
Rencana Hari ini sepulang dari Rumah-sakit, Ellena akan di jemput oleh Angelo untuk ke rumahnya, karena hari ini Rencana mereka akan membahaskan tentang persiapan pertunangan nya nanti.
Setelah menyelesai kan semua tugas nya, dia pun lalu membenahi ruang kerjanya, sesudah itu dia menyimpan Laptop di dalam tas nya, juga peralatan medisnya. lalu dia pun masuk ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya, lalu dia pun memoles bedak tipis-tipis di wajahnya dan dia pun merapi kan rambutnya.
Ellena mengambil tasnya dan keluar dari Ruang Prakteknya.
Ketika dia baru saja merapatkan pintu ruang praktek ya, dia melihat Dokter Mourinho dan Dokter Virly juga sedang keluar dari ruang praktek mereka dan sementara menutup pintunya.
" Kok janjian ya..! " kata Dokter Virly sambil tersenyum memandang Dokter Ellena dan Dokter Mourinho bergantian.
Ellena berjalan mendapati mereka.
" Kok tumben Dokter Mayoshi belum keluar ?" tanya Ellena
" Masih beres-beres kali !" ucap Dokter Virly.
Mayoshi yang mendengar suara Virly dan Ellena di depan, langsung dia pun keluar dari Ruang kerjanya dengan membawa tas kerjanya.
" Haii ! ngapain kalian pada ngumpul disini ?" tanya Dokter Mayohi
" Mereka sedang menunggumu Dokter Mayoshi !" kata Dokter Mourinho sambil tersenyum menggoda.
" Mau traktir makan lagi ya ?" kata Dokter Mayohi.
" mau mu, makan melulu he he he !" kata Dokter Virly tertawa kecil.
" Jangan begitu donk Dokter Virly, gini-gini juga dia ada lah bodyguard kita. " kata Ellena ikut tertawa.
Akhirnya mereka bercanda sambil jalan keluar dari Rumah-Sakit.
" Dokter Ellena belum pulang ?" tanya Dokter Mourinho.
" Aku masih tunggu jemputan. " kata Ellena.
" Kala gitu kami duluan ya. daahh!" ucap Dokter Virly lalu masuk ke dalam mobilnya dan melambai kan tangan pada Ellena.
" Bisa di tinggalin sendiri ?" tanya Mayohsi sambil memandang Ellena.
" Bisa.. bisa, nggak papa kok!" ucap Ellena.
" Kalau begitu kita duluan ya ! " kata Mourinho sambil membuka pintu mobilnya dan masuk ke mobilnya.
" Dahh Ellen !" ucap Mourinho sambil menjalan kan mobilnya keluar dari area parkir Rumah-Sakit.
" Dahhh!!" ucap Ellena
" Aku duluan yah Dokter Ellena !" kata Mayoshi seperti tidak tega melihat Ellena di tinggal sendirian.
" baiklah Dokter Mayoshi, hati-hati di jalan ! " ucap Ellena.
Setelah mereka semua pergi, tinggal lah Ellena sendiri. Tadi pagi dia sengaja tidak bawa mobil, karena janjian dengan Angelo yang mau menjemputnya pulang kerja nanti. M\akanya tadi dia nebeng sama Randy kakaknya.
setelah Teman-teman nya semua pada pergi, tiba-tiba mobil Angelo
masuk halaman Rumah-Sakit.
Angelo memberhentikan mobilnya tepat di depan Ellena yang sedang menunggu nya.
Angelo membuka pintu mobilnya, Ellena pun segera masuk ke dalam mobil Angelo.
" Maaf Yank, aku terlambat ! soal.nya tadi di jalan ada tabrakan, maka nya membuat jalan menjadi macet.
" Nggak papa Yank, aku juga belum lama nunggu kok !" kata Ellena tersenyum.
Angelo pun meluncur kan mobilnya menuju ke arah Rumahnya.
Setiba di Rumahnya, Angelo memarkir kan mobil di bagian samping di halaman rumahnya yang sangat luas itu. lalu dia dan Ellena segera keluar dari mobil, dan berjalan masuk ke dalam rumah.
Bu Sesilia yang tau kalau hari ini calon menantu nya Ellena akan datang, maka sejak tadi dia telah sibuk di dapur membuat masakan-masakan spesial untuk calon menantunya.
Ellena dan Angelo berjalan masuk ke dalam rumah, dan melihat Ibunya tidak ada di ruang keluarga, lalu Angelo pun memcari Ibunya di dapur.
__ADS_1
" Bu.. ibu.. ! " Panggil Angelo.
" Ooh.. kamu sudah pulang Nak?" tanya bu Sesilia.
" Iya Bu, baru saja tiba !" uca Angelo
" Lalu Nak Ellena nggak ikut ?" tanya Bu Sesilia, karena tak. melihat Ellena bersama Angelo.
" Ada Bu. itu tadi lagi ke kamar mandi !" jelas Angelo.
" Ooh, Ibu kira Nak Ellena nggak jadi datang. !" ucap Bu Sesilia.
" Jadi bu !" kata Angelo.
Ellena yang sesudah dari kamar mandi lalu keluar mencari Angelo. dan ketika mendengar suara Angelo berada di dapur, dia pun menyusul ke dapur.
Di lihatnya calon Mertua nya sedang sibuk di dapur, dia segera menyapanya.
" Selamat sore Bu !" sapa Ellena.
" Eehh Sore Nak Ellen, baru saja Ibu tanya angelo, di kira kamu nggak jadi datang !" kata Bu Sesilia sambil mengaduk masakan nya, saat itu dia sedang membuat Rendang masakan Favorit Ellena.
Apa kabar bu, Sehat-sehat kan !" kata Ellena mendekati Ibu Sesilia.
" Syukurlah, Ibu sehat Nak !" ucap Ibu Sesilia dan segera memati kan kompor, lalu menimba masakannya ke dalam piring.
" Puji Tuhan Bu, yang penting Ibu harus jaga kesehatan, jangan sampai terlalu Capek Bu !" Ucap Ellena dan membantu Ibu Sesilia untuk memegang piringnya dan Ibu Sesilia menimba rendang ke dalam piringnya.
Setelah Piring telah dengan Rendang, Ellena pun membawanya dan meletakkan nya di atas meja.
Nyonya Sesilia segera selesaikan Masakannya, dan membiarkan Bibi yang membersih kan Dapur. Lalu Dan bu Sesilia mengajak Ellena untuk keluar dan duduk di ruang Keluarga, bergabung dengan Angelo yang sedang duduk nonton Televisi.
" Ayo.. kita duduk disini !" Ajak Ibu Sesilia lalu duduk di depan Angelo.
Sedang kan Ellena pun duduk di samping Angelo.
Bibi keluar dengan membawa 3 gelas Juice Lemon dan sepiring kueh, lalu meletakkan di depan Mereka.
" Ellena, maksud Ibu memanggil mu agar kita membahas kan mengenai masalah persiapan acara Resepsi Pertunangan kalian nanti." kata Ibu Sesilia tersenyum.
" Jadi gini Ellen, maksud Ibu bagaimana jika acara Resepsi tersebut, kita ada kan di Sebuah Restoran !" kata Bu Sesilia.
" Maaf, Ellen memotong pembicaraan nya Bu, menurut Ibu Ellena, Ibu usul kan agar Resepsi nya di ada kan di Hotel kita saja, yaitu " Hotel Ellena." Kata Ellena.
" Bagus juga begitu, kalau itu adalah keinginan Ibu mu. Lalu mengenai Pakaian untuk Malam Resepsi tersebut, Ibu ingin Kamu mengena kan Gaun berwarna Merah dan Angelo mengenakan Jas berwarna Broken White. " Kata Ibu Sesilia sambil memandang Angelo dan Ellena bergantian.
" aku sih terserah saja sama Ibu dan Angelo saja, aku kira warna merah juga bagus !" ucap Ellena.
" Baik lah kalau begitu ! terus Untuk nuansa ruangan baiknya kita pakai warna apa?" tanya Ibu Sesilia.
" Aku kira nuansa Broken White juga sangat cocok !?" kata Angelo.
" Iya menurut ku juga bagus warna Broken White !" Ellena juga memberi pendapatnya.
" Baik lah, kalau begitu untuk Tema nya kita pakai Nuansa Broken White" Kata Ibu Sesilia.
" Tinggal besok Aku akan mencari WO untuk menangani Acara kita ini. " kata Angelo sambil memandang Ellena.
" Baiklah, mengenai Hotel nanti aku bahas kan dengan Ibu dan Ayah dan Kak Randy. " kata Ellena.
" Iya, Ibu kira kita harus ketemuan sekali lagi dengan Keluarga Ellena, guna membahas kan semua ini, karena tanpa terasa waktunya kian mendekat !" Kata Ibu Sesilia.
Tanpa terasa hari telah gelap, ketika mereka selesai membahaskan masalah persiapan Acara Pertunangan Angelo dan Ellena yang kian mendekat.
Bibi telah menyiapkan Makanan di Meja makan.
Lalu Bu Sesilia pun mengajak mereka untuk makan.
" Yuk mari kita makan ! " ajak Ibu Sesilia.
" Iya Bu ! " jawab Ellena dan Angelo bareng. Lalu mereka pun berdiri dan berjalan menuju ke ruang makan.
__ADS_1
Angelo menarik kursi buat Ellena.
" Terima-kasih Yank ! " ucap Ellena sambil duduk.
Dan mereka duduk berhadapan dengan Bu Sesilia.
Ellena menimba Nasi untuk Angelo sesudah itu baru lah dia menimba untuk dirinya sendiri.
" Ini di coba Ellen, ini ayam bumbu Bali, Coba kamu rasa enak nggak?" Ibu Sesilia menawar kan pada Ellena masakan Ayam bumbu Bali.
" Hhmm Enak banget Bu, Ibu yang masak ya?" tanya Ellena.
Ellena lalu mengambil sepotong lagi Ayam bumbu Bali nya.
Sedankan Angelo lebih senang dengan masakan Rendang sapi Ibu nya.
" Bu, banyak banget masakan nya Bu ! " kata Ellena sambil melihat Bu Lilani.
" Nggak Papa, Biar besok untuk sarapan nanti !" kata Bu Sesilia.
Mereka makan sambil bercakap-cakap. Dan sesudah selesai makan, Ellena menolong Bibi untuk membersihkan meja makan.
Tak lama kemudian, Ellena pamit pada Bu Sesilia untuk pulang ke rumah nya.
Bersama Angelo Ellena berjalan keluar dan di antar oleh Ibu Sesilia sampai di depan teras.
Sebelum masuk ke dalam mobil, Ellena pamit pada Ibu Sesila.
" Aku pamit dulu ya Bu ! " Ucap Ellena sambil mencium tangannya Bu Sesilia.
" Hati-hati di jalan ya Nak ! Pelan-pelan nyetir nya Angelo ! " ucap Ibu Sesilia.
" Iya Bu !" ucap Angelo, lalu memegang tangan Ellena dan mereka lalu berjalan ke mobil.
Angelo membuka kan pintu mobil buat Ellena dan Ellena pun segera masuk ke dalam mobil. Sesudah itu Angelo pun segera naik dan duduk di depan Setir, Lalu dia pun menjalan kan mobil keluar dari pekarangan Rumahnya menuju ke Jalan raya, lalu melaju dengan kecepatan Standar menuju ke rumah Ellena.
" Kamu Capek sayang ?" tanya Angelo sambil melihat ke arah Ellena.
" Capek sih nggak terlalu, Cuma ngantuk banget !" kata Angela dan tersenyum melihat Angelo.
" kamu sendiri juga Capek kan? " tanya Ellena.
" Iya Yank, Tapi nanti pulang, Aku mandi air hangat langsung bobo. " kata Angelo tersenyum
" Aku juga pengen mandi airr hangat nanti ! " ucap Ellena.
Sepanjang jalan mereka ngobrol terus, Tanpa terasa mobilnya telah memasuki Pekarangan rumahnya Ellena.
" Kamu nggak turun Yank?" tanya Ellena.
" Nggak Yank, Nanti besok saja aku datang kesini !" kata Angelo.
" baiklah kalau begitu, aku turun ya !" kata Ellena. Angello manarik tangan Ellena agar merapat kan tubuhnya, Lalu Angelo pun mencium keningnya Ellena.
" Sampai nanti sayang! Selamat Bobo ya ! semoga mimpi indah !" ucap Angelo. Lalu Ellenabpun segera keluar dari mobilnya Angelo.
" Hati-hati di jalan yank ! sampai besok nanti. " kata Ellena, Lalu menutup kan pintu mobilnya.
Angelo pun menjalan kan mobilnya
keluar dari halaman rumahnya Ellena dan meluncur ke Jalan raya.
Ellena menunggu sampai mobil ya
Angelo menghilang baru lah dia pun berjalan masuk.
๐bersambung ke Bab 37.
Mdo 18032021
๐๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
__ADS_1
Thank's banget ya buat yang sudah hari ini, jangan lupa ya. meninggal kan jejak ya untuk Like, Vote. Kome. dan rate bintang Ya! "
******