Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
Bab 64 Good Bye Sunset Town


__ADS_3

Perjalanan hidup yang pernah mereka lalui, Membuat Ellena dan Saudara -saudara nya menjadi kuat dan tegar, dalam menghadapi setiap tantangan dalam kehidupan. Mereka berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik dalam setiap apa yang mereka perbuat.


Banyak cobaan yang Berliku-liku, Namun tidak pernah memudar kan semangat mereka untuk bekerja keras agar bisa maju dengan lebih sempurna lagi.


Seperti yang Ellena tulis dalam buku nya.


~Jangan sampai tantangan itu memupus kan Impian kita, Tapi maju lah terus untuk bisa tetap berpegang pada komitmen, untuk menggapai kesuksesan. Karena sebenar nya masalah itu, tidak seharus nya kita hindari, Karena bila kita hindari, Masalah itu akan semakin bertumpuk dan bertambah banyak. Namun masalah itu harus di hadapi untuk dapat mencari solusinya. Agar dapat mengatasinya.~


Itu adalah sebagian kecil, kutipan dari Buku yang sedang Ellena Tulis.


Sore pun semakin merebak menuju ke kelam nya malam, Bunyi Televisi menghiasi sepi nya suasana. Ada suatu kerinduan di hati Ellena, Ingin mendengar dengung nya suara serangga malam, yang selalu dia dengar di Gunung Putri, Namun semenjak kepindahan mereka ke Surabaya, Bunyi tersebut semaking langka terdengar. Apalagi saat ini di Munchen, Dalam Apartemen ini, tak ada sama sekali bunyi tersebut.


Ellena menikmati makan malam nya dengan Hamburger yang dia buat kan sendiri, Di tambah dengan Segelas Juice Sirzak yang sengaja dia blender dari buah Sirzak asli.


Dia duduk makan sambil menonton Drama korea dari televisi.


Rencana setelah makan, dia akan melanjut kembali menulis Buku nya.


Tapi begitu selesai makan dan minum juice nya, Dia baru mau mengambil Laptop nya untuk menulis, Hand phone nya berdering. Lalu di angkat nya, ternyata dari Profesor Johson, memberi tahu Ellena agar sekarang juga ke Rumah sakit tempat dia Praktek, karena ada Pasien gawat yang perlu di Operasi. dan ini merupa kan suatu kesempatan, Dan bagian pelajaran, dari tugas Praktek nya. Mau atau tidak, Harus mau ! Ellena pun segera bersiap dan tak lupa mengambil tas nya serta Dokter Jas nya.


Ellena pun masuk ke Lift dan turun ke bawah, Di bawah Dia bertemu dengan Yoggy, Rupanya sebagai Dokter Bedah, Yoggy juga mendapat tugas pada malam ini. Lalu Mereka berdua pun Berjalan menuju ke Rumah-Sakit tempat Mereka Praktek.


Setiba di Rumah-Sakit, mereka pun menemui Profesor Johnson di Ruang ICU. Disana terdapat Seorang Pria paruh baya yang terbaring tak sadar kan diri.


Disitu mereka di beri pengarahan bagaimana cara mengatasi Penyakit Jantung dengan penyumbatan dalam pembuluh darah.


Sesudah dari Ruangan Operasi memberi sinyal, agar Operasi nya bisa segera di mulai. Mereka pun siap untuk memakai Pakaian serta semua pelengkapnya untuk mengikuti jalan nya Operasi Jantung.


Setelah semua siap, Pasien pun di dorong ke Kamar Operasi dan Operasi siap untuk Di mulai.


Ellena memperhatikan tindakan Operasi yang di laku kan Profesor dengan seksama, Dan selalu siap membantu Profesor dalam semua kebutuhan nya., begitu juga dengan Yoggy


sekitar 4 jam mereka berada dalam kamar Operasi.


Setelah semua selesai, Hari telah subuh. Ellena dan Yoggy pun segera pulang ke Apartemen nya.


Sampai di Apartemen, Ellena segera membersih kan diri, dan sesudah itu dia pun tidur dengan nyenyak.


Dia terbangun pada jam 11 siang. Lalu segera mandi dan siap untuk ke kampus.

__ADS_1


Ketika dia berada di bawah, dia melihat Yoggy juga baru keluar dari Pintu Apartemen.


Begitu melihat nya, Yoggy pun menghampiri Ellena, dan mereka lalu berjalan bersama menuju ke Kampus.


Untuk Pelajaran teori hari ini, Oleh Profesor Brainly. Ellena sangat tekun mendengar satu demi satu Ulasan dari Profesor Brainly.


🌿🌿🌿


Sementara itu Di satu kota Di Papua Barat, Angelo dan Leon di jemput oleh Jack, untuk pergi ke Lokasi pembangunan Perumahan di Daerah luar kota.


Dengan melalui jalan yang Berliku-liku, menanjak dan menurun, tiba lah mereka di lokasi Proyek yang akan di kerja kan. Terdengar suara Chainsow yang berisik di daerah tersebut, karena para pekerja sedang menebang pohon-pohon yang menghalangi lokasi pembangunan.


Angelo kelihatan sedang berbicara serius dengan kepala pengawas Proyek.Pak Danny.


Setelah pohon-pohon di tebang, Lalu di potong-potong, Para pekerja pun mengangkat nya dan menggeserkan nya ke samping dengan Alat berat.


Setelah selesai meninjau lokasi Proyek Pembangunan Perumahan, Angelo pun di antar kembali ke Kota untuk makan siang.


Jack membawa Angelo dan Leon Makan siang di sebuah Restoran yang berada di tepi Pantai.


Mereka duduk makan sambil menikmati keindahan laut di kota itu.


Begitu pun dengan Leon, Dia pun memesan Makanan yang sama dengan Angelo.


Setelah selesai makan, Mereka pun di antar kembali ke Hotel, Karena tak tau mau kemana lagi. Tak ada hiburan, selai jalan-jalan Untuk melihat-lihat pemandangan alam.


Tiba di Hotel, Angelo pun membersih diri, lalu Naik ke atas ranjang dan terlelap dalam tidur.


Jam 4 sore Kembali mereka di jemput untuk jalan-jalan ke suatu tempat yang bernama Kolam Sisir.


Setiba nya disana, terdapat sebuah pemandangan yang beda juga dari yang lain nya. Di sana ada sebuah teluk , Pulau Yang di sebrang itu sangat berdekatan dengan tempat mereka berada. seperti berbentuk U Sangat Panjang dan menjurus ke Samudra. Angelo dan Leon pun mengambil Beberapa Foto.


Mereka menunggu Sampai Sunset.


Disini keindahan Sunset nya beda pula.


Setelah Matahri terbenam dan hari mulai Remang-remang, Mereka pun Kembali ke Kota. Jack lalu mengantar mereka untuk makan malam pada Sebuah Restoran.


Selesai makan malam, Mereka pun kembali ke Hotel untuk beristirahat, Karena Pada pagi Jam 06.00 WIT Mereka sudah harus berangkat ke Sorong dan selanjut nya Ke Surabaya.

__ADS_1


Setiba nya di Hotel, Angelo pun Segera mandi, Dan sesudah itu dia pun mem merapi kan Baju-baju di dalam koper dan Baju kotor di masuk kan ke dalam pastik.


Sesudah itu dia pun langsung membaring kan tubuh nya di Ranjang dan tertidur.


Jam 04.30 Angelo telah bangun, Tak lupa dia pun membangun kan Leon, Lalu mereka pun mandi dan bersiap -siap untuk berangkat. Karena bandara berada tak jauh dari hotel, Jadi Nanti pada Jam 05.30 baru lah mereka ke Bandara, biar tidak terlalu lama menunggu di Bandara.


Setelah mandi dan membereskan barang-barang, Mereka segera keluar dari kamar, Dan menuju ke Restoran yang ada di Hotel.


Angelo lalu memesan 2 Porsi Mie Goreng dan 2 gelas teh panas.


Tak lama menunggu, Pesanannya Mie goreng pun datang, Lalu Mereka berdua pun makan.


Pas Ketika mereka selesai makan, Jack Telah datang menjemput, Angelo lalu Cek Out dari Hotel dan berjalan menuju parkiran, dimana Jack telah menunggu.


Angelo dan Leon pun masuk ke dalam mobil dan Meninggal kan Hotel tersebut.


Setiba nya di bandara Pas pesawat nya baru datang, Angelo mengucap kan Terima-kasih pada Jack dan tak lupa memberi kan tip buat nya, Lalu Angelo dan Leon segera masuk di ruang keberangkatan untuk Cek In, Begitu mereka masuk ke ruang tunggu, Pengumuman untuk Boarding berkumandang.


Mereka berdua pun antri untuk boarding, Sesudah itu Mereka berjalan keluar dari Bandara menuju ke Pesawat.


Setiba nya di Bandara Domine Edwar Osok Hanya sebentar saja mereka menunggu. Lalu Mereka pun melanjut kan perjalanan kembali Ke Surabaya.


Pada Jam 11.00 wib Pesawat yang Angelo dan Leon tumpangi pun mendarat dengan Selamat di Bandara Juanda Surabaya.


πŸ‘‰ Bersambung ke Bab


Mdo 05052021


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


Author mengucapkan terima kasih buat pembaca setia Novelku ini, jangan lupa meninggalkan jejak nya ya. Like Vote. Komen dan juga. Rate bintang 5 πŸ™πŸ™


Baca juga Novelku yang lainnya.


***Melangkah di Tengah Badai


Misi Rahasia Psikolog Cantik


Raja Ampat In Love πŸ’˜***

__ADS_1


__ADS_2