
Pantai Siring Kemuning yang begitu indah nya, membuat kedua insan itu terlena dalam Pesona nya.
Burung -burung camar yang berterbangan lalu dengan gesit mematuk mangsa nya di dalam air.
Riak-riak gelombang, memecah di tepi pantai, membuat buih-buih putih nya terpencar, menghiasi sepanjang pantai.
Ellena terbuai dalam rasa kasih sayang yang di beri kan oleh Angelo pada diri nya.
Dia membaring kan kepalanya menyandar di atas pundak nya Angelo. Dengan lembut dan penuh rasa cinta, Angelo membelai rambutnya.
Bagi Ellena dan Angelo, Dunia saat ini adalah milik mereka berdua. Biar lah, Pantai Siring Kemuning menjadi saksi bisu tentang cerita ini.
"Sayang, Aku ingin hari ini jangan lah cepat-cepat berlalu, Aku rasanya tak ingin untuk di tinggal pergi ! " kata Angelo, sambil jari-jari tangan nya mempermain kan rambut Ellena.
" Sabar ya Sayang, 2 tahun itu tak akan lama!" Kata Ellena perlahan.
" Iya Sayang, Aku akan menunggu mu sampai kapan pun kau akan kembali. " kata Angelo.
" Aku pasti akan kembali untuk mu. Kata nya biLa rindu kau akan mengunjungi aku Di Jerman kan ?" ucap Ellena.
" Iya sayang, Aku pasti datang. " kata Angelo.
Tanpa terasa, Matahari telah mulai condong ke arah Barat.
" Kita pulang Yank ?!" ajak Ellena.
" Tidak menunggu Sunset? " Tanya Angelo.
" Nggak Ahh! Nanti Kita lanjut di Kota aja deh! " kata Ellena.
" Okey, Baik lah yank! " ucap Angelo
Lalu mereka pun segera bangkit dan berdiri
" Nanti kita akan kesini lagi, bila Aku telah kembali dari Jerman. " kata Ellena.
" Iya, Bila kita telah menikah dan punya anak, Aku mau kemari membawa Mereka, melihat Sunset. dan bercerita kepada mereka tentang keindahan Cinta kita Berdua. " kata Angelo sambil tersenyum. Ellena pun ikut tersenyum.
" Pasti Mereka akan tertarik mendengar cerita dari Papa nya." Kata Ellena sambil tertawa kecil.
lalu mereka berdua pun segera meninggal kan tempat itu, Meninggal kan Pantai Siring Kemuning yang indah itu dengan membawa semua kenangan, Yang telah mereka ukir bersama di pantai itu.
Mereka berjalan menuju ke Mobil nya, Lalu Angelo pun membuka kan pintu mobil nya dan Elena segera naik
Sesudah itu Angelo pun menyala kan mesin Mobil nya.
Dan Angelo pun melaju kan mobil nya meninggal kan Pantai Siring Kemuning itu. Dan menyusuri sepanjang jalan Kota Madura menuju ke Jembatan Suramadu.
Ketika melalui Jembatan Suramadu, Hari telah mulai Senja, Sang Matahari memantul kan sinar Jingga nya, Meliputi di sekitar Jembatan Suramadu. dan Sinar Jingga itu pun perlahan -lahan memudar, tinggal lah Cahaya Remang-remang, pertanda sebentar lagi. Malam akan tiba.
" Kita kemana lagi yank? " tanya Angelo.
" Aku sih terserah kamu aja. " Jawab Ellena.
" Baik lah. Kita makan malam di Bn Cafe, Gimana? " kata Angelo.
" Baik lah !" kata Ellena, Dia nurut saja, Dia berusaha untuk membahagia kan Angelo.
" Tapi kamu nggak capek kan? " tanya Angelo
" Nggak Yank. " kata Ellena.
Setelah Sampai di BN Cafe, Angelo pun memarkir kan mobilnya di tempat parkir, kebetulan para Pengunjung nya belum terlalu padat.
Mereka berdua pun berjalan masuk ke dalam Cafe.
Angelo memilih tempat duduk bagian samping, Dekat dengan pintu masuk.
Pelayan menghampiri mereka dengan membawa kertas catatan nya.
" Kamu mau makan apa Yank? " tanya Angelo
" Aku Beef Steak saja !" kata Ellena.
" Aku juga sama. " kata Angelo.
__ADS_1
" Jadi Minta Dua Beef Steak nya ya. " kata Angelo pada Pelayannya.
" Minum nya Pak? " Tanya Pelyan nya.
" 2 gelas Es Jeruk ! " Kata Angelo
Pelayan itu lalu mencatat nya dan meninggalkan mereka berdua, lalu berjalan masuk ke dalam.
Tak Lama kemudian Pelayan nya datang dengan membawa Beef Steak pesanan mereka bersama dua potong Roti dan 2 gelas es Jeruk.
Beef Steak dengan Sausnya yang masih mendidih. menampak kan kesegaran hidangan nya. Itu yang membuat Ellena dan keluarga nya paling Favorit makan disini.
Angelo mengajak Ellena makan, Lalu mereka pun segera makan dengan menikmati Enak rasa nya Steak ala BN Cafe.
" Enak Yank ! " kata Angelo.
" Iya ! disini Steak nya memang enak, Maka kami sekeluarga paling senang makan disini. " jawab Ellena.
" Aku dan Ibu juga suka makan disini. " kata Angelo.
Setelah selesai makan, baru lah mereka meninggal kan tempat itu.
Saking lelah nya, Ellena pun tertidur di dalam mobil.
Angelo sengaja tak mau membangun kan Ellena, Dia membiar kan Ellena tidur dengan nyenyak nya. Dia memandang wajah Ellena dengan penuh cinta, Tak lama lagi mereka akan berpisah dan sudah pasti, Angelo akan selalu merindu kan Hari-hari seperti ini.
" Aku akan selalu merindu kan diri mu., Ellena !" ucap Angelo dalam hati nya.
Akhir nya Mobil pun memasuki pekarangan rumah Ellena. Angelo pun memarkir kan mobil nya di halaman agak ke samping, Lalu perlahan-lahan Angelo membangun kan Ellena.
Ellena membuka kan mata nya.
" Lho aku tertidur? " tanya Ellena sambil duduk tegak dan membuka seadbelt nya. Lalu mereka berdua pun segera keluar dari mobil, Dan berjalan masuk ke dalam rumah.
" Selamat Malam! " Sapa Angelo dan Ellena, melihat Bryan dan Erinna sedang duduk di ruang keluarga menonton Televisi.
" Malam! " Jawab Bryan dan Erinna Bareng.
" Mari duduk Nak Angelo. " Ajak Erinna.
"Baik lah kalau begitu, Hati-hati di jalan ya.! " kata Bryan. Lalu Angelo berjalan keluar, di antar oleh Ellena.
" Aku jalan ya. " kata Angelo.
" Baiklah, hati-hati di jalan. " ucap Ellena.
" Bye..! " Ucap Angelo
" Bye.. See you Tomorrow ! " Ucap Ellena.
Angelo lalu menyala kan mesin mobil nya, lalu keluar dari halaman rumah nya Ellena, menuju ke jalan raya dan meluncur menuju ke rumah nya.
Setibanya di Rumah nya, Angelo melihat Ibu nya belum tidur, Itu yang selalu Ibu Sesilia laku kan, bila Angelo belum pulang ke rumah. Dia sangat menyayangi Putra tunngal nya itu.
" Selamat malam Bu !" Sapa Angelo melihat Ibu nya masih menunggu nya.
" Malam Nak. Dari mana, malam begini ?" Tanya Bu Sesilia pada Angelo.
" Kami dari Madura Bu! " jawab Angelo.
" Jauh banget Nak, kasian Ellena, Capek nanti ! " Kata Bu Sesilia pula.
" Nggak Bu ! " Kata Angelo
" Kamu sudah makan? " tanya Bu Sesilia kembali.
" Sudah Bu, Tadi kita makan Di BN Cafe." jawab Angelo. Lalu berjalan menuju ke kamar nya.
Setelah istirahat sebentar, Dia pun mandi.
Sesudah mandi, Dia mengena kan Baju piyama nya, Lalu dia pun segera naik ke atas ranjang nya dan membaring kan diri nya, dan tak lama kemudian dia pun terlelap dalam tidur nya.
πΏπΏπΏ
Hari ini Ellena ingin menghabiskan hari nya bersama dengan keluarga nya.
__ADS_1
Bangun pagi Ellena ke Dapur, Dia melihat Oma nya lagi berada di dapur.
" Pagi Oma, Oma sedang apa? " Tanya Ellena
" Pagi Ellen, ini Oma lagi Buat Omlet untuk sarapan. Kamu suka kan? " Tanya Bu Lilani.
" Suka Oma ! Buatan Oma pasti Enak deh! " Ucap Ellena.
"Besok kamu jadi berangkat kan? " Kembali Ibu Lilani Bertanya.
" Jadi Oma! Aku berangkat besok pagi. Jam tujuh Oma.! " jawab Ellena.
" Oma pasti kesepian, tanpa kamu Ellen! " kata Bu Lilani.
" Tapi kan ada Ernny Oma!? " kata Ellena.
" Ernny kan Orang nya pendiam. " kata Bu Lilani.
Memang begitu orang nya Oma! Tapi kalau di ajak omong, Enak kok. " jelas Ellena.
" Iya. Mungkin Oma yang nggak biasa saja. " Kata Bu Lilani.
Ellena menolong Oma nya menata makanan di meja. Dan sesudah semuanya selesai, Mereka pun berkumpul untuk sarapan pagi.
****
Ellena merasa kan Omlet buatan Oma nya, Enak juga.
" Oma, Aku minta resep Omlet nya ya !? Agar disana aku bisa buat nanti ! " kata Ellena.
" Nanti di catat aja. " ucap Bu Lilani.
" Nanti Aku buat untuk sarapan, kalau sudah di Jerman nati. " kata Ellena lagi sambil tersenyum menatap Oma nya.
" Tapi nggak boleh keseringan donk !" Kata Oma nya.
" Iya Oma !" jawab Ellena.
" Oma, Kalau Ellen sudah di Jerman, Oma jangan lupa ya, Jaga kesehatan nya, jangan sampai lelah ya. terus.., Jangan makan yang makanan yang banyak lemak nya. " Kata Ellena pafa Oma nya, Bu Lilani tersenyum.
" Iya Bu Dokter yang Cantik!" kata Bu Lilani tertawa.
Tak lama Kemudian, Erinna pun turun dari lantai dua,.
" Eah kedengaran nya ramai banget, Oma dan Cucu nya." Ucap Erinna.
" Iya ini, Yang mau berangkat ke Jerman, minta resep Omlet. " kata Bu Lilani.
Awas lho, Bila disana nggak boleh makan Omlet melulu." kata Erinna.
" Ya nggak lah Bu !" kata Ellena tertawa.
Setelah semua nya berkumpul, mereka pun segera sarapan bersama-sama.
Sesudah sarapan, Ellena menemani Opa dan Oma nya duduk di taman belakang rumah.
Dia hari ini benar-benar ingin bersama keluarganya, karena waktu 2 tahun itu cukup lama bagi Ellena, Untuk meninggal kan Mereka yang sangat dia cintai.
π Bersambung ke Bab 51
Mdo12042021
πππΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Readers tercinta, Author mohon maaf atas keterlambatan Up Date nya, berhubung karena beberapa hari ini signal di tempat tinggal Author kurang mendukung.ππ
π±π±π±
Author mengucapkan terima kasih buat pembaca setia Novelku ini, jangan lupa meninggalkan jejak nya ya. Like Vote. Komen dan juga. Rate bintang 5 ππ
Baca juga Novelku yang lainnya.
Melangkah di Tengah Badai
Misi Rahasia Psikolog Cantik.
__ADS_1