
Biantara keluar dari ruangan Clara dengan gaya arogan
Sintia dalam hati mencibir atasannya mendapat suami arogan dan angkuh seperti Biantara
Tidak bisa di pungkiri,Biantara mempunyai wajah tampan yg bisa menghipnotis para wanita di luaran sana
Tampan dan mapan,itulah idaman para wanita
Siapa yg tidak mau mempunyai suami tampan dengan karier cemerlang seperti Biantara
Sifat angkuh dan arogannya perlu di hilangkan.
Pukul empat sore Biantara menjemput Clara untuk pulang
Mereka bergandengan tangan melewati para karyawan bersiap-siap pulang
" I-itu kan Ceo pimpinan Wijaya grup,kenapa bisa sama atasan kita ?
mesra banget lagi " seloroh salah satu karyawan magang di kantor Clara
" Iya benar? ada hubungan apa mereka "
" Gue nggak nyangka nona Clara mau sama CEO angkuh seperti dia.
Dengar-dengar nih ya,dulu dia nggak suka sama wanita loh "
" Masa sih,jangan bilang dia Gay !" tebak salah satu temannya dengan mata membulat
" Hus,hus ? kalian ini menggosip suami atasan kita !
mau cari masalah Lo,nanti di pecat baru tahu rasa " sahut Sintia melewati mereka
" WHAT !!" pekik mereka bersamaan
Mereka kaget,sejak kapan nona Clara menikah dengan pria seperti itu
" Hei sin,jangan sembarangan ngomong dong ?" ujar salah satu divisi pemasaran
" Siapa yg sembarangan,emang benar kok Tuan Biantara suami nona Clara ?
mereka itu pengantin baru,katanya sih satu bulan lagi acara resepsinya ?" seloroh Sintia
Satu detik,dua detik berita ini langsung heboh di lingkungan kantor saat jam pulang kerja
Sintia berjalan santai pulang tanpa menjawab pertanyaan mereka
Biarlah mereka cari tahu sendiri faktanya
**
" Sayang,perasaan tadi ada yg aneh deh ?" ujar Biantara menyadari kantor istrinya heboh melihat ponsel
" Aneh gimana mas,perasaan biasa aja " balas Clara memainkan ponselnya
" Hah !" pekik Clara melihat berita lewat beranda media sosialnya
Dikabarkan CEO Admaja company Clara chaerunnisa telah di nikahi CEO dari Wijaya company yg bernama Biantara Danendra Wijaya
Clara tidak meneruskan membaca berita itu saking paniknya semua orang tahu dia menikah diam-diam
" Kenapa sayang ?" tanya Biantara melihat Clara berubah panik
" Berhenti dulu mas ?"
Biantara memberhentikan mobilnya lalu Clara menyodorkan ponsel membuka berita viral di sosial media
Biantara mendelik dan syok,jangan sampai berita itu sampai di telinga mama Jasmine
Biantara jadi panik sendiri lalu menyuruh Clara bergantian menyetir
Adrian di perjalanan pulang mendapat pesan dari Biantara
Biantara :" pa,gawat ?
Berita pernikahan aku sama Clara menyebar luas di kantor Clara,gimana ini pa ?
Aku takut mama melihat berita itu "
__ADS_1
Ckit !
Adrian mengerem mendadak membaca pesan itu
Adrian panik di mobil,jangan sampai berita itu sampai di telinga istrinya
Adrian menyuruh tim IT handal untuk menghapus berita yg sedang viral itu di semua sosial media
Sesampainya di rumah,Adrian masih was-was istrinya melihat berita itu,untung saja Jasmine sedang memasak bersama pelayan di dapur dan tidak memegang ponsel
" Sudah pulang pa ?" ujar Jasmine
Adrian mengangguk lalu duduk di meja makan mengawasi sang istri
Jasmine menatap heran suaminya " Tumben mas Adrian nggak langsung ke kamar ?" batin Jasmine dalam hati
Adrian merasa di perhatikan Jasmine terus tersenyum menatap sang istri
Jasmine melongo,ada apa dengan suaminya?
kenapa secepat itu Adrian berubah,padahal pagi tadi masih bertengkar dengannya
" Papa nggak mandi dulu?
biasanya pulang kerja langsung mandi " ucap Jasmine
" Oh,itu ? anu ma ? Papa masih gerah,lagian papa juga pengin lihat mama masak " Adrian menggaruk kepalanya kebingungan mencari alasan
Jasmine beroh ria,lagian suaminya aneh-aneh saja?
Tring
Tim IT mengabarkan berita viral itu sudah hilang tak tersisa
Adrian bernafas lega,setelah itu dia beranjak ke kamar tanpa berbicara sepatah kata pun pada Jasmine
Jasmine lagi-lagi di buat melongo,barusan sang suami bilang ingin melihat dia memasak
Nah ? sekarang malah dia pergi begitu saja ?
" Jangan-jangan papa ketempelan jin di jalan lagi,hii ?" batin Jasmine merinding
\*\*
" Gimana pa ?" tanya Biantara di sebrang telfon
" Beres bi,semua berita sudah hilang,link nya juga sudah di hapus ?" balas Adrian
" Oke,terimakasih pa ?" balas Biantara mematikan sambungan telfon
Clara baru selesai mandi menghampiri sang suami di ranjang
" Mas,gimana resepsi kita ? apa sudah jadi undangannya " tanya Clara sambil memijat lembut kepala Biantara
" Beres sayang,besok undangannya kita ambil di rumah Tante celline? " balas Biantara menikmati pijatan sang istri
Inilah yg Biantara suka dari Clara,istrinya tahu saja kalau dia kecapekan,dengan senang hati Clara memijat sang suami sampai terlelap
__ADS_1
Huekk !
Clara menahan mulutnya agar tidak muntah di ranjang lalu berlari ke kamar mandi
Huek Huek !
Clara muntah,tapi hanya ludah saja yg keluar dari mulutnya
Biantara menyusul istrinya karena panik
" Sayang,kamu kenapa ?" tanya Biantara
Clara menggeleng,kepalanya terasa pusing berkunang-kunang
Bruk !
Clara pingsan
Biantara panik menggendong Clara untuk di bawa ke rumah sakit,wajah istrinya sangat pucat
" Clara kenapa bi ?" tanya Yolanda melihat Biantara melewatinya sambil menggendong Clara
" Pingsan Bu ?"
Yolanda lari mengikuti Biantara dan masuk mobilnya tanpa berganti pakaian
Biantara mencari rumah sakit terdekat,dia turun memanggil perawat untuk menolong Clara
Perawat pun bergegas membawa Clara ke ruang periksa
" Gimana keadaan anak saya dok,kenapa dia bisa pingsan ?" tanya Yolanda setelah dokter yg memeriksa Clara keluar bersamaan dengan perawat tadi
" Perkiraan saya,anak anda sedang mengandung nyonya ?
untuk lebih jelasnya bawa saja ke dokter obgyn untuk mengetahui hasil yg akurat " Balas dokter itu
Wajah Yolanda langsung berbinar cerah,kalau pun benar Clara mengandung,Yolanda senang?
sebentar lagi Yolanda menimang cucu.
Biantara menemui dokter obgyn,tapi Clara belum sadar.
Mereka akhirnya menunggu sampai Clara sadar dari pingsannya
" Selamat ya nona,Tuan ?
istri anda sedang mengandung,usia kandungannya empat Minggu. " ucap dokter obgyn setelah memeriksa Clara
Clara,Yolanda dan Biantara senang,akhirnya Tuhan menitipkan janin di rahim Clara,dan mempercayakan dirinya untuk menjadi seorang ibu.
Clara masih tidak percaya,secepat itukah di perutnya ada janin yg harus dia jaga.
Mereka tidak henti-hentinya bersyukur atas nikmat Tuhan yg diberikan pada keluarganya
Biantara menebus vitamin dan obat Clara,Yolanda menunggu mereka di mobil
Yolanda tidak sabar mengumumkan kehamilan Clara dan membuat acara syukuran kecil-kecilan di rumah
" Semoga Sarti tidak macam-macam setelah tahu kehamilan Clara ?" gumam Yolanda menghawatirkan Clara dari mara bahaya
Sarti bisa melakukan apa saja untuk menyingkirkan seseorang yg dia tidak suka.
Kalau Clara hamil pasti sangat sulit mendapatkan apa yg dia mau,sudah pasti Clara berhenti bekerja selama masa kehamilannya
\*\* Bersambung ..
__ADS_1