Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
Bab 80 Ketemu Meiddy dan Yoggy.


__ADS_3

Ellena telah bangun dari tidur nya, ketika Jam di dinding kamar nya menunjuk kan pukul 05.30. Setelah merapi kan tempat tidur nya, Ellena pun masuk Ke kamar mandi dan Mandi.


Setelah menyelesai kan ritual mandi nya, Ellena pun mengering kan tubuh nya dan mengena kan baju nya.


Rencana Hari ini Ada seorang pasien yang harus dia tangani nya dengan serius, Karena dua hari lagi, Pasien Tersebut akan menjalani Operasi Bypass. oleh sebab ada penyumbatan pada vena di jantung nya telah mencapai 70 % .


Ellena menyelesai kan dandanan dan turun ke Lantai bawah untuk sarapan bersama dengan Opa dan Oma nya, Juga dengan Ayah dan Ibu nya.


" Ellena, Kamu akan pulang dulu kan, baru kita ke Ulang tahun nya Bu Sesilia ?" Tanya Bu Lilani pada Ellena.


" Iya Oma. Aku akan usaha kan untuk pulang lebih cepat. " Kata Ellena pada bu Lilani Oma nya.


" Kalau begitu kita menunggu Kamu. Erinna dan Bryan juga Pulang cepat kan ?! biar kita akan pergi bareng !" Kata Bu Lilani.


" Iya Bu, Aku akan usahakan untuk cepat pulang !" kata Erinna


" Baiklah kami akan menunggu Kalian !" Ucap Bu Lilani.


" Tapi Ibu dan Ayah Siap-siap duluan. agar begitu tiba di Rumah, Kami pun langsung siap-siap. " Kata Erinna.


" iya.. Baiklah ! " Ucap Bu Lilani.


Lalu setelah menyelesai kan sarapan lpagi nya, Ellena duluan pamit ke Rumah-Sakit.


" Aku duluan jalan ya Bu ! Ada Pasien khusus yang harus aku tangani. " kata Ellena Pada Erinna.


" Baiklah Ellen ! " Ucap Erinna pada Ellena.


Lalu Ellena pun mencium tangan Opa dan Oma nya, juga Ayah dan Ibu nya.


Ellena lalu berjalan keluar menuju ke Garasi. Dia mengeluarkan mobil nya dari garasi dan melaju menuju keluar dari halaman rumah.


Tiba di Rumah-Sakit, Ellena pun memarkir kan Mobil nya di parkiran Khusus untuk Dokter, Lalu Dia pun melangkah masuk menyusuri sepanjang koridor menuju ke Ruang kerja nya.


Ketika Ellena baru mau membuka kan pintu Ruang Kerja nya, terdengar ada yang memanggil nya.


" Profesor Ellena !!" Terdengar Panggilan


dari arah belakang. Ellena pun menengok ke Belakang, dan dia pun terkejut.


" Meiddy !! Yoggy !! " Seru Ellena, Ketika melihat yang memanggil nya ternyata ada lah Meiddy dan Yoggy. Mereka mendekati Ellena. dan Meiddy dan Ellena pun saling berpelukan. sesudah itu Ellena dan Yoggy saling Cipika-cipiki.


" Hii Ellena, Kami kangen Kamu ! " Ucap Yoggy dan Meiddy Bareng.


" Aku juga kangen pada kalian ! Tapi Tumben, Kok kalian berada disini? Aku kira kalian sudah di Semarang !" Kata Ellena merasa heran.


" Kami baru tiba dari Semarang, Setelah Kami pikir-pikir, Lebih baik kami bekerja di Surabaya saja, Maka kami kesini mau melamar kerja di Rumah-Sakit ini." Kata Meiddy.

__ADS_1


" Benar kah itu Yoggy ? " Tanya Ellena. Yoggy pun mengangguk.


" Iya Ellen, Biar kita selalu berdekatan !" Ucap Yoggy tersenyum menanggapi pertanyaan Ellena.


" Ooh Aku senang banget, kita bisa bekerja bareng disini !" Ucap Ellena. Lalu dia membuka kan pintu Ruang Kerja nya dan Menyuruh Yoggy dan Meiddy masuk lalu duduk di sofa.


" Mourinho belum masuk Kerja, Rencana nya nanti minggu depan, Karena saat ini dia sedang berada di Jokja. " Cerita Ellena pada Meiddy dan Yoggy.


" Oh.. Aku kira Mourinho sudah mulai kerja. " Ucap Yoggy.


" Iya, Aku juga kira begitu. !" Ucap Meiddy.


" Dia masih kangen sama Ibu nya kali !?" Ucap Ellena dan mereka pun tertawa. Ellena mengambil Juice di Kulkas dan meletak kan di depan Meiddy dan Yoggy.


" Ayoo di Minum ! " Ucap Ellena, Mempersilahkan Meiddy dan Yoggy untuk minum


"


Setelah melepas kan rindu mereka, dan bercerita panjang lebar, Yoggy. dan Meiddy pun pamit pada Ellena untuk menemukan Direktur Rumah-Sakit.


Ellena lalu mengantar mereka sampai di lift, Lalu dia kembali ke Ruang Kerja nya.


Ellena mulai memeriksa satu demi satu status Pasien yang di letak kan di atas meja kerja nya. tiba-tiba ada yang mengetuk pintu ruang kerja nya.


" Silahkan masuk !" Seru Ellena.


" Selamat Pagi Prof ! " Sapa Perawat tersebut, dan menghampiri Ellena.


" Pagi Suster !" Balas Ellena. Ellena kaget mendengar Suster yang memanggil nya dengan Sebutan Profesor. Dia baru sadar bila Status nya telah berubah.


" Prof, Pasien yang akan menjalani Operasi telah bersedia untuk Di Operasi, Tapi yang Menjadi kendala sekarang adalah Dokter Bedah, Dokter Yatmo, Dokter Bedah yang dulu itu, kan sekarang lagi Study kembali di Jepang. jadi untuk saat ini belum ada Dokter Spesialis Bedah. " Kata Perawat yang bernama Retno itu.


" Oohh begitu ?! Tapi nggak usah khawatir, Ada teman ku, Dokter Bedah yang saat ini sedang menemui Direktur untuk melamar kerja disini, Bila di terima, Syukurlah, Operasi pada Bapak tersebut dapat di laksanakan." Kata Ellena pada Retno, Perawat jaga tersenut-.


" Syukurlah bila demikian, Prof, Semoga semuanya berjalan dengan lancar. " Ucap Retno pada Ellena.


" Amin Sus ! "Ucapl Ellena.


" Oh Iya Sus, Kita langsung saja menemui Pak Teddy, Yang mau operasi itu. " kata Ellena pada Retno.


" Baiklah Prof, Aku akan siap kan Status nya. Status nya sudah ada disini. " kata Retno. lalu Retno pun mencari Status nya Pak Teddy, yang tadi telah di letak kan di atas meja kerja Ellena.


Setelah siap, Ellena dan Retno pun berjalan ke Ruang VIP yang terletak di lantai 3 di Rumah-Sakit ini.


Mereka memasuki Ruang Rawat Inap VIP 1 Dan menemui Pasien yang di panggil Pak Teddy itu.


" Selamat Pagi Pak Teddy ! Apa kabar nya Pak Teddy, Apa kah ada keluhan yan baru Pak ?" Tanya Ellena.

__ADS_1


" Keluhan yang baru sih tidak ada Dokter, Hanya Dada bagian kanan ku ini masih sakit terus !" jelas Pak Teddy.


" Bapak sudah bersedia untuk di Operasi kan ?! " Tanya Ellena pada Pak Teddy.


" Iya Dokter, Saya telah bersedia ! Soalnya mau gimana lagi ! " Ucap Pak Teddy, tersenyum.


" Baiklah, Saya harap agar Bapak sabar ya, Saya akan berusaha sebaik mungkin menangani Bapak ! bila tak ada halangan, paling lambat 3 hari lagi, Operasi itu akan berlangsung! jadi untuk sementara ini Bapak harus tenang kan pikiran, selalu rilex dan yang terutama, jangan sampai ada perasaan takut untuk menghadapi Operasi nanti. " kata Ellena.


" Baiklah Dokter ! " Ucap Pak Teddy.


" Baiklah sekarang saya akan periksa bapak ! " Ucap Ellena dan Ellena pun memeriksa nadi dan meng kop dada nya Pak Teddy,


" Suster, Jangan lupa untuk membawa Pak Teddy EKG jam 10 nanti !" kata Ellena pada Suster Retno.


" Baiklah Prof, Akan Saya bawa nanti ke ruang EKG. " Ucap Retno.


" Baiklah Pak, Bu.. Saya tinggal kan dulu, " Kata Ellena Pamit pada Pak Teddy serta Istri nya yang sedang menemani Pak Teddy.


" Terima-kasih Dokter !" Jawab Pak Teddy dan Istrinya bareng.


Ellena dan Suster Retno lalu keluar dari ruangan Pak Teddy dan Mereka pun mengunjungi Pasien yang lain nya.


Setelah selesai mengunjungi Pasien pasien nya, Ellena pun kembali ke Ruang Kerja nya.


Dia pun segera menulis resep obat untuk Pasien yang obat nya telah habis, sesudah itu memberikan pada Suster Retno agar di berikan pada keluarga pasien untuk menebus nya.


Setelah Suster Retno pergi, Ellena pun segera ke Wastafel untuk membasuh tangan nya dan segera mengguna kan Hand Sanitizer. Lalu Ellena mengambil sekotak Juice Apple dari kulkas dan.meminum nya, sekedar untuk menghilang kan rasa dahaga yang sejak tadi di tahan nya. Syukur lah, sesudah minum, tenggorokan nya kembali terasa segar.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


πŸ‘‰Bersambung ke Bab 81


Mdo18062021


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya.. juga Rate Bintang 5 πŸ™πŸ™πŸ™


Kunjungi pula Novel ku yang berjudul


~ Melangkah di Tengah Badai. ~


~ Misi Rahasia Psikolog Cantik. ~


β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€β˜€


"

__ADS_1


__ADS_2