
Elena memilih milih Gaun yang cocok buat dia pakai untuk makan malam bersama dengan Angelo.
akhirnya pilihannya jatuh disebuah gaun yang baru saja dibeli ibunya. gaun pendek berlengan pendek warna biru muda dengan hiasan bis hitam dibagian dadanya.
dia mengoles alas bedak tipis tipis diwajahnya dan memakai lipstik warna kesukaannya merah agak keunguan lilag.. serta goresan tipis kecoklatan buat alisnya.setelah mematutkan dirinya dicermin akhirnya diapun merasa puas juga.
ketika ada yang mengetuk pintu kamarnya, dia segera membukanya dan tampaklah Erinna ibunya sedang berdiri didepan pintu. Erinna terpukau melihat kecantikan putrinya yang begitu alami.
-" mau kemana nak..? " tanya Erinna
" mau makan malam dengan teman bu. " ucap Erinna
" cantik banget kamu nak.. " ucap Erinna
" ah bisa aja bu .." ucap Elena
" baju itu sangat pas buat kamu. " ucap Erinna lagi sambil memperbaiki letak baju Elena.
" teman Cowok ya yang ajak makan malam. " tanya Erinna
" Iya bu, itu.. anaknya pasien yang kemarin aku rawat bu. dan sebagai ungkapan terima kasihnya atas kesembuhan ibunya, dia ngajak aku makan malam. " cerita Elena.
" ohh gitu Ceritanya. !? " kata Erinna.
" iya bu.. " ucap Elena
" jangan sampai larut pulangnya ya.. " ucap Erinna
" Iya bu. " jawab Elena
Lalu Erinnapun keluar dari kamar Elena dan duduk bareng dengan Suami dan Ayah Ibunya diruang keluarga sambil nonton Televisi.
" Elena kemana bu ? " tanya Bryan
" ada dikamarnya pa. lagi dandan, mau keluar makan malam dengan temannya. " ucap Erinna
" oh iya.. tadi Elena sudah memberitahuku. " kata bu Lilani.
Ketika selesai dandan, Elena baru mau mengambil tasnya telpon berdering. ternyata dari Angelo
" selamat malam Dokter, saya sudah berada didepan rumahnya.. " ucap Angelo
" ok baiklah, saya segera keluar. " ucap Elena sambil menutup telponnya dan memasukkan kedalam tasnya dan dia segera keluar dari kamarnya.
" Oma Opa,..Ibu. Ayah. aku pamit ya.. " ucap Elena.
" Hati hati dijalan nak.. " ucap Erinna.
Elenapun melangkah keluar dari rumahnya dan menghampiri mobil Angelo yang diparkir dihalaman luar. Angelo melihat Erina keluar dari rumah, lalu dia segera keluar dari mobilnya dan membukakan pintu mobil
" selamat malam Pa Angelo. " sapa Elena
" malam Dokter.. ! " ucap Angelo
lalu Erinapun segera naik kedalam mobilnya dan Angelopun mutar kesebelah dan masuk kedalam mobil lalu duduk dibelakang stir.
Lalu Angelopun menjalankan mobilnya menuju kejalan raya.
didalam perjalanan mereka berdua membisu, Angelo menjalankan mobilnya dengan kecepatan standart sambil menghindari kemacetan. kadang kadang dia mengambil jalan alternatif sehingga bisa cepat tiba ditujuannya.
" maaf bu Dokter, apakah tidak ada yang marah jika aku mengajak keluar. ?" tanya Angelo
" maksud Pa Angelo ? " Elena balik bettanya
" misalnya Suami atau pacar.. ?!" kata Angelo
" aku bebas Pa Angelo. aku belum menikah, juga belum punya pacar.. he he he " ucap Elena sambil tertawa.
" ooh.. kalau begitu nggak apa apa ya, bila sering aku ajak keluar. " ucap Angeli
" tergantung Pak, apabila aku punya waktu. " ucap Elena
" tapi bagaimana dengan anda sendiri ? nggak ada yang marah kalau melihat Pak Angelo bersamaku ? " tanya Alena.
"" nggaklah .., aku juga sama, masih single juga belum ada gebetan he he he .." kata Angelo
Lalu mereka ketawa berdua.
tanpa terasa mobil mereka telah memasuki kawasan Restoran TP. lalu Angelopun memarkirkan mobilnya diarea parkiran Restoran dan merekapun keluar dari mobil, Angelo segera mengunci pintu mobilnya lalu mereka berdua berjalan masuk kedalam restoran.
Angelo mengajak Elena masuk kedalam suatu ruangan khusus. rupanya Angelo telah memesan dan mempersiapkan semua ini dari siang. Elena kaget melihat ruangan yang telah dihias begitu indahnya sehingga menciptakan suasana yang begitu romantis apalagi diselingi dengan alunan instrumen musik yang slow..sehingga benar benar membuat Elena kagum dan terpesona.
Angelo menarik kursi dan persilahkan Elena untuk duduk.
dua orang pelayan berdiri dekat pintu untuk siap melayani mereka.
setelah Elena duduk. Angelopun menarik kursi dan duduk didepan Elena.
Pelayan masuk membawa minuman dan meletakkanmya diatas meja didepan mereka berdua. lalu masuk lagi Pelayan lainnya membawa makanan.
__ADS_1
Angelo mengajak Elena makan dan mereka pun mulai makan.
" maaf Pa Angelo, aku mohon, sebaiknya jangan panggil aku Dokter, tapi panggil saja
aku Elena supaya nggak kaku rasanya. " kata Elena.
" baiklah Dok, ehh Elena.. kalau begitu panggil juga aku Angelo saja ya. " kata Angelo sambil tersenyum
" soalnya ditempat umum rasanya kaku kalau kita saling memanggil seperti itu." ucap Elena.
" baiklah Elena, nama yang indah secantik orangnya. "ucap Angelo tersenyum
" bisa saja pak.. eh Angelo. " ucap Elena " rupanya ruangan ini telah dipesan khusus ya." lanjut Elena
" iya, spesial for you..Elena " ucap Angelo
" Thank you very much Angelo.. " ucap Elena
" aku ingin menciptakan suatu kesan yang baik dikencan pertama kita ini Elena. " kata Angelo
" Memangnya ada kencan yang kedua " canda Elena
" ada Elena.. kedua, ketiga dan seterusnya. " Kata Angelo sambil tertawa kecil.
Elena tersenyum bahagia, dia sendiri heran kenapa tiap ketemu dengan Angelo hatinya selalu berdebar debar.
Mereka makan sambil bercanda.
" Angelo. bagaimana dengan keadaan ibumu? apakah sudah membaik ? tanya Elena
" sudah.., keadaan Ibu sudah stabil lagi berkat perawatanmu Elena. katanya Ibu sangat berterima kash padamu. " ucap Angelo
" bukan aku Angelo, tapi semua karena kemauan ibu sendiri untuk sembuh. sekalipun saya beri obat dan perawatan namun bila ibu sendiri nggak punya kemauan untuk sembuh, yah nggak akan sembuh. Elena
" begitu ya bu Dokter ? " ujar Angelo
" iya Pak Angelo " ucap Elena lalu mereka berdua tertawa.
Selesai mereka makan, Mereka masih ngobrol sambil bercanda.. tanpa terasa ketika Elena melihat sudah jam 9.malam
" bagaimana kalau kita pulang Angelo. " ajak Elena.
" baiklah Elena. " ucap Angelo.
Lalu merekapun berjalan keluar dari ruangan itu dan menuju pintu keluar.
setelah keluar dari restoran mereka menuju parkiran. Angelo segera membukakan pintu mobilnya dan Elenapun masuk dan duduk disamping Angelo. lalu Angelopun menjalankan mobilnya keluar dari area parkiran Restoran tersebut dan menuju ke jalan raya lalu melajukan mobilnya menuju kearah rumahnya Elena halaman dirumah Angelo menghentikan mobilnya didepan pintu rumah Elena dan Elena segera turun dari mobil
" thanks juga ya sudah memenuhi undanganku. " kata Angelo tersenyum
" okey bye.. " ucap Elena
" bye..see you again ." ucap Angelo
Bi Onah membuka pintu pagar, Elena melangkah masuk.
Angelo segera menjalankankan mobilnya dan keluar dari halaman rumah Elena.
Pagi ini Elena melajukan Ertiganya menuju Rumah Sakit. tiba dirumah sakit dia melihat ada banyak orang berkumpul diluar IGD dan
para perawatpun sibuk. dia bertanya pada Suster jaga
" ada apa ya.. " tanya Elena
" ada Pasien gawat Dok. " kata Suster jaga
" pasien apa ? " tanya Elena
" belum tau Dok.. " kata Suster jaga
Elena berjalan menuju ruang kerjanya.lalu dia duduk dimejanya dan memeriksa berkas berkas yang ada dimejanya.ada dua orang pasien baru yang masuk rawat inap.
Lalu dia bersiap siap untuk keliling kamar demi kamar karena itu rutinitasnya tiap pagi bila ada pasien jantung.
pintu diketuk
" iya silahkan masuk " ucap Elena
Suster Retno dan Zita masuk membawa buku pasien. Elena mempelajarinya dan sesudah itu diapun keluar bersama suster Zita dan suster Retno.
Ketika baru mau melangkah menuju kamar kamar pasien, ada seorang perawat yang tergopoh gopoh menghampirinya.
" Dokter, ada pasien serangan jantung dan saat ini sedang pingsan di IGD. " ucap petawat itu tergesa gesa.
" kalau begitu aku akan kesana, tolong memberitahu pasien yang dikamar, setelah dari IGD barulah aku berkunjung " kata Elena pada suster Zita dan Retno
Lalu Elena segera keruang IGD. oh rupanya pasien yang tadi banyak orang itu.
tiba diRuang IGD dia bertanya pada dokter jaga.
__ADS_1
bagaimana keadaannya dok ?" tanya Elena
" pasien tadi mendapat serangan jantung dirumah dan segera dibawa ke Rumah sakit ini, tapi beliau pingsan dalam perjalanan. " ucap dokter Marsell " kami sudah memberikan infus. dan telah mengecek tensinya 225/ 130 " lanjutnya lagi.
Elena segera memeriksa denyut nadinya
" tensinya sangat tinggi..kalau begitu sekarang juga dimasukkan keruang Icu. " kata Elena dan segera keruang Icu untuk segera menangani pasien tadi.
Setelah dimasukkan keruang Icu. Elena dibantu dengan Dua orang perawat. Elena segera memberikan sutikan untuk hypertensi nya. dan segera memasang oxigen dihidungnya.
Untungnya tidak lama pasien tadipun sadar dari pingsannya. tapi dia masih begitu lemah.
" Bapak.. !" panggil Elena
" hmm aku dimana.. " tanya Pasiennya
" Anda sedang berada dirumah sakit. " ucap Elena
" mana Anakku ! " tanyanya pula
" anaknya sedang berasa diluar dan sementara brlum boleh masuk.. " ucap Elena
" ohhh " ucapnya lagi
" bapak jangan banyak bicara dulu ya, kesehatan bapak masih belum pulih. " ucap Elena.
" Suster, tolong panggil keluarga pasien, katakan aku tunggu diruang praktekku " kata Elena.
Lalu Elenapun keluar dari ruang Icu dan menuju ke Ruang kerjanya.
pintu diketuk dari luar,
" iya.. silahkan masuk.. " ucap Elena
seseorang membuka pintu dan melangkah masuk.
" selamat pagi Dokter.. ! " sapa Ibu yang baru masuk itu bersama dengan seorang anak perempuannya.
" Selamat pagi bu.. silahkan duduk. " ucap
Elena
" Dokter memanggil saya ? " tanya ibu itu
" Apakah suami ibu yang sedang dirawat di Icu ? " tanya Elena
" iya Dokter. " jawab ibu tersebut
" kalau boleh tau dengan ibu siapa ya ? " tanya Elena
" oh iya, saya ibu Ratna.. Suami saya Indra. " ucap bu Ratna.
" bu Ratna..sudah berapa kali suami ibu menderita serangan jantung bu ? "
" dengan ini sudah 3 kali, tapi ini adalah yang terparah. sehingga kami segera membawanya ke Rumah sakit. " kata bu Ratna.
" makanya bu, untuk sementara Bapak kami rawat di Icu, karena tensinya sangat tinggi dan kondisi tubuhnya juga begitu lemah. sebentar nanti kami akan cek darah lengkapnya. " ucap Elena
" tergantung Dokter saja bagaimana baiknya, kami nurut saja yang penting suami saya bisa sembuh. " ucap bu Ratna tampak sedih
" Saya harap Ibu bisa bersabar. kami akan periksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebab serangan jantung bapak. " ucap Elena
" baiklah bu, lakukanlah yang terbaik untuknya Dok, agar dia bisa sembuh. " ucap ibu Ratna sambil meneteskan air matamya.
membuat Elena ikut terharu.
" iya bu, saya akan bertindak sesuai dengan kemampuan saya bu, saya akan melakukan yang terbaik untuk kesembuhan suami ibu. " ucap Elena
" terima kasih Dokter. " ucap bu Ratna. lalu bu Ratna pun permisi dan keluar dari ruangan Dokter Elena dan menuju ruang Icu.
Lalu Elena pun keluar dari Ruangannya dan ketempat suster jaga dan selanjutmya akan mengunjungi pasien pasien dikamar rawat inap.
05012021
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terima kasih banyak ya buat pembaca setiaku..
untuk memicu semangat author aha selalu rakin Up Date, agar tidak lupa untuk
Like Vote dan Komen.. juga Tipnya ya
Jangan lupa mampir pula diNovelku yang lainnya..
Melangkah ditengah Badai
Raja Ampat in Love 💘💘
Misi Rahasia Psikolog Cantik
__ADS_1
.*******