Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
Bab 31 Balik Surabaya.


__ADS_3

Keluar dari toko Oleh-oleh, Elena melihat di Sebelah Toko oleh-oleh ada Restoran yang menjual Makanan khas Malang.


" sebentar Angelo, aku mau beli Bakso bakar dulu ya. " kata Elena sambil berjalan menuju ke dalam Restoran tersebut. Angelo mengikuti nya dari belakang.


" Bu, minta Bakso bakar nya 40 tusuk ya., tolong di bungkus bu. " ucap Ellena.


" baik lah Non.! di tunggu ya. " kata wanita itu lalu berjalan ke belakang.


Angelo pun menarik kursi dan duduk di samping Ellena, sambil menunggu pesanan nya datang.


Tak lama kemudian Ibu itu pun keluar dengan membawa paper bag yang berisi kan Bakso bakar pesanan nya Ellena.


Lalu Ellena pun membayar nya, dan mereka pun segera keluar menuju ke mobil.


Sesudah mereka masuk ke dalam mobil, Leon pun menjalan kan mobil nya dengan kecepatan sedang, menuju kearah jalan ke Surabaya.


" yank, klo kamu capek, tidur lah, " kata Angelo pada Elena.


" Aku belum capek yank. " kata Elena.


" aku takut kamu capek . " kata Angelo sambil menatap wajah Ellena.


Ellena tersenyum malu. sambil memukul bahu Angelo


" iihh kamu ! " kata Ellena. Angelo tersenyum.


Leon yang melihat mereka dari kaca di depan nya, hanya tersenyum.


Mobil pun melaju dengan kecepatan standart. Leon pun memutar kan lagu irama slow membuat Angelo dan Ellena terbawa perasaan dan mereka pun merasa ngantuk.


Angelo lalu memiring kan tempat duduk nya Ellena, lalu tempat duduk nya, dan mereka pun bersandar dan Ellena pun men coba untuk menutup kan mata nya.


🌾🌾🌾


Sekitar jam 4 sore mereka pun tiba di Surabaya.


Angelo mengantar kan Ellena sampai di rumah nya.


Ellena pun segera turun dari mobil.


" Angelo, makasih banyak ya, sudah merepot kan, Leon makasih juga ya.." ucap Ellena. "


" iya sama-sama bu Ellena. " ucap Leon.


" Sudah ya sayang, aku pulang dulu, nanti baru aku telpon. " kata Angelo.


Lalu Angelo pun naik ke mobil nya, dan Leon pun melaju kan mobil nya menuju ke rumah Angelo.


Ellena berdiri memandang sampai mobill nya menghilang di balik tikungan, baru lah Ellena pun segera melangkah masuk ke dalam rumah, di dalam rumah kelihatan sepi banget. Ellena ke dapur dan di lihat nya bi Onah lagi bersih-bersih di dapur.


" Bi Onah, Oma lagi tidur ya .." tanya Ellena.


" Iya Non Ellena, tadi kata nya kurang enak badan, lagi pilek. jadi ibu Ke kamar istirahat kata nya. ! " kata bi Onah.


" ohh Oma Pilek ? " Elena kembali bertanya.


" iya Non. ! " sahut bi Onah sambil melanjut kan kerja nya.


" Bi, aku minta tolong, itu ada aku bawakan bakso bakar, bibi tolong ya keluar kan dan taruh di piring, biar untuk makan malam nanti. " kata Ellena.


" baik lah Non. " kata bi Onah.


lalu Bi Onah segera mengambil paper bag yang di bawa oleh Ellena dan mengeluar kan bakso bakar nya lalu di pindah kan di atas piring dan di letak kan di atas meja.


Ellena segera naik ke lantai dua dan masuk ke kamar nya lalu dia pun mengunci kan pintu, lalu dia pun mengambil handuk dan segera mandi.


Setelah selesai mandi, dia memakai baju rumah dan dan memoles kan wajah nya dengan baby talk. lalu dia pun keluar dari kamar nya dan turun ke lantai bawah.


Ellena mengetuk pintu kamar Oma nya .


" Oma.. Ellen sudah pulang. Oma sakit ya ? " tanya Ellena. Oma nya membuka pintu kamar nya dan keluar.


" kapan kamu pulang Ellen ? Oma cuma pilek kok !" tanya bu Lilani.


" dari tadi Oma, aku sudah mandi ! " kata Ellena.

__ADS_1


lalu dia dan Oma nya pun berjalan ke ruang Keluarga dan mereka pun duduk disana.


" Opa masih tidur Oma ? " tanya Ellena.


" nggak kok. Opa rupanya lagi jalan sore ! " kata Bu Lilani.


" Oma. itu aku bawa kan kripik nangka dan salak. " kata Ellena.


" Oma suka kripik nangka nya. " kata bu Lilani.


" Oma mau ? Ellen ambil ya..." lalu Elena pun berdiri dan mrngambil kripik nya di dalam dus. sementa mereka makan pkr


kripik nya, Opa nya masuk ke dalam rumah dengan memakai training.


" wah ini Opa baru pulang. " seru Elena.


" kamu sudah pulang Ellen ? " tanya Opa nya sambil berjalan menghampiri Ellena dan Oma nya, lalu menghempas kan diri nya di atas sofa.


" iya Opa, Capek ya Opa ? " Tanya


Elena sambil mengunyah kripik nangka.


" nggak terlalu. " jawab Pak Hendra.


" jangan terlalu di paksa kan Opa,. " kata Ellena.


" iya Ellen. " ucap Pak Hendra.


Sementara mereka ngobrol, tak lama kemudian Ayah dan Ibunya Pulang..


" selamat sore.. ! " sapa Bryan dan Erinna bareng.


" Sore ! " jawab Ellena dan Oma nya bareng.


" Ellena sudah pulang ya...." kata Erinna


" iya, sudah dari tadi Bu. " kata Ellena.


Bryan dan Erinna pun segera naik ke lantai dua dan ke kamar nya untuk mandi.


🌾🌾🌾


Pagi ini Elena memakai gaun berwarna sky blue dengan hiasan bis di bagian leher dan tangan nya dengan sepatu hak tinggi 5 cm, dan jas putih nya di tangan nya, dia pun melangkah menuju ke ruang kerja nya.


Ellena membuka pintu ruang Praktek nya yang sudah 2 hari dia tinggal kan. semuanya kelihatan rapi dan bersih karena CS nya tiap hari membersih kan.


Ellena lalu duduk di belakang meja kerja nya.


dan dia mengambil berkas-berkas yang ada diatas mejanya dan membaca nya.


Elenna lalu bersiap-siap untuk mengunjungi Pasien nya di ruang rawat inap. dia pun segera memakai Jas Putih nya dan mengambil stateskop nya lalu dia pun segera keluar dari ruang praktek nya menuju ke lantai dua.


Ellena pun masuk ke dalam ruang jaga perawat yang bertugas, lalu memeriksa status pasien nya. setelah itu, dia dan dua orang perawat pun memgunjungi satu demi satu pasien nya.


sesudah pengunjungi semua pasien nya, Ellena pun segera kembali ke ruang praktek nya untuk menulis resep untuk pasien nya dan di beri kan pada perawat untuk beri kan pada keluarga pasien untuk di beli obat nya.


***


Jam maka siang Ellena menelpon Virly.


" haloo Ellen, kamu sudah pulang ? " tanya Virly.


" sudah Virly ! " kata Elena.


" mana oleh-oleh nya Ellen ? " tanya Virly.


" kalau mau, kesini donk ! " kata Ellena.


" baik lah, lalu kita makan siang ya." kata Virly


" it's okay ! " seru Ellena.


Virly mengetuk pintu, lalu segera masuk.


" Haii Ellen.. aku kangen kamu. " kata Virly lalu memeluk Ellena.

__ADS_1


" aku juga kangen kamu.. ! " ucap Elena.


tiba-tiba ada yang mengetuk pintu, dan Mayoshi pun membuka kan pintu nya.


" Haii Ellena, sudah pulang ya. mana dong oleh-oleh nya ? " tanya Mayoshi


" itu oleh-oleh nya." kata Ellena. sambil menunjuk kan kearah paper bag nya.


"Ellen, sebaik nya kita pesan makanan On-line saja, terus kita makan disini." usul Virly.


" Boleh juga. ! " kata Mayoshi.


" terserah kalian saja, tapi aku telpon Mourinho dulu. " kata Ellena. lalu dia pun mengambil Hand Phone nya dan segera menelpon Dokter Mourinho


" haloo Ellen.. kamu sudah pulang ? " tanya Mourinho.


" iya Mourinho, aku tunggu kamu di ruangan ku. ya ! " kata Ellena.lalu Mourinho pun mengetuk pintu lalu membuka kan nya dan masuk.


" ohh kalian lagi ngumpul disini ya.. " kata Mourinho.


" iya ini Mourinho, kata nya mereka mau makan siang disini saja, maka nya kita mau pesan Makanan On line saja., kamu mau ? " tanya Ellena.


" aku ikut saja, okey lah !!" kata mourinho.


" baik lah kalau begitu. ! " kata Virly.


" Ellena, kamu mau makan apa ? " tanya Virly


" Aku nasi ayam bakar lalapan aja. ! kata Ellena.


" aku juga sama.! " kata Mourinho


" kalau begitu semua nya sama saja deh.! kata Mayoshi.


" Baik lah, 4 porsi ayam bakar lalapan. " kata Virly sambil mengambil Hand phone nya dan segera memesan nya.


Lalu sambil menunggu makanan nya datang, Elena mengambil paper bag yang berisi kan kripik lalu di letak kan di atas meja.


" ini kripik nya, sambil nunggu pesanan makanan nya datang. " kata Ellena .


Lalu mereka pun mengambil kripik dari dalam paper bag nya dan membuka nya lalu makan.


Tak lama kemudian. pengantar makanan pun datang membawa pesanan makanan mereka. Virly lalu membayar nya dan dan mereka pun segera makan bersama. Ellena mengeluar kan bakso bakar dari dalam paper bag yang satu nya. lalu mereka pun me-makan nya.


Elena mengeluar kan air mineral 4 botol dari dalam kulkas lalu bagi kan untuk mereka.


" Ellen cerita donk tentang Malang, aku sudah lama nggak kesana. " kata Mayoshi.


" tidak ada yang istimewa Mayo, disana hari Pertama pagi nya aku di jemput ke tempat seminar,


disana aku ketemu dengan teman kuliah ku waktu di Surabaya , tapi dia nya tugas di Jogja. Dia Dokter Spesialis Syaraf.


selesai seminar aku di jemput Angelo lalu kita jalan-jalan ke Batu Malang, dan makan Gurame bakar di Pasar Apung. Besok nya, yaitu kemarin, pagi aku di antar Angelo ke Hotel tempat seminar, pulang sangat cepat, sekitar jam 11 siang sudah selesai acara penutupan nya. Aku telpon Angelo, hp nya lowbatt, lalu Jansen yang mengantar ku balik ke Hotel tempat kita nginap. menunggu Angelo datang, kita pun Cek out dan ulang kemari. " kata Ellena mengakhiri cerita nya.


Akhir nya mereka pun makan sambil ngobrol.


" tinggal dua bulan lebih lagi, aku dan Mourinho bersama kalian berdua, tidak tau nanti bila kami pulang kembali dari Jerman, masih bisa kerja disini atau tidak.


" kasian donk kami berdua di tinggali. " kata Ellena. sambil tersenyum memakan ayam bakar nya.


" nggak punya teman untuk curhat nanti. " kata Mayoshi.


" kita akan merasa kehilangan kalian berdua. " kata Virly.


" lalu.., mau gimana lagi. ini ada lah tanggung jawab kami. " kata Mourinho.


" iya aku menerima saja. " kata Ellena


lalu mereka pun makan bersama dengan nikmat nya.


πŸ‘‰bersambung ke bab 32


Mdo 262021


🌻🌷🌷🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


Author mengucapkan terima kasih buat pembaca setia Novelku ini, jangan lupa meninggalkan jejak nya ya. Like Vote. Komen dan juga. Rate bintang 5 πŸ™πŸ™


__ADS_2