
Elena dan Randy seta Ernny mulai terbiasa dengan kehidupannya yang baru diSurabaya.Namun mereka tetap mensyukuri semua yang saat ini mereka terima. . tinggal dirumah besar dan mewah, kemana mana mereka pergi diantar mobil, ada Oma dan Opa yang selalu sayang dan memanjakan mereka.
Biasanya setiap hari masih subuh mereka telah keluar untuk pergi kerja ditempat yang jauh,disaat orang lain masih terlelap dalam tidur, mereka harus berjalan kaki beberapa kilo meter untuk mendapatkan angkot dan naik angkot sekitar satu jam baru mencapai stasion kereta, itu juga butuh penantian serta antrian yang panjang dan sesudah mendapat kereta, harus pula menjalani perjalanan yang cukup lama baru tiba distasiun tujuan sesudah itu harus naik angkot lagi barulah tiba ditempat kerjanya.belum lagi kalau macet. cukup banyak waktunya yang terbuang kadang kadang sudah merasa lelah sebelum melakukan pekerjaan namun semua itu selalu mereka jalani dengan penuh rasa sukacita..
Kini ayah dan ibunya yang bekerja untuk mereka. pergi pagi dan pulangnya sore.sekarang tugas mereka bertiga adalah mencari ilmu untuk mengejar cita cita mereka yang sempat tertunda.begitu kata Erinna Ibu mereka bertiga.
Elena mengambil jurusan Kedokteran sesuai dengan apa yang dia cita citakan dan Randy mengambil jurusan Ekonomi sesuai permintaan opanya karena opanya mengharap kelak Randy yang akan dapat membantu Erina untuk meneruskan Usaha mereka. sedangkan Erny tinggal menyelesaikan SMPnya dan sesudah itu lanjut keSMA.
Elena bersyukur karena keinginannya untuk berkuliah lagi akhirnya terkabul. dan dia berjanji untuk dirinya sendiri untuk belajar dengan tekun karena dia ingin bila selesai Sarjana Kedokterannya nanti, dia akan melanjutkan kuliahnya untuk mengambil spesialis Jantung dan keluarhanya menyetujuinya.
Beberapa Tahun kemudian..
Akhirnya Elena berhasil lulus Sarjana kedokterannya. Erinna dan Bryan sangat bersyukur dan bahagia karena kedua anaknya berhasil Lulus dengan nilai yang terbaik. Randy tahun lalu telah lulus S I dan saat ini sedang mengambil S2 nya diAmerika sedangkan Elenapun akan segera mengambil Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh darah diGermani.
Dua Tahun kemudian Elena berhasil lulus dengan nilai terbaik sebagai Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh darah.
Dengan rasa syukur dia pulang ketanah air untuk mempersembahkan seluruh pengetahuan dan tenaganya buat menolong sesama yang membutuhkannya.
Pa Hendra dan Bu Lilani merasa bangga karena dihari tua mereka, Cucu cucunya berhasil membuat mereka bahagia.
Sehingga kebahagiaan ini diungkapkan dengan membuat Pesta sebagai ungkapan syukur mereka atas kebahagiaan ini. Pesta ini diadakan dirumah mereka dengan mengundang seluruh keluarga dekat maupun kerabat jauh dan juga rekan rekan bisnis mereka.
Elena kelihatan sangat Anggun dengan mengenakan Gaun panjang berwarna broken white yang berhiaskan pita dibelakangnya sedangkan Ernny juga memakai Long dress cream yang berhiaskan manik manik berkilauan, mereka berdua terlihat Anggun dan cantik apalagi Enny juga mulai dewasa dia juga sudah kuliah diFakultas Hukum,masuk semester 7.
Erina dan Bryan sangat bahagia melihat kedua Putrinya yang cantik cantik.dan mereka juga terharu karena saat ini Randy tak bisa hadir bersama mereka karena masih berada diAmerika karena dia langsung lanjut mengambil S3 nya.Malam itu Rekan rekan bisnis merekapun datang dengan membawa putra dan putri mereka.mereka sangat kagum melihat kecantikan Elena dan Ernny
pagi ini..
Seorang gadis mungil yang cantik. rambut sepinggang melangkah disepanjang koridor Rumah Sakit, banyak orang yang terkagum kagum melihat kecantikannya.Dia adalah Dokter Elena.Seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh darah.
" Selamat pagi Dokter .." terdengar seseorang menyapanya.Elena melihat kearah suara yang menegurnya.seorang Pria muda yang berpakaian jas lengkap, Elena terkesima melihat ketampanan laki laki itu.
" selamat pagi Pa, ada yang bisa saya bantu?" Elena membalas sapaan pria yang menyapanya tadi.pria itu mendekat dan menjabat tangan Elena.
" Dokter saya Angelo, anak dari Pasien bu Sisilia yang baru saja Dokter tangani.bolehkah saya tau tentang penyakit ibu saya dok?" ucap Angelo
" oh.. kalau begitu kita keruang kerja saya ya." ucap Elena sambil terus berjalan.sampai di
sebuah ruangan yang di samping pintunya bertuliskan Dr Elena Sp Jp
Elena segera membukakan pintu dan mempersilahkan Angelo untuk masuk kedalam.
" silahkan masuk Pa Angelo. " ucap Elena.
" baik Dokter. " ucap Angelo sambil berjalan mengikuti Elena. setibanya didalam ruangan tersebut Elena mempersilahkan Angelo untuk duduk.lalu Elenapun duduk brrhadapan dengan Angelo.
" Dokter, bagaimana dengan ibu saya? ibu saya menderta sakit apa sehingga dapat membuatnya pingsan?" tanya Anjelo
" Maaf Pa Anjelo, ibu anda menderita penyumbatan dalam pembuluh dijantung, dan itu yang mengakibatkan beliau pingsan. " ucap Elena sambil membaca kembali status pasien yang diterimanya dari UGD. "untungnya tadi cepat dibawa kesini kalau tidak bisa berakibat fatal dan pasien bisa mengalami stroke berat. " lanjut Elena.
__ADS_1
"terus bagaimana Dokter, apa yang harus saya lakukan agar ibu saya bisa sembuh? " tanya Angeo setengah panik.
" ibu anda sudah sadar setengah jam yang lalu, beliau hanya mengalami stroke ringan akibat dari tekanan darahnya yang terlalu tinggi dan sekarang keadaannya mulai agak membaik tekanan darahnya sudah agak turun, tekanan darahnya yang tadinya 235/150 dan sekarang sudah turun menjadi 180/130 untuk itu ibu anda perlu rawat inap, karena beliau masih membutuhkan perawatan yang lebih intensif dan juga agar kami bisa melakukan tindakan pemeriksaan lebih lanjut mengenai jantung ibu anda " ucap Elena.
" baiklah Dokter kalau memang harus dirawat inap, yang penting ibu saya bisa sembuh, tolong dia Dokter,hanya ibulah satu satunya orang tua yang saya miliki, memang sejak Ayah meninggalkan kami ibu selalu sedih dan sakit sakitan. tolong Dokter, berapapun akan saya bayar yang penting ibu saya bisa sembuh. " ucap Angelo memohon .
" Saya akan berusaha semaksimal mungkin Pa Angelo untuk kesembuhan ibu anda. namun saya juga mohon kerja sama dari pihak keluarga untuk selalu menjaga agar tidak membuat beliau marah atau strees karena itu akan memicu Hypertensinya dan sangat berbahaya untuk kesehatan jantungnya. " jelas Elena sambil tersenyum.
" baiklah Dokter saya akan selalu menjaganya. "ucap Angelo pula.
" dan Saya akan memberi resep obat yang perlu anda Beli diluar karena obat tersebut nggak ada diApotek kami. " kata Elena sambil menulis resepnya. Angelo menunggu sambil memandang Elena yang sedang menulis resepnya.
wanita ini benar benar sempurna, cantik dan lembut lagi.. suaminya pasti bahagia memilikinya. andaikan dia itu masih lajang...
batin Angelo.
Setelah selesai menulis resepnya dan Alena memberikan pada Angelo.
" ini resepnya,nanti tolong segera dibeli karena obat ini sangat penting untuk mengurangi rasa nyeri didadanya." ucap Elena.
" baik Dokter, terima kasih. " ucap Angelo sambil berdiri dan mengulur tangannya menjabat tangan Elena.
" sama sama. " ucap Elena. dan Angelopun melangkah keluar dari ruang kerja Elena.
Setelah Angelo pergi, Dua orang perawat Zitta dan Retno masuk keruang kerjanya.
" Pagi Suster, sabar ya Suster saya selesaikan laporan ini dulu. " ucap Elena.
" Baik Dokter " ucap Zita dan Retno.
" Ohh ya bagaimana dengan pasien Ibu Sesilia yang baru masuk pagi ini ? " tanya Elena.
" Ibu Sesilia sudah kami pindakan keruangan perawatan.tinggal menunggu tindakan selanjutnya Dok. " ucap Zita
" baiklah kalau begitu, okey kita jalan " ucap Elena sambil berdiri dan diikuti oleh kedua Perawat tersebut lalu mereka berjalan keluar dari ruang praktek Elena untuk mengunjungi pasien pasiennya.
Tiba dikamar VIP 217, tempat nginapnya ibu Sesilia Ibu dari Angelo.
" selamat pagi bu Sesilia.. " sapa Elena sambil tersenyum.
" selamat pagi Dokter. " ucap bu Sesilia dengan suara lemah..
" Saya Dokter Elena. saya yang akan merawat sampai ibu sembuh. apakah ibu masih ada keluhan ? " tanya Elena.
" saya merasa sudah agak baikan. hanya bagian dada sebelah kanan yang masih terasa agak nyeri " kata ibu Sesilia sambil memegang dadanya sebelah kanan.
"Oh iya bu tadi saya sudah memberi resep pada Pa Angelo untuk membeli obatnya dan Suster tolong dikasihi minum bila obatnya sudah ada ya. "ucap Elena sambil memandang Zita. Zita mengangguk
" baik Dokter. " jawab Zita.
__ADS_1
Sementara itu,
Setelah keluar dari ruang prakteknya Dr Elena, Angelo segera menuju ketempat parkir diarea Rumah sakit dan membuka pintu mobilnya lalu masuk kedalan mobil dan keluar dari area Rumah sakit. dengan kecepatan sedang dia melajukan mobilnya menuju sebuah Apotik.
Setelah Membelikan obat sesuai resep yang diberikan Dr Elena., Angelopun balik lagi keRumah sakit. dia mencari tempat parkir yang kosong karena hari ini banyak sekali mobil yang parkir. sesudah memarkirkan mobilnya Angelopun berjalan masuk kedalam Rumah sakit menuju IGD mencar Ibunya tapi Ibunya tidak lagi disana dan Angelopun bertanya pada perawat.
" Suster, pasien Ibu Sesilia yang tadi ada disini, sekarang dimana ya ? " tanya Angelo agak khawatir.
: oh iya Pa, ibu Sesilia sudah dipindahkan kekamar Rawat Inap VIP 217." jawab Suster yang bertugas di IGD.
" terima kasih Suster. " ucap Angelo lalu tergesa gesa naik kelantai dua dan mencari kamar VIP 217.
Angelo mengetuk pintu kamar dan membukanya. dia kaget melihat Dr Elena dan 2 orang perawat sedang berada didalam.
" maaf Dokter " ucap Angelo sambil berjalan masuk dan berdiri disamping Kakaknya Angela yang sejak tadi menemani Ibunya.
" sudah dapat obatnya Pa ?! " tanya Elena.
" sudah Dokter. " jawab Angelo sambil memberikan obatnya pada Suster.
" Suster, tolong ya dikasih minum sekarang. " ucap Elena.
" baiklah Dokter. " ucap Suster Zita.
" jadi untuk sementara ibu harus makan bubur dan kurangi garam serta lemak, agar Hypertensi ibu tidak naik ya bu... " ucap Elena
sambil tersenyum pada bu Sesilia.
" Baiklah Dokter " ucap ibu Sesilia.
" jadi saya kira begitu saja untuk hari ini, nanti kalau ada apa apa boleh menghubungi perawat agar mereka segera menghubungi saya. saya selalu berada diruang praktek saya sampai sore." ucap Elena
" baiklah terima kasih Dokter. " ucap Angelo
" sama sama Pa Angelo saya permisi. " ucap Elena lalu melangkah keluar diikuti oleh Suster Zita dan Suster. merekapun mengunjungi pasien Jantung lainnya.
Elena bersyukur dia telah memilih untuk menjadi Dokter karena dengan begitu dia bisa melayani orang orang yang membutuhkan pelayanannya.
mdo 23122020
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Author sangat berterima kasih buat pembaca setia Gaun Pengantin buat Elena
dan tak lupa Author mohon maaf yang mana kadang kadang suka terlambat menerbitkan lanjutan Episodenya. Author juga mengajak anda untuk mengikuti Novelku yang lainnya
Melangkah ditengah Badai
Rajja Ampat in Love 💘💘
__ADS_1