
Semalam Ellena menerima telpon dari Ibunya, Memberitahu kalau Ernny akan berangkat besok pagi darI bandara Juanda menuju Air Port Internasional Munchen.Jerman. Ellena sangat gembira, karena diia tidak lagi kesepian di Malam hari, seperti yang dia selalu di alaminya.
Hari ini, sepulang dari kuliah, Ellena membersih-bersihkan Apartemennya.
Sore harinya dengan di temani oleh Meiddy dan Yoggy, Ellena ke Super Market untuk membeli bahan-bahan Makanan, untuk persiapan di Kulkas.
Mereka bertiga memakai Taxi, Setibanya di Super Market, Mereka pun segera keluar dari Mobil, Setelah Ellena membayar taxi nya, Dan Mereka bertiga pun berjalan masuk menuju ke dalam. Ellena mengambil trolly barang dan menuju ke bagian Sayuran, Diapun memilih Beberapa macam sayur dan Buah- buahan, sesudah itu diapun Mengambil Beberapa potong daging. Dia juga mengambil Snack dan Brownies kukus tak lupa Beberapa kotak juice apple.
Setelah mendapatkan apa yang di butuhkan nya, Ellena pun menuju ke Kasir untuk membayarnya, Kebetulan Yoggy dan Meiddy juga telah selesai mendapatkan apa yang mereka butuh kan, lalu mereka juga ikut antri bersama Ellena di Depan kasir.
Setelah selesai membayar, Mereka bertiga menuju ke tempat Makan yang ada di dalam Super Market tersebut. Mereka bertiga lalu Duduk dan memesan 3 potong Fried Chiken dan Frenchfries. Lalu mereka pun makan bersama sambil berbincang-bincang dengan penuh sukacita.
Setelah selesai makan, Ellena memanggil taxi dan mereka pun kembali pulang ke Apartemennya.
๐ฟ๐ฟ๐ฟ
Mentari Tersenyum di ufuk timur, Meskipun lelah, Namun dia tak mau mengingkar janjinya untuk selalu terbit pada pagi hari.
Agar dapat memberi Energi yang baru, untuk tumbuh-tumbuhan di Alam persada.atas langit ada Seekor bangau putih, terbang sendiri, tiada teman yang menemani. Namun Dia tegar dan berani, Angin dan badai bukan lah penghalang bagi dirinya untuk menggapai tujuan, demi mencari segenggam makanan, untuk anak-anaknya terkasih, Yang setia menunggu kepulangan Ibu tercinta.
Kadang Rahasia Alam ini sukar untuk di tebak.
Peristiwa demi peristiwa datang silih berganti, Mengukir suatu cerita dalam memori setiap kita.Hari kemarin, Hari ini dan hari besok, Memiliki Kisah yang berbeda, tinggal kita sendiri yang membuat alurnya.
Pagi yang Cerah, Ellena telah bangun dan membersihkan dirinya. Lalu duduk Sarapan sambil mendengar musik dari Hand Phone.
Sandwis dengan memakai ikan salmon, adalan Sesuatu yang baru di cobanya. Tapi enak juga rasanya dan sangat cocok di lidahnya.
Selesai makan, dia pun bersiap-siap untuk pergi ke Kampus. Hari ini tidak ada tugas Prastek, karena Profesor Johnson sedang tugas di tempat lain.
Bersama ketiga Rekannya, Ellena berjalan menuju ke Kampusnya, Setelah tiba di Kampus, Mereka pun berpisah, karena mereka masing- masing masuk ke dalam kelasnya.
Makan siang mereka kembali berkumpul di Cafetaria.
" Aku Pesan Mozaik Crepe dengan isi sayuran. Minumnya Tomato Juice. " Kata Ellena pada Pelayan Cafetari dalam bahasa Jerman.
" Baiklah, di tunggu ya ! " Ucap pelayannya.
" Aku juga minta yang sama bu !" ucap Meiddy.
" Kalau yang dua nya ?" tanya Pelayan nya.
" Aku Minta Ham Burger dan Manggo juice." Kata Mourinho.
" Aku Mau minta Hot dog dan Lemon Juice." kata Yoggy.
" Baiklah aku akan segera membuatnya !" Kata Pelayannya.
Lalu Pelayannya pun masuk ke dalam.
" Mau nggak, Ntar malam kalian temani aku ke Air Port? " Tanya Ellena membuka pembicaraan.
" Aku mau.! " ucap mereka bersamaan.
__ADS_1
" baiklah, Kalian memang Sahabatku yang baik!" ucap Ellena, tersenyum.
" Tapi malam Pesawat tiba nya, sekitar jam 10 malam. " Jelas Ellena.
" Nggak papa, besok kan Minggu. " ucap Meiddy.
" Baiklah, kalau begitu kita perginya Jam 8 saja ya, biar bisa jalan-jalan dulu disana. " kata Ellena
" kita ikut kamu aja Ellen !" ucap Meiddy.
Pelayan keluar membawa Makanan yang mereka pesan. Lalu meletakkan di Atas Meja di depan tempat mereka duduk.
" Selamat menikmati !" Ucap Pelayannya.
" Terima-kasih !" Jawab mereka serempak.
Lalu Mereka pun menikmati makanannya sambil Diskusi seputar wabah penyakit yang saat ini banyak di jumpai di Indonesia. begitulah, mereka selalu memanfaat kan waktu luang mereka untuk memperdalam kan pengetahuan seputar berbagai penyakit. dan mendiskusi nya.
๐ฟ๐ฟ๐ฟ
Sepulang dari Kuliah, Ellena tidur Sebentar. Sesudah itu, Dia bangun dan bersih-bersih Apartemen nya, Lalu Membuat Teh Sore untuk di minumnya bersama Brownies yang kemarin di belinya di Super Market.
Ellena duduk di Sofa, menikmati Teh dan Browsnies, Sambil Menonton Acara Show Televisi.
Ketika Hand Phonenya berdering, Ellena segera mengangkatnya. ternyata dari Angelo.
Ellena : Hallo Sayang..
Angelo : Kamu lagi ngapain sayang ?!
Angelo : Wah.. Santai ya !
Ellena : Kamu lagi dimana Yank ?"
Angelo : Aku lagi di Rumah Sakit !
Ellena : Rumah-sakit? Siapa yang sakit. Yank?
Angelo : Ibu, Sejak Kemarin. Ibu sesak napas, Hypertensi nya naik lagi.
Ellena : Tensi nya berapa yank ?
Angelo : 220/135.
Ellena : Tinggi banget Yank ! Aku sudah bilang, Ibu nggak bolek lelah, atau banyak pikiran.
Angelo : Entah lah, tiba-tiba ibu pusing, Kata Bi Sumi.
Ellena : Salam ya, buat Ibu ! semoga lekas sembuh. Kamu juga jaga kesehatan ya !
Angelo : Baiklah, akan ku sampai kan. Kamu juga jaga kesehatan.
Ellena : Iya.
__ADS_1
Angelo : Baiklah, Aku tutup dulu ya, ada Perawat yang datang.
Ellena : Okey, sampai nanti Yank. muach.
Angelo : Muach !!
Lalu Ellena meletak kembali Hand Phone nya di atas meja, dan melanjut makan Kueh Browniesnya.
๐ฟ๐ฟ๐ฟ
Dewi Purnama Bertakhta dengan angkuh nya di langit biru, di kelilingi Bintang-bintang yang berkilau Indah. memberi sinarnya yang gemerlapan menembusi Bumi ini. Sementara sang bayu pun berhembus Sepoi-sepoi, memberikan kenyamanan bagi insan yang mau menikmatinya.
Sebuah Mobil meluncur dengan kecepatan yang standar memasuki pelataran Munchen Internasional Air Port.
Ellena, Meiddy Yoggy serta Mourinho keluar dari Mobil, Setelah Ellena membayar ongkos taxinya.
Mereka berempat berjalan memasuki area Air Port, Lalu melanjutkan pergi jalanan mereka menelesuri sepanjang Air Port, untuk mencari Restoran Indonesia yang pasti ada disitu.
Akhirnya mereka ketemu juga, Restoran Jakarta, yang Khusus menjual Nasi
Ayam Lalapan. Mereka berempat pun segera masuk kedalam Restoran tersebut.
Di dalam Restoran tersebut telah banyak pengunjungnya, Tidak hanya Orang-orang dari Indonesia, Tapi banyak juga terdapat Orang-orang penduduk Asli Jerman.
Ellena dan Teman-teman nya mendapat tempat duduk di bagian belakang.
Mereka terbawa dalam perasaan. Suasana di Indonesia terasa banget. , ketika mendengar Suara Artis Rosa yang menyanyikan lagu-lagu jadul. Ciptaan Panjaitan Bersaudara.
Ketika Pelayan yang memakai pakaian Tradisional Jawa, Yaitu Kebaya dan bawahnya Rok batik panjang dengan model wiron, Datang menghampiri mereka, Ellena lalu. memesan 4 porsi nasi Ayam Lalapan. dan minum nya Teh hangat.
Tidak menunggu lama, Pelayan kemudian datang kembali dengan membawa Makanan yang mereka pesan.
" Hallo Indonesia, Walau di Rantau, Kita selalu ada untuk Anda ! Selamat menikmati Hidangan kami. " Kata pelayan nya sambil tersenyum.
" Terima-kasih. " Ucap Ellena Cs Serentak.
Lalu Pelayan itu pun pergi meninggal kan mereka.
" Hmm Indonesia Ku tercinta, Ayam Lalapanku tersayang !" Ucap Yoggy, membuat mereka Berempat tertawa.
" Ayo di makan !" ajak Ellena.
" Jadi ingat Surabaya. " Ucap Mourinho.
" Iya, Aku jadi ingat Virly dan Mayoshi !" Ucap Ellena.
" Aku juga ingat akan kelucuannya Mayoshi. " Ucap Mourinho tersenyum.
Lalu mereka benar-benar menikmati makanannya dan mengenang Negeri tercinta yan jauh di mata, tapi selalu selalu dekat di hati. ๐
๐Bersambung ke Bab 67
Thank's banget Readers ku yang tercinta ๐๐
__ADS_1
Jangan lupa Di Vote ya! juga Like nya.
Karena Vote mu, memicu semangat ku untuk melanjutkan Episode -Episode selanjutnya.