sabar mengumumkan kehamilan Clara dan membuat acara syukuran kecil-kecilan di rumah


" Semoga Sarti tidak macam-macam setelah tahu kehamilan Clara ?" gumam Yolanda menghawatirkan Clara dari mara bahaya



Sarti bisa melakukan apa saja untuk menyingkirkan seseorang yg dia tidak suka.


Kalau Clara hamil pasti sangat sulit mendapatkan apa yg dia mau,sudah pasti Clara berhenti bekerja selama masa kehamilannya


\*\* Bersambung ..

__ADS_1


__ADS_2