
" Hati-hati ya Clara,Bian ?" ujar Wijaya
Clara berpamitan pada ibu Yolanda dan ibu Sarti
" Aku berangkat dulu ya Bu ?"
" Ya sayang? hati-hati ya " balas Yolanda cipika cipiki
" Aku berangkat ya Bu ?"pamit Clara pada Ibu Sarti
" Ya ?" balas ibu Sarti tanpa menoleh
Clara merasakan perubahan ibu Sarti,sangat terlihat ibu Sarti tidak menyukai pernikahannya dengan Biantara
Clara mencoba menepis perasaan itu,untuk apa dirinya masih memikirkan ibu Sarti
" Lebih baik biarkan saja kali ya ?
lagian untuk apa aku mikirin dia,ibuku kan ibu Yolanda bukan dia ?" batin Clara dalam hati
Biantara titip pesan pada papa Adrian untuk mamanya,bisnisnya di undur satu Minggu lagi
Karena Biantara dan Clara akan pergi honeymoon ke Bali selama satu Minggu itu
Setelah menempuh perjalanan udara selama dua jam,pesawat yg mereka tumpangi mendarat di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
Biantara mencari mobil sewaan untuk perjalanan ke The Kuta beach heritage hotel yg sudah di boxing kakek Wijaya selama satu Minggu lamanya
" Yeay ? akhirnya sampai juga ?" ujar Clara menjatuhkan tubuhnya di kasur
Perjalanan Bogor ke Jakarta,dan dari Jakarta ke Bali membuat badan Clara terasa lelah ingin istirahat
Baru sebentar matanya terpejam,Clara sudah di ganggui Biantara lagi
Jadilah mereka melakukan hubungan suami istri
Clara sebenarnya ingin menolak tapi takut dosa mengingat Biantara sudah menjadi suaminya sekarang
***
Hotel bintang lima tempat Bian dan Clara menginap dekat dengan pantai Kuta Bali
Mereka menikmati sarapan pagi sambil melihat pemandangan pantai yg indah
" Habis sarapan kita jalan-jalan ke pantai ya ?" ajak Clara
" Iya,habiskan dulu sarapanmu sayang "
"Oke bi ?"
Kening Bian berkerut,sudah menikah masih saja Clara memanggilnya dengan sebutan nama
" Nggak ada niat buat ganti panggilanmu sama aku apa ?" ujar Bian
Clara langsung menoleh menatap Biantara,dia bingung hendak memanggil apa pada suami
" Em,ganti apa ya ? " Clara menompang dagu memikirkan panggilan yg pas untuk suami tercinta " Gimana kalau mas aja?"
Biantara cemberut
" Dih,nggak romantis banget ?
Harusnya sayang kek,atau beb,atau honey ? banyak kok panggilan yg romantis "
Clara bergidik " Nggak akh,lebay banget ? mas aja ya,kan biar aku nggak malu kalau manggil kamu di dengar banyak orang "
" Iya deh iya? " balas Bian pasrah
Setelah menghabiskan sarapan,mereka berjalan-jalan dipantai mengelilingi pantai sesekali bermain air
__ADS_1
Clara senang,baru pertama kali main ke pantai?
apalagi pemandangan di pantai Kuta Bali sangat indah,banyak Turis dari berbagai negara berlibur disana
Sore harinya Clara dan Bian duduk di bawah pohon sambil menikmati es kelapa muda
" Kita tunggu sunset ya mas ?" ujar Clara
" Terserah kamu aja sayang,yg penting kamu bahagia? " balas Bian pasrah
Sebenarnya tujuan kesini apa sih?
Berlibur atau berbulan madu ?
Biantara terus menggerutu dalam hati
Bukannya bulan madu menghabiskan waktu di kamar,ini malah panas-panasan di pantai
" Kamu kenapa sih mas ? nggak senang aku ajak jalan di pantai "
" Enggak kok sayang,aku cuma capek aja " balas Biantara
" Ya udah sana istirahat aja,nggak usah temanin aku " Ujar Clara beranjak pergi,Moodnya hancur gara-gara Bian cemberut setelah diajak keliling pantai dan melihat sunset
" Mode ngambek nih ?" Biantara menggaruk kepalanya yg tidak gatal
Biantara berlari menyusul Clara lebih dulu kembali ke hotel tempat mereka menginap
Brak
Bunyi pintu di banting keras
Biantara berjingkat kaget,istrinya kalau lagi ngambek serem ?
Bian bergidik ngeri
Biantara membuka pintu pelan,Clara tidak ada sepertinya lagi mandi karena mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi
Biantara ingin merasakan sensasi berbeda
Clara menggerutu kesal,suaminya tak henti-hentinya menggauli sampai lemas tak berdaya
" Kenapa sayang ?" tanya Bian memakai pakaian ganti
" Masih aja nanya !
Mas kenapa sih nggak ngertiin aku " balas Clara ketus
" Ya maaf sayang,khilaf ?" Bian terkekeh
**
Di Jakarta
" Emang ada bisnis apalagi sih Bian pa,kok nggak pulang bareng sama papa ?" tanya Jasmine setelah Adrian menyampaikan pesan Bian
" Mana papa tahu,itu urusan Bian sama papa Wijaya di Bogor "
Jasmine menyayangkan Bian tak ikut pulang,padahal Jasmine sudah membuat janji bertemu anak Tesi
Naumi baru menamatkan studinya di Singapura,dia sudah tidak sabar bertemu Biantara akhirnya menghubungi Jasmine membuat janji makan malam
" Gagal lagi,gagal lagi ?" Gerutu Jasmine di samping Adrian
" Apanya yg gagal ma ?"
" Mama sudah bikin janji makan malam sama Naumi anak jeng Tesi pa ?" Balas Jasmine menutup mulutnya sudah keceplosan
__ADS_1
Adrian mengusap wajahnya kasar
" Sudah lah,hentikan perjodohanmu !
Biantara sudah besar,dia tahu mana yg pantas menjadi istrinya nanti ,,
Papa kan sudah bilang,yg mau berumah tangga kan Bian bukan mama
Mama ngerti nggak sih " kesal Adrian
Jasmine diam,Adrian tidak mengerti perasaan Jasmine
Adrian beranjak pergi ke ruang kerjanya,dia malas berdebat sama Jasmine
Seribu kali Adrian memperingatkan tetap saja Jasmine tak mengerti dan tetap pada pendiriannya
Mencarikan jodoh untuk Bian,wanita cantik,berkelas dan kaya raya itulah yg Jasmine inginkan sebagai menantu
Jasmine mengirim pesan untuk Naumi
**
Naumi mematut dirinya di depan cermin
Gaun berwarna biru navi melekat indah di tubuhnya
Naumi memperbaiki make up karena lama menunggu Jasmine dan Biantara datang
Ting
Bunyi notifikasi pesan di ponsel Naumi
Tante Jasmine :" Naumi,maafin Tante ya ? kayaknya makan malam kita di tunda dulu,Biantara belum pulang dari Bogor "
" Lah,Tante gimana sih?
katanya Biantara cuma satu Minggu di Bogor " balas Naumi
Tante Jasmine :" Iya awalnya begitu nau,tapi bisnis Bian di tunda satu Minggu lagi ?
Tante minta maaf ya,sampaikan juga sama mamamu,Tante minta maaf.
Nanti kalau Biantara sudah pulang Tante kabari lagi ?"
Kya !!
Naumi membanting ponsel
Sudah capek dandan cantik-cantik malah gagal makan malam
Naumi mencoba sabar,dia berpura-pura baik agar Jasmine dan Biantara terpikat padanya dan sebisa mungkin menjaga imagenya di depan Jasmine dan Biantara nanti
Tesi kecewa dengan Jasmine,sudah menyiapkan makanan banyak malah makan malamnya di tunda
" Apa Jasmine cuma main-main menjodohkan kamu sama Bian Nau ?" tanya Tesi pada Naumi
Naumi mengedikkan bahu,impiannya memiliki Bian nggak boleh gagal
Gimanapun caranya Naumi harus bisa mendapatkan hati Bian meskipun dengan cara yg salah
Obsesinya pada Bian mengalahkan akal sehat Naumi
" Mama lihat saja nanti kalau Tante Jasmine bohongin kita " balas Naumi tersenyum menyeringai
Tesi tahu persis sifat Naumi yg keras kepala,apa yg dia inginkan harus dia dapatkan
__ADS_1
Naumi bukan wanita yg gampang menyerah sebelum apa yg diinginkannya terkabulkan
\*\*\* Bersambung ..