
Biantara belum berani menceritakan tentang Jasmine pada istrinya
Dia takut Clara jadi benci dan meninggalkannya setelah tahu semua kenyataan yang telah dia sembunyikan bersama Adrian selama ini
Di rumah sakit, Biantara menunggu Jasmine sendirian
Operasi Jasmine memakan waktu empat jam, Biantara sampai kelelahan
Bahkan belum sempat makan sejak pagi, di rumah dia tidak sempat sarapan
Semalaman dia tak bisa tidur memikirkan rencana Jasmine menemui Clara
Oleh karena itu Biantara mendatangi langsung rumahnya, tapi ternyata kunjungannya hanya menambah masalah keluarganya saja
Dokter selesai mengoperasi Jasmine, dan keluar bersama perawat yang mendampinginya
Biantara bergegas berdiri menghampiri dokter itu " Bagaimana dok " tanyanya
" Alhamdulillah, operasinya berjalan lancar, untuk sekarang ini nyonya Jasmine belum sadarkan diri karena obat bius belum habis.
Setelah nyonya Jasmine sadar, usahakan untuk selalu mendampinginya. "
" Baik dokter, terimakasih " Balas Biantara sujud syukur
Biantara mengintip mamanya dari balik kaca jendela
Mamanya terbaring lemah di ranjang, dengan selang infus yang masih terpasang
"Maafkan Bian ma,, maafkan Bian? " lirihnya berulang kali
Biantara menyesali perbuatannya melawan Jasmine
Meskipun Biantara menyesal, tapi dia tidak membenarkan tindakan Jasmine yang ingin memisahkan Biantara dan istri
__ADS_1
Di rumah Clara
Clara menunggu Biantara dari pagi sampai sore belum pulang
" Kemana mas Bian sih? " kesal Clara menunggu kepulangan sang suami
Clara sampai keluar kamar menunggu suaminya di depan rumah sendirian
dia duduk di kursi dengan terus memegang ponsel di tangan
Nomor Biantara tidak bisa di hubungi
Clara terus mencobanya meskipun sudah tahu nomor suaminya tidak bisa di hubungi
" Nggak biasanya ponsel mas Bian mati " gumamnya lirih
Yolanda yang baru pulang dari kantor terheran melihat Clara di depan rumah sendirian
" Clara sayang,, kenapa di luar?? " tanya Yolanda menghampiri
" Mas Bian belum pulang bu,, entah kemana dari pagi, aku tidur, bangun-bangun mas Bian nggak ada.
kayaknya mas Bian ke kantor deh, ,
Tapi Clara heran, ke kantor jam segini belum pulang,ibu saja sudah pulang.
Anehnya ya bu, nomor mas Bian nggak aktif.
aku telfon berulang kali tetap saja hasilnya nihil,, " Clara berbicara sambil memantulkan bibirnya
Yolanda sampai menahan tawa, tapi tidak berani tertawa di depan anaknya langsung
__ADS_1
Yolanda takut perasaan Clara sensitif karena kehamilannya
Biasanya orang hamil mudah marah bawaan bayi
" Mungkin Bian pulang ke rumah orang tuanya sayang, sudah lama dia nggak pulang kan, pasti papanya kangen dong sama Bian,,?? " ujar Yolanda menenangkan hati sang anak agar berpikiran positif supaya tidak mengganggu pikirannya
Yolanda paham, pasti anaknya gelisah memikirkan suaminya sekarang
Apalagi dia tengah hamil muda, masih butuh perhatian dari suami
" Apa iya Bu,,
Terus, kenapa ponselnya mati?
pesan Clara pun nggak di balas " keluh Clara
" Ya bisa jadi sayang, kalau ponselnya mati terus lupa ngecas ?
Tahu sendiri Biantara bagaimana sifatnya, ngobrol sampai lupa waktu dan lupa segalanya, tapi kalau sama anak ibu nggak boleh lupa dongg??? " goda Yolanda mencubit gemas pipi Clara
" Ihh, ibu, mana ada??
Kalau mas Bian lupa aku, biarin saja, aku tinggalin baru tahu rasa " balas Clara dengan bibir mengerucut
" Ibu bercanda sayangku,,
Siapa sih yang mau ninggalin anak ibu yang cantik jelita ini "
" Ibu bisa saja deh??? " Clara tersipu malu di puji Yolanda sang ibu
Yolanda terkekeh, anaknya masih kaya anak SMP, mungil dan manjanya minta ampun
__ADS_1
Di luaran sana banyak yang tidak menyangka anak Yolanda sudah menikah, mereka mengira Clara masih gadis yang baru beranjak dewasa