Gadis Desa Bikin Candu

Gadis Desa Bikin Candu
Bab 67


__ADS_3

" Hati-hati ya Clara,Bian ?" ujar Wijaya


Clara berpamitan pada ibu Yolanda dan ibu Sarti


" Aku berangkat dulu ya Bu ?"


" Ya sayang? hati-hati ya " balas Yolanda cipika cipiki


" Aku berangkat ya Bu ?"pamit Clara pada Ibu Sarti


" Ya ?" balas ibu Sarti tanpa menoleh


Clara merasakan perubahan ibu Sarti,sangat terlihat ibu Sarti tidak menyukai pernikahannya dengan Biantara


Clara mencoba menepis perasaan itu,untuk apa dirinya masih memikirkan ibu Sarti


" Lebih baik biarkan saja kali ya ?


lagian untuk apa aku mikirin dia,ibuku kan ibu Yolanda bukan dia ?" batin Clara dalam hati


Biantara titip pesan pada papa Adrian untuk mamanya,bisnisnya di undur satu Minggu lagi


Karena Biantara dan Clara akan pergi honeymoon ke Bali selama satu Minggu itu


Setelah menempuh perjalanan udara selama dua jam,pesawat yg mereka tumpangi mendarat di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali


Biantara mencari mobil sewaan untuk perjalanan ke The Kuta beach heritage hotel yg sudah di boxing kakek Wijaya selama satu Minggu lamanya


" Yeay ? akhirnya sampai juga ?" ujar Clara menjatuhkan tubuhnya di kasur


Perjalanan Bogor ke Jakarta,dan dari Jakarta ke Bali membuat badan Clara terasa lelah ingin istirahat


Baru sebentar matanya terpejam,Clara sudah di ganggui Biantara lagi


Jadilah mereka melakukan hubungan suami istri


Clara sebenarnya ingin menolak tapi takut dosa mengingat Biantara sudah menjadi suaminya sekarang


***


Hotel bintang lima tempat Bian dan Clara menginap dekat dengan pantai Kuta Bali


Mereka menikmati sarapan pagi sambil melihat pemandangan pantai yg indah


" Habis sarapan kita jalan-jalan ke pantai ya ?" ajak Clara


" Iya,habiskan dulu sarapanmu sayang "


"Oke bi ?"


Kening Bian berkerut,sudah menikah masih saja Clara memanggilnya dengan sebutan nama


" Nggak ada niat buat ganti panggilanmu sama aku apa ?" ujar Bian


Clara langsung menoleh menatap Biantara,dia bingung hendak memanggil apa pada suami


" Em,ganti apa ya ? " Clara menompang dagu memikirkan panggilan yg pas untuk suami tercinta " Gimana kalau mas aja?"


Biantara cemberut


" Dih,nggak romantis banget ?


Harusnya sayang kek,atau beb,atau honey ? banyak kok panggilan yg romantis "


Clara bergidik " Nggak akh,lebay banget ? mas aja ya,kan biar aku nggak malu kalau manggil kamu di dengar banyak orang "


" Iya deh iya? " balas Bian pasrah


Setelah menghabiskan sarapan,mereka berjalan-jalan dipantai mengelilingi pantai sesekali bermain air

__ADS_1


Clara senang,baru pertama kali main ke pantai?


apalagi pemandangan di pantai Kuta Bali sangat indah,banyak Turis dari berbagai negara berlibur disana


Sore harinya Clara dan Bian duduk di bawah pohon sambil menikmati es kelapa muda


" Kita tunggu sunset ya mas ?" ujar Clara


" Terserah kamu aja sayang,yg penting kamu bahagia? " balas Bian pasrah


Sebenarnya tujuan kesini apa sih?


Berlibur atau berbulan madu ?


Biantara terus menggerutu dalam hati


Bukannya bulan madu menghabiskan waktu di kamar,ini malah panas-panasan di pantai


" Kamu kenapa sih mas ? nggak senang aku ajak jalan di pantai "


" Enggak kok sayang,aku cuma capek aja " balas Biantara


" Ya udah sana istirahat aja,nggak usah temanin aku " Ujar Clara beranjak pergi,Moodnya hancur gara-gara Bian cemberut setelah diajak keliling pantai dan melihat sunset


" Mode ngambek nih ?" Biantara menggaruk kepalanya yg tidak gatal


Biantara berlari menyusul Clara lebih dulu kembali ke hotel tempat mereka menginap


Brak


Bunyi pintu di banting keras


Biantara berjingkat kaget,istrinya kalau lagi ngambek serem ?


Bian bergidik ngeri


Biantara membuka pintu pelan,Clara tidak ada sepertinya lagi mandi karena mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi


Biantara ingin merasakan sensasi berbeda


Clara menggerutu kesal,suaminya tak henti-hentinya menggauli sampai lemas tak berdaya


" Kenapa sayang ?" tanya Bian memakai pakaian ganti


" Masih aja nanya !


Mas kenapa sih nggak ngertiin aku " balas Clara ketus


" Ya maaf sayang,khilaf ?" Bian terkekeh


**


Di Jakarta


" Emang ada bisnis apalagi sih Bian pa,kok nggak pulang bareng sama papa ?" tanya Jasmine setelah Adrian menyampaikan pesan Bian


" Mana papa tahu,itu urusan Bian sama papa Wijaya di Bogor "


Jasmine menyayangkan Bian tak ikut pulang,padahal Jasmine sudah membuat janji bertemu anak Tesi


Naumi baru menamatkan studinya di Singapura,dia sudah tidak sabar bertemu Biantara akhirnya menghubungi Jasmine membuat janji makan malam


" Gagal lagi,gagal lagi ?" Gerutu Jasmine di samping Adrian


" Apanya yg gagal ma ?"



" Mama sudah bikin janji makan malam sama Naumi anak jeng Tesi pa ?" Balas Jasmine menutup mulutnya sudah keceplosan

__ADS_1



Adrian mengusap wajahnya kasar


" Sudah lah,hentikan perjodohanmu !


Biantara sudah besar,dia tahu mana yg pantas menjadi istrinya nanti ,,


Papa kan sudah bilang,yg mau berumah tangga kan Bian bukan mama


Mama ngerti nggak sih " kesal Adrian


Jasmine diam,Adrian tidak mengerti perasaan Jasmine


Adrian beranjak pergi ke ruang kerjanya,dia malas berdebat sama Jasmine


Seribu kali Adrian memperingatkan tetap saja Jasmine tak mengerti dan tetap pada pendiriannya


Mencarikan jodoh untuk Bian,wanita cantik,berkelas dan kaya raya itulah yg Jasmine inginkan sebagai menantu


Jasmine mengirim pesan untuk Naumi


**


Naumi mematut dirinya di depan cermin


Gaun berwarna biru navi melekat indah di tubuhnya


Naumi memperbaiki make up karena lama menunggu Jasmine dan Biantara datang


Ting


Bunyi notifikasi pesan di ponsel Naumi


Tante Jasmine :" Naumi,maafin Tante ya ? kayaknya makan malam kita di tunda dulu,Biantara belum pulang dari Bogor "


" Lah,Tante gimana sih?


katanya Biantara cuma satu Minggu di Bogor " balas Naumi


Tante Jasmine :" Iya awalnya begitu nau,tapi bisnis Bian di tunda satu Minggu lagi ?


Tante minta maaf ya,sampaikan juga sama mamamu,Tante minta maaf.


Nanti kalau Biantara sudah pulang Tante kabari lagi ?"


Kya !!


Naumi membanting ponsel


Sudah capek dandan cantik-cantik malah gagal makan malam


Naumi mencoba sabar,dia berpura-pura baik agar Jasmine dan Biantara terpikat padanya dan sebisa mungkin menjaga imagenya di depan Jasmine dan Biantara nanti


Tesi kecewa dengan Jasmine,sudah menyiapkan makanan banyak malah makan malamnya di tunda


" Apa Jasmine cuma main-main menjodohkan kamu sama Bian Nau ?" tanya Tesi pada Naumi


Naumi mengedikkan bahu,impiannya memiliki Bian nggak boleh gagal


Gimanapun caranya Naumi harus bisa mendapatkan hati Bian meskipun dengan cara yg salah


Obsesinya pada Bian mengalahkan akal sehat Naumi


" Mama lihat saja nanti kalau Tante Jasmine bohongin kita " balas Naumi tersenyum menyeringai



Tesi tahu persis sifat Naumi yg keras kepala,apa yg dia inginkan harus dia dapatkan

__ADS_1


Naumi bukan wanita yg gampang menyerah sebelum apa yg diinginkannya terkabulkan


\*\*\* Bersambung ..


__ADS_2