
Mobil Bryan memasuki pelataran Villa nya Angelo.
Bryan Parkir di depan teras, agar mudah mengeluarkan belanjaan Mereka.
Erina, Fira dan Lira pun segera keluar dari Mobil dan menolong Bryan mengeluarkan Barang-barang dari dalam bagasi.
Setelah mereka mengeluarkan barang-barangnya, Bryan pun memarkir kan mobilnya di dalam garasi.
Angelo, Leon dan Randy yang melihat mereka datang dengan belanjaan yang banyak, lalu bergegas datang untuk menolong mereka untuk mengangkat barang belanjaan nya, dan membawa masuk ke dalam.
" Ibu kok belanjanya banyak amat! " kata Angelo pada Erina.
" Kebetulan ke Super Market jadi sekalian belanja, lagi pula bukan Ibu sendiri yang belanja, yang lainnya Tante Fira dengan Tante Lira juga yang beli.. " jawab Erina.
" lain kali, biar aku suruh Leon saja yang belanja Bu. " Ujar Angelo nggak enak hati.
" Nggak papa kok, lagi pula dari pada diam, di Villa juga nggak ngapa-ngapain. " ucap Erina tersenyum.
" Iya Bu. " Ucap Angelo. Lalu mengangkat belanjaan masuk.
Elena dan Riska Menolong Ibu nya memasuk kan daging dan sayur ke dalam kulkas.
Hari menjelang sore, Erina menyarankan agar Angelo jangan memesan Catering, tapi mereka yang akan memasak sendiri.
Lalu Erina dan Fira serta Lira, Di bantu oleh Elena dan Riska, juga Ketiga Bibinya, Mereka pun mulai membersih kan sayuran dan daging, lalu memasaknya.
Fira memasak Sapi lada hitam dan Fu Yong Hai, sedangkan Erina membuat sate daging sapi dan Ayam bumbu Kuning dan Lira membuat salad sayur dan puding Semangka.
Setelah Erina selesai membuat satenya, lalu Bi Inah bantu Memanggangnya di halaman samping di bawah pohon mangga.
Sebelum malam tiba, Makanan semuanya telah selesai di masak, Lalu Erina Serta Fira, dan Lira pun ke kamar Masing-masing untuk mandi.
Jam 7 malam tiba, kembali mereka berkumpul di meja makan untuk makan bersama.
πΏπΏπΏπΏ
Setelah selesai makan malam, Angelo mengajak Elena untuk keluar.
Elena dan Angelo lalu pamit pada semuanya dan mereka pun pergi dengan mobil.
" Kita mau kemana Yang? " Tanya Elena pada Angelo.
" bagaimana bila Kita nonton ya.. " Ajak Angelo.
" tapi nanti pulangnya agak larut. Tak enak sama orang tua. " kata Elena.
" Tak apa Sayang, Mereka juga ngerti kok! Mereka juga kan pernah muda?! " ujar Angelo tersenyum
" Terserah padamu, Aku ikut saja. " ucap Elena juga tersenyum.
Elena hanya menurut pada kehendak Angelo, Lalu mereka menuju ke sebuah Mall yang mana disitu ada terdapat Bioskop di dalamnya.
Angelo langsung membeli Karcisnya, sesudah itu mereka membeli Pop corn dan minuman untuk di makan sambil menonton.
Akhirnya jam. Pertunjukan pun tiba, mereka pun masuk ke dalam bioskop, Dan duduk di paling depan, karena Angelo membeli tempat duduk VIP. Lalu mereka pun duduk berdampingan sambil nonton dan menikmati Pop corn yang tadi di belinya.
__ADS_1
Elena fokus menonton nya, walau sekali-sekali Angelo mengajaknya ngobrol.
πππππππ
Cerita Film
************
Film yang Mereka nonton Adalah Film Korea. Yang menceriterakan tentang kisah cinta sepasang kekasih. Mereka sangat saling mencintai.. Dan hubungan mereka pun telah di dukung oleh keluarga dari kedua belah pihak. Lalu Mereka pun telah merencanakan hari Pernikahan Mereka. Semuanya telah di siap kan mulai dari gaun Pengantin sampai dengan gedung pesta dan lain-lainnya.
Namun Ketika 2 minggu sebelum Pesta Pernikahan mereka di laksanakan, si Pemuda mendapat tugas dari Kantornya untuk ke London selama 8 hari,
Lalu Pemuda itu pun berangkat ke London. Di London dia menjalan kan tugasnya dengan tekun, agar semuanya bisa selesai sesuai target. seperti apa yang di perintah kan oleh dari Bos nya.
Dan setelah 8 hari, pekerjaan nya di London telah selesai, dia merasa gembira, Lalu segera mengabari kekasihnya yang mana kerjaannya telah selesai, dan besok dia sudah bisa kembali ke Kota mereka. Untuk selanjutnya, Dia mendapat cuti dari kantornya sampai pada hari Pernikahan mereka nanti.
****
pending
πππππππ
Angelo memperhatikan Elena yang serius menonton filmnya.
Elena tak sadar, ketika Angelo mengangkat tangannya, serta menciuminya.
" Jangan terlalu serius menontonnya, nanti kamu jadi ikut terbawa perasaan...! " Bisik Angelo di telinga Elena.
"Ih apaan sih... Nonton deh, jangan menggangu orang lain " ucap Elena.
" Awas lho, bila sampai terbawa perasaan! " Ujar Angelo.
πππππππ
Lanjut...
Kekasih nya juga merasa sangat gembira mendengar berita tersebut. Karena besok kekasih nya telah balik lagi. Dan mereka berdua sama-sama akan mempersiapkan Hari Pernikahan sesuai dengan apa yang mereka rencana kan.
Hari yang di nanti pun tiba. Si Gadis berjanji untuk menjemput Kekasih nya di Air port nanti.
Ketika sang Pria telah berada di dalam pesawat, Sebelum Take off, Sang Pemuda menyempatkan waktu untuk menelpon Kekasihnya.
" Aku telah berada dalam Pesawat. Sebentar lagi Pesawat akan take off. Tunggulah aku ya Sayang, Aku akan kembali untuk menepati janjiku. dan kita akan selalu bersama.... I Love You forever. " ucap Si Pemudanya.
" Baiklah Sayang ! Aku menunggu Mu di Air Port, I Love you too. " Ucap Si Gadis tersebut.
Si Gadis menunggu, ..... sekitar 1 jam sebelum Pesawat yang di tumpangi Kekasihnya tiba,
Si Gadis pun meluncur kan mobilnya menuju ke Air Port dengan perasaan gembira, karena akan menyambut kedatangan sang Kekasihnya.
Tiba di bandara, dia pun segera memarkirkan Mobilnya di parkiran dan keluar dari mobil menuju ke Ruang kedatangan di Bandara.
Dan dengan sabar dia duduk menunggunya.
Ketika dia mendengar pemberitahuan bahwa tak lama lagi Pesawat yang di tumpangi kekasihnya akan landing, Dia merasa gembira dan tak sabar lagi menunggu. Dia gelisah mondar-mandir di depan Ruang kedatangan itu.
__ADS_1
Namun tiba-tiba dia di kejutkan oleh bunyi suara dentuman yang sangat dahsyat. Dan tak lama kemudian Mobil pemadam kebakaran dan mobil tim Sar, mobil Ambulans dan lain sebagainya, semua nya melaju menuju ke ujung bandara.
Dia mencoba bertanya kepada petugas yang kelihatan panik, tapi dia di acuh kan. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang petugas dan kembali dia bertanya, Akhirnya petugas itu mau menjawabnya dan berkata bahwa Pesawat nomor sekian dari London, hilang kendali lalu jatuh ke dalam laut dan menabrak batu hingga hancur berkeping-keping.
Gadis itu menjadi bingung mendengarnya. , tapi akhirnya Dia sadar, bukankah pesawat itu yang di tumpangi oleh Kekasihnya????
Akhir nya Gadis itu menjadi histeris dan menjerit sekuat-kuatnya.
" Juan Jin.. !!!!!! " Dia meneriakkan nama kekasih nya, Lalu menangis tersedu-sedu.
pending
πππ
Kembali Angelo memandang Elena, Rupanya Elena sedang terisak-isak dan bersandar di dadanya. Angelo memeluk Elena.
" Jangan menangis Yang, Itukan hanya lah Film, yang di buat oleh Sutradara. " kata Angelo membujuknya.
" Iya Sayang, Cuma ceritanya sedih banget. " ucap Elena sambil mengusap air matanya.
" yah sudah, jangan lagi menangis ya.. " kata Angelo .
Elena tersenyum.
ππππ
di akhir cerita, ketika Jenasah sang pemuda tersebut di ketemu kan di dalam laut, dan di bawa kembali Ke Rumahnya.
Dan di saat Jenasah Kekasihnya telah berada di Rumahnya, Si gadis duduk di samping Jenasah kekasihnya.
Dengan Sedih Dia memandang Jenasah Kekasih nya.
Apa lagi melihat tubuh Sang Kekasih yang terbujur kaku dengan mengenakan Jas yang akan di guna kan pada hari Pernikahan Mereka nanti.
Si Gadis terus menatapnya dengan air mata yang berurai membasahi wajahnya.
" Selamat jalan Kekasih, bawalah cintaku pergi... Aku akan selalu merindukan Hari-hari ketika Aku bersamamu." setelah berkata demikian, Diapun jatuh Pingsan.. Dan tak lama kemudian Filmnya pun berakhir.
t a m a t
ππππ
Elena benar-benar terharu mengikuti jalan cerita film tersebut.
" cerita filmnya sedih banget. " Kata Elena ketika mereka telah berada di dalam Mobil dalam perjalanan kembali ke Villa.
" Iya sayang, sampai membuat Kekasih ku menangis. " Ujar Angelo sambil tersenyum.
" ih kamu tertawa kan aku Yang! " Kata Elena sambil mencubit tangan Angelo.
" Nggak menertawakan, cuma Prihatin, bagaimana bila setiap hari nonton film seperti itu, Bisa-bisa air matamu jadi kering aku tak mau kamu selalu seperti itu, Sayang!
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
πBersambung ke Bab 99.
__ADS_1
Mdo17072021/12.32
πππΈπΈπΈπΈπΈπΈ