Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
Bab 79 Melamar Riska


__ADS_3

~ Ketika impian itu menjadi kenyataan, Dunia terasa begitu indah, Hati pun akan menjadi Berbunga-bunga. ~


Hari minggu yang ceria, Matahari bersinar dengan cerah nya, mengiringi langkah-langkah kaki keluar dari Mobil dan berjalan masuk ke dalam Rumah Pak Hendra.


Suasana Cukup Ramai di dalam Rumah Pak Hendra. Karena semua anggota keluarga telah berkumpul, Untuk ikut serta dalam acara Lamaran nya Randy.


Keluarga besar yang terdiri dari Keluarga Pak Gunawan berserta Keluarga nya Andhika dan keluarga nya Anthony.


Juga keluarga nya Dimas


Mereka semua telah berkumpul untuk selanjutnya, Mereka akan pergi bersama ke Rumah nya Keluarga Hermanto untuk melamar Putri nya Riska Alanantia Putri. untuk menjadi Istrinya Randy Eko Prasetyo


Setelah selesai membahas kan tentang Rencana pertemuan Mereka, Semuanya pun bersiap-siap masuk ke dalam mobil masing-masing, lalu menuju ke Rumah nya keluarga Hermanto.


Ellena bersama dengan Angelo sendiri satu mobil, yaitu menggunakan mobil Feroza nya Angelo.


Perjalanan yang memakan waktu sekitar 30 menit, akhirnya mereka tiba juga di tujuan. Antrian mobil yang parkir di samping trotoar. sepanjang jalan di depan rumah nya Pak Hermanto.


Semua pun keluar dari Mobil dan jalan beringangan, pada Bagian depan adalah barisan pembawa bingkisan.


Di depan pintu Mereka telah di sambut dengan hangat oleh keluarga dari Pihak Wanita. Lalu Mereka semuanya di persilahkan masuk oleh Keluarga Pak Hermanto.


Setelah masuk kedalam rumah, mereka pun di persilah kan duduk.


Setelah semua duduk, serta berbasa basi sebentar, lalu Mereka memasuki ke acara inti, yaitu acara Lamaran. dan untuk ini, dari pihak Pria di wakili olek Pak Gunawan yang menjadi pembicara nya.


" Selamat Pagi, Selamat hari Minggu ! Mewakili keluarga besar kami, dengan ini saya menyampaikan banyak Terima-kasih, pada keluarga Bapak Hermanto, yang telah menyambut kedatangan kami sekeluarga dengan Sukacita. Baiklah agar tidak panjang lebar, saya menyampai kan tujuan kedatangan kami Kesini, adalah dengan maksud untuk Melamar Putri dari bapak Hermanto yang bernama Riska Alanantia Putri. untuk menjadi Istri dari anak kami, Randy Eko Prasetio. dan saat ini juga, kami sangat mengharap kan jawaban dari pihak Keluarga. " demikian lah Kata-kata dari Pak Gunawan.


Lalu dari pihak keluarga Riska, di wakili langsung oleh Ayah nya sendiri.


" Terima-kasih ! Saya sebagai orang tua dari Riska, dengan ini kami sangat menyetujui dan menerima Lamaran dari Anak Randy Eko Prasetyo untuk menikah dengan Anak kami, Riska Alanantia Putri." Kata Pak Hermanto.


Semua pada gembira mendengar nya. dan bertepuk tangan.


" Terima-kasih ! Karena telah menerima Lamaran kami. untuk selanjutnya kami akan langsung membicarakan mengenai rencana Pernikahan nya, " Kata Pak Gunawan.


" Baiklah Untuk itu, kami langsung saja berunding Bersama. " ucap Pak Hermanto.


Akhir nya setelah mereka berunding bersama, Acara Pernikahan di adakan Sebulan kemudian dari hari ini, karena di Akhir tahun, Mereka memilih akan di laksana kan pada Tanggal 17 November di tahun itu, jadi tanpa lagi acara Pertunangan.


Setelah selesai berembuk, Keluarga Besar dari Randy pun pamit pulang, Kembali kerumah Keluarga. yaitu Rumah Pak Hendra.


🌿🌿🌿🌿


Sore yang cerah, disaat Matahari masih bersinar di langit. desiran angin membuat dedaunan di atas pohon bergerak dan mendesir perlahan. Kicau burung pipit, mengajak teman nya berkumpul dan beriringan hinggap di atas dahan pohon, beristirahat setelah seharian menciap-ciap mencari makan.


Ellena melangkah keluar dari Ruang Kerjanya, mengunci pintu serta berjalan keluar melalui koridor Rumah-sakit, menuju ke Tempat Parkir. Karena Angello telah menunggu nya disana, Tadi pagi Angelo yang menjemput nya di rumah, sehingga Ellena tidak membawa mobilnya sendiri.


Melihat Ellena datang, Angelo segera keluar dari mobil nya dan membukakan pintu mobil buat Ellena.


" Selamat sore Sayang !" Sapa Ellena sambil menghampiri Angelo.


" Sore Yank !" Ucap Angelo tersenyum.


Ellena lalu masuk ke dalam mobil dan menutup pintunya. Angelo juga segera masuk dan duduk di depan setir, di samping Ellena.


Angelo pun menjalan kan mobil nya keluar dari area Rumah sakit, menuju ke jalan raya.


" Kita ke Mall dulu ya, Ada yang ingin ku beli kan. " Kata Angelo.

__ADS_1


" Baiklah Yank, aku sih terserah kamu saja !" ucap Ellena.


Lalu Angelo pun melaju kan mobilnya menuju ke Mall yang tidak terlalu jauh dari Rumah-sakit tempat Ellena bekerja.


Tiba disana, .Mereka berdua keluar dari mobil dan melangkah masuk ke dalam Mall lewat pintu samping, karena tadi Angelo masuk ke Parkiran di Basement dan Mobil di parkirkan disitu.


Melalui tangga Ecalator, Mereka lalu naik ke lantai 2, dimana, disitu terdapat banyak Toko Emas.


Tiba di salah satu toko Emas, Angelo mengajak Ellena untuk Mampir di toko tersebut.


" Aku ingin membeli perhiasan buat Ibu, nanti besok Ibu Ulang tahun. " Ucap Angelo sambil memandang Ellena.


" Oohh kok Kamu baru bilang padaku ?!" kata Ellena sambil memandang Angelo pula.


" Iya, Maaf ! Aku lupa sayang. juga ini baru di Rencana kan tadi siang, tadi Kak Angela menelpon Aku ! " ucap Angelo.


" Yah udah Yank, Nggak Papa kok ! Baiklah kita pilih Perhiasan yang cocok buat Ibu. " ucap Ellena.


Lalu mereka masuk ke dalam toko Emas tersebut. sambil melihat-lihat Perhiasan yang terpajang.


Angelo lalu memilih sebuah kalung bermata berlian.


" Bagaimana kalau yang ini, bagus kan ? ini cocok kan untuk ibu ? " tanya Angelo pada Ellena.


" Iya.., itu bagus banget ! sangat cocok untuk Ibu. " ucap Ellena.


" Baiklah, Aku beli yang ini !" Ucap Angelo.


Lalu Angelo Segera memberitahu pada. Pelayan untuk mengambilnya.


Setelah di Periksa dengan teliti,


" yang ini 20 gram Pak ! Harganya 17 juta " kata pelayan nya.


" Baiklah, Aku Beli yang ini saja ya ! Tolong di Masuk kan ke dalam kotak yang berbentuk hati, berwarna merah !" ucap Angelo.


Lalu Angelo mengambil kan dompet nya dari dalam saku Jas nya dan mengeluar kan Kartu Debit nya.


" Aku bayar pakai kartu debit ya. ! " kata Angelo pada Pelayan nya.


" Baiklah Pak ! " Kata pelayan nya lalu mengambil mesin dan menggesek kan kartu debitnya Angelo.


" 17 Juta ya Pak ! " Ucap Pelayan nya lalu memperlihat kan pada Anggelo jumlah yang tertera di struknya, lalu menyobek nya serta menyuruh Angelo untuk tanda tangan di atas struk nya.


" Iya, Baiklah ! " Ucap Angelo lalu menandatangani nya.


Sesudah itu, Perhiasan tersebut di masuk kan dalam Kotak merah yang berbentuk hati dan di masuk kan dalam sebuah Paper bag, lalu di beri kan pada Angelo.


" Terima-kasih Mbak ! " Ucap Angelo menerima Paper bag yang di berikan oleh Pelayannya.


" Sama-sama Pak ! " Ucap Pelayan nya.


Sesudah itu, Angelo mengajak Ellena pergi dari situ.


" Yank, Kamu pengen beli apa ? " Tanya Angelo pada Ellena.


" Tidak Yank, Aku nggak pengen beli apa-apa. " ucap Ellena yang berjalan di samping Angelo.


" Kalau begitu, Bagaimana bila kita makan ya.. " Kata Angelo.

__ADS_1


" Okey sayang, kebetulan Perut ku juga sudah mulai konser !" Ucap Ellena sambil tertawa. Angelo juga ikut tertawa.


" Sama, Aku juga demikian ! " Ujar Angelo masih tertawa.


Mereka berdua pun naik ke lantai 5, Dimana terletak Food Courd. Lalu Angelo memilih Warung Bebek Panggang. dan memesan 2 porsi Bebek panggang.


Sambil menunggu mereka berdua pun mencari tempat duduk.


hampir 30 menit mereka menunggu, pesanan nya pun di antar. Mereka pun makan dan menikmati kelezatan Bebek panggangnya.


Setelah Selesai makan, Angelo lalu membayar, Lalu Mereka berdua pun meninggalkan tempat itu dan turun ke lantai bawah, lalu ke Basement menuju ke tempat Mobil nya di Parkir kan


Ellena segera masuk ke mobil, setelah Angelo membukakan pintu untuknya.


Lalu Angelo masuk dan duduk di depan setir, serta menjalankan Mobilnya keluar dari area parkiran basement menuju ke atas dan selanjut nya keluar dari pelataran Mall menuju ke jalan utama.


" Kamu pasti Capek sayang.." Kata Angelo pada Ellena.


" Nggak juga kok ! tadi itu Pasien nya kurang. " Ucap Ellena.


" berarti penyakit Jantung mulai berkurang donk di Surabaya ! " Ucap Angelo tersenyum, memandang Ellena.


" Iya.. semoga demikian !" ucap Ellena juga ikut tersenyum


" Lalu perayaan Ulang tahun Ibu di ada kan dimana? " tanya Ellena.


" Oh Iya, Acara Ulang-tahun Ibu sebenarnya kami mau adakan di Restoran, tapi Ibu nggak setuju, Mau nya bikin di Rumah saja ! " cerita Angelo pada Ellena.


" Itu sangat baik. Lagi pula Rumah Mu kan sangat Luas, pasti bisa menampung para tamunya. " Ucap Ellena.


" Iya ya, Memang lebih baik buat di rumah saja, biar nggak capek dan mudah di kontrol, Kata Ibu ! " Jelas Angelo.


" Memang ! Bila di Rumah lebih berkesan, meski sedikit repot. " ucap Ellena.


Dalam perjalanan, Mereka ngobrol hingga tanpa terasa, mobil telah memasuki pekarangan Rumah Ellena.


" Kamu nggak turun Yank ?" Tanya Ellena pada Angelo.


" Nanti lain kali ya ! Sudah malam, kasihan Ibu menunggu. " Ucap Angelo. Ellena mengangguk


" Baiklah kalau gitu, Hati-hati di Jalan say.!" Ucap Ellena.


" Iya Sayang ! Jangan lupa Besok sore ke rumah .. ! Oh iya, tolong sampai kan buat Opa dan Oma, Juga Ayah dan Ibu Ya. " Kata Angelo


" Akan aku sampai kan !" Ucap Ellena, Lalu Angelo pun melajukan mobil nya, meninggalkan Pekarangan Rumah Ellena. Setelah Angelo keluar dari pagar, Ellena pun berjalan masuk ke dalam rumah.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


πŸ‘‰Bersambung ke Bab 80.


Mdo18062021


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


Jangan lupa ya, Readers tercinta, untuk Like, Vote dan Komen. juga Rate Bintang 5 πŸ™πŸ™πŸ™


Baca pula Novelku yang berjudul


Melangkah di Tengah Badai.

__ADS_1


__ADS_2