
Malam 24 Desember adalah malam Natal, baik keluarga dari Angelo mau pun keluarga Elena, Malam ini Mereka akan mengikuti Ibadah Malam Natal di Gereja.
Mereka semua telah siap untuk Bersama-sama pergi ke Gereja.
Elena bareng dengan Angelo dan Bu Sesilia serta Pak Hendra dan Bu Lilani mengunakan satu mobil dan yang lainnya pun memakai mobilnya masing-masing.
Mereka mengikuti Misa Malam Natal di salah satu Gereja yang ada di Bali.
Acara Ibadahnya berlangsung dengan Hikmatnya dari awal sampai selesai.
setelah Selesai Misa kudus di Gereja, Angelo mengajak Mereka menuju ke Salah satu Restoran Chinese Food, sejak siang tadi, Angelo telah menyuruh Leon untuk memesan Ruangan VIP khusus untuk Mereka makan bersama di malam ini. Begitu juga Angelo menyuruh Leon untuk memesan semua jenis makanan yang terenak di Restoran itu.u
Leon telah melaku kan semuanya sesuai dengan permintaan Angelo dan semua di laku kan dengan baik.
Begitu Rombongan keluarga besar itu memasuki Restoran tersebut, Dua orang Waiters telah menyambut mereka di depan pintu Restoran dan mengantar mereka masuk ke ruangan VIP.
Elena kaget melihat semua ini, karena. begitu mereka memasuki Ruangan Khusus tersebut, di dalam sana, Ruangan telah di dekorasi sedemikian rupa, Ada Pohon Natal, yang di hiasi dengan berbagai lampu hias berwarna-warni, serta slenger slenger yang menggelantung di atas plafon. juga dekorasi lainnya yang mencerminkan suasana Natal.
Sehingga suasana Natal benar-benar meresap ke dalam hati Mereka masing-masing.
Di atas sebuah meja panjang telah tersedia berbagai jenis hidangan yang kelihatan masih panas karena mungkin baru saja selesai di masak, karena masih terlihat sangat segar.
Ada juga 2 orang waiters yang menyambut kedatangan mereka di depan pintu, ruangan tersebut.
" Selamat datang, Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Mari, Silahkan masuk dan silahkan duduk." Kata Waiters nya untuk mempersilahkan Mereka masuk dan duduk.
Mereka langsung masuk dan berjalan menuju ke meja makan yang telah tersedia berbagai jenis masakan itu.
" Kami ada disini untuk melayani Bapak, cIbu, bila butuh sesuatu, Silahkan beritahu kami." Kata Waiters yang satu lagi sambil mendekat.
" Baiklah, Terimakasih. " Ucap Elena pada Waiters nya.
" Selamat menikmati hidangan yang kami sajikan. Semoga berkenan di hati. dan Selamat Merayakan Pesta Natal. " Ucap Kedua Waiters nya lagi.
" Terimakasih.! " Ucap semuanya hampir bersamaan.
Lalu Mereka semua pun mulai duduk.
Sebelum makan, Mereka pun mengawalinya dengan doa, Sebagai ungkapan Rasa Syukur di Malam Natal.
Tak lama kemudian, Beberapa orang Waiters pun datang dengan membawa piring-piring yang berisi Iga Bakar, dengan asap yang masih mengepul, sehingga tercium aroma BBQ yang sangat mengundang selera untuk segera mencicipinya.
Dan di letakkan untuk masing-masing.
Lalu Mereka masing-masing pun mulai menimba makanan.
__ADS_1
Elena yang duduk dekat Angelo, Lalu dia menolong Angelo untuk memotong BBQ nya,lalu mereka berdua pun makan.
Kenikmatan dan kelezatannya makanan serta kebersamaan yang mereka rasa kan pada malam ini, membawa suatu kedamaian dalam hati Mereka masing-masing, Sehingga membuat mereka begitu bahagia bersantap bersama.
Setelah Selesai makan dan santai sejenak, Mereka pun kembali ke Villa.
Pesta belum usai, Karena begitu tiba di Villa, Mereka pun duduk berkumpul di Ruang Tamu yang luas itu.
Sementara itu, di atas meja baik di ruang tamu, maupun di ruang keluarga, telah tersedia aneka kue kering dalam toples, Juga aneka Cake di atas meja depan sofa, juga berbagai minuman soda maupun juicy dalam kaleng maupun botol, terletak di atas Meja kecil yang terdapat di sudut ruangan itu, jadi siapa yang ingin minum tinggal ambil saja.
Mereka pun duduk santai, sambil menikmati minuman dan kue yang terhidang.
Sampai telah jam 12 malam tiba, jam di dinding pun berdentang dua belas kali, Mereka semua nya berdiri dan berdoa yang di pimpin oleh Pak Hendra sebagai yang di tua kan disitu.
Tak di sangka Angelo dan Leon juga telah menyiapkan petasan dan kembang api.
Terdengar Bunyi petasan dan kembang api bersahut-sahutan di Luar Villa. ternyata begitu Ibadah selesai, Leon telah keluar duluan. Lalu bersama dengan Mang Kino mereka membakar petasan.
Lalu Elena dengan yang lainnya pun keluar dan berjalan ke dekat tebing, Untuk melihat pesta Kembang api, dan rupanya bukan hanya Mereka saja yang memasang kembang api, tapi juga dari Villa-Villa lain yang ada di sekitarnya. sehingga di atas langit terlihat begitu indah, di hiasi dengan kembang api berwarna-warni, menghiasi langit di gelap nya malam.
Setelah Pesta kembang api berakhir, baru lah mereka beranjak masuk ke dalam Villa, Lalu segera masuk ke kamar nya masing-masing untuk beristirahat
π²π²π²π²π²π²π²
Sementara itu Erina, Fira dan Lira dan Angela, mereka sibuk di dapur untuk membuat sarapan pagi untuk semua.
Mereka di bantu oleh Bi Inah, Sedangkan Bi Yanny dan Bi Sumi serta Elena, membersih kan rumah. dan Mang kino membersih kan Halaman serta merawat bunga-bunga.
Bu Sesilia dan Bu Lilani sedang duduk di taman sambil minum teh dan ngobrol.
Sedangkan Pihak Pria, Mereka bergabung di Gazebo yang berada di bawah pohon Lengkeng, mereka juga asyik Berbincang-bincang sambil minum Kopi serta makan kue Klepon dan Naga sari yang di buat oleh Bi Yanny dan Bi Inah.
Pagi ini Erina Mereka membuat Nasi goreng Spesial, dengan tambahan Daging ayam, udang, cumi juga Sosis dan bakso.
Mereka juga menyiapkan Telur Mata sapi dan Acar Timun untuk pelengkapnya.
Setelah selesai masak, Mereka semua pun berkumpul untuk sarapan.
" Wah aroma masakan pagi ini, harum banget! Pasti Enak rasanya. " Kata Pak Hendra ketika mendekati meja makan.
" Tentu dong Pak, yang masak kan koki-koki Andalan dari Surabaya." Ujar bu Sesilia.
dan mereka semua pun tertawa. Lalu mereka pun duduk mengitari meja makan.
" Mm memang Enak!! Restoran pun kalah dengan rasanya. " ujar Pak Gunawan.
__ADS_1
Erina dan Fira, Lira serta Angela pun tersenyum.
" Itu Resepnya si Erin !" ujar Lira.
Lalu mereka semua menyantap sarapan pagi dengan rasa gembira.
Setelah selesai sarapan, Mereka lalu ke Taman belakang Villa, Dengan halaman yang sangat luas, disitu ada beberapa Gazebo yang terletak di samping kolam renang, juga terdapat taman bunga dan dua Ayunan.
Mereka berkumpul sambil ngobrol, Sedang kan Elena bermain ayunan bersama kedua adik sepupu nya, anak nya Dimas.
Seandainya Andhika sekeluarga serta Anthoni sekeluarga, Anaknya Pak Gunawan, juga ikut bersama mereka, Pasti lah lebih ramai lagi, tapi mereka memilih Libur ke Luar Negeri bersama keluarga Istri nya.
Sesudah itu Angelo mengajak Elena untuk pergi ke Pantai.
Mereka berdua pun pamit pada Orang tuanya. Lalu mereka berdua pun berjalan keluar dari Villa menuju ke pantai.
Angelo dengan mengena kan Celana pendek jeans serta kaos berwarna Putih, Sedangkan Elena juga mengena kan Celana pendek Jeans hitam dengan kaos warna biru muda. mereka berjalan menyusuri pantai dengan saling menggenggam tangan.
Sementara itu, Air laut yang mulai surut, sehingga Terlihat riak gelombang yang saling berkejaran mencapai tepian pantai, menimbulkan suara gemericik. setelah mencapai tepian, buih-buih putih pun bertebaran di atas pasir.
Angelo dan Elena terus menyusuri sepanjang pantai sambil melihat-lihat pemandangan yang ada di sekeliling nya.
" Aku bahagia bila bila selalu berada di dekat Mu, Sayang! " Ucap Angelo, lalu melingkar kan sebelah tangannya di pinggang Elena, sambil terus berjalan.
" Aku juga bahagia Sayang! " ucap Elena.
" Seandainya bisa, aku ingin Pernikahan kita di maju lebih cepat lebih baik. " Ucap Angelo tersenyum.
" Janganlah Yang, lagi kan tinggal 2 bulan, Tak lama lagi kan?! " Ujar Elena.
" Iya juga ya. Soalnya Aku sudah tak sabar menunggu! " Kata Angelo lalu Tertawa.
" Sabarlah, Waktunya akan tiba juga kan!? " Ucap Elena juga tertawa.
Air laut telah surut, sehingga tampak lah pasir putih membentang di depan mereka.
Angelo menarik tangan Elena dan mereka pun berjalan ke arah pasir yang baru timbul itu. serta tampak pula tumbuhan-tumbuhan laut yang muncul kan wujudnya di ujung pasir yang timbul.
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
πBersambung ke Bab 96
Mdo16072021/09.55
πππΈπΈπΈπΈπΈπΈ
__ADS_1